Tugumalang.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) bersiap menggelar prosesi Wisuda Semester Ganjil tahun akademik 2025/2026 pada Sabtu (23/5/2026). Momentum tersebut tak sekadar menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga penegasan komitmen kampus dalam mencetak lulusan berintegritas, berdaya saing global dan tetap berpijak pada kearifan lokal.
Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji M.Si., menegaskan bahwa semangat wisuda itu sejalan dengan tema Dies Natalis ke-69 Unikama, yakni “Bertindak Lokal, Berwawasan Global, dan Harmoni dalam Multikultural”.
Menurutnya, Unikama merupakan miniatur Indonesia karena dihuni mahasiswa dari berbagai daerah, mulai Sumatera hingga Papua. Karena itu, nilai kebersamaan, integritas, dan inovasi menjadi pondasi utama yang terus dibangun di lingkungan kampus.
Baca Juga: Dies Natalis Unikama ke-69: Perkuat Kolaborasi dan Kreativitas Mahasiswa dari Lokal Menuju Kancah Global
“Mahasiswa kami berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di situlah pentingnya harmoni dan kebersamaan dibangun. Ada integritas, inovasi, dan semangat gotong royong yang terus kami dorong,” ucapnya, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, salah satu ciri khas lulusan Unikama adalah pemahaman terhadap kearifan lokal. Hal tersebut diterapkan dalam proses pendidikan agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter sosial yang kuat saat terjun ke masyarakat maupun dunia kerja.
“Minimal mereka punya jiwa kebersamaan, tanggung jawab, dan gotong royong. Itu yang menjadi penciri lulusan Unikama,” katanya.
Dari sisi kesiapan lulusan memasuki dunia kerja, Sudi menyebut hasil tracer study menunjukkan capaian yang cukup positif. Sebanyak 61 persen dari 450 lulusan Unikama tercatat telah bekerja, 31 persen belum bekerja dan sekitar 4 persen melanjutkan studi.
Ia juga mencatat bahwa, masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan rata rata hanya sekitar tiga bulan. Data tersebut dinilai menjadi indikator bahwa kurikulum yang diterapkan telah sesuai dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja (DUDI).
Baca Juga: Kado Spesial Dies Natalis ke-69: Unikama Tebar Beasiswa Potongan DPP 50 Persen untuk Mahasiswa Baru
“Kurikulum kami sekarang berbasis OBE atau Outcome-Based Education. Jadi orientasinya benar benar pada capaian kompetensi lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Menjelang wisuda dan rangkaian Dies Natalis, Unikama juga menghadirkan sejumlah kegiatan unik dan kreatif. Salah satunya fashion show berbahan daur ulang sebagai bentuk kampanye konsep Green Campus atau kampus ramah lingkungan.
Selain itu, kampus juga aktif melakukan kegiatan penghijauan, termasuk penanaman mangrove di kawasan Pantai Selatan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian lingkungan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Di sisi lain, Unikama terus memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah maupun dunia industri melalui sistem SIJARMA (Sistem Jaringan Kerja Sama). Kerja sama itu mencakup program pendidikan, pelatihan hingga pemberdayaan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Yang paling penting dalam momentum ini adalah membangun kebersamaan dan integritas. Karena Unikama bisa berkembang seperti sekarang karena dua hal itu,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























