MALANG, Tugumalang.id – Menjawab aspirasi mahasiswa perihal fasilitas kampus dan juga hal yang menyangkut hak dasar mahasiswa pada Kamis (22/1/2026). Universitas PGRI Kanjuruhan Malang atau Unikama menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas kampus.
Menanggapi aksi yang digelar mahasiswa, pihak kampus menilai penyampaian aspirasi tersebut merupakan bagian dari dinamika akademik yang wajar dan sehat. Mahasiswa dipandang sebagai mitra strategis dalam proses evaluasi dan pengembangan institusi pendidikan.
Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si yang menemui mahasiswa, menyampaikan bahwa setiap masukan yang disampaikan akan menjadi perhatian kampus. Pihaknya menegaskan bahwa komunikasi antara pimpinan kampus dan mahasiswa tetap terbuka. Termasuk dalam merespons berbagai persoalan yang disuarakan oleh mahasiswa.
“Setiap aspirasi tentu kami dengarkan. Ini bagian dari proses bersama untuk membangun Unikama ke arah yang lebih baik,” ujar Sudi Dul Aji.
Baca juga: Lakukan Pengamatan Fenomena Langsung di Lapangan, KKL Meteorologi Unikama Rekam Dinamika Cuaca Pesisir

Masalah Fasilitas Perkuliahan, Perbaikan Dilakukan Secara Bertahap
Menjawab aspirasi mahasiswa perihal fasilitas pendukung perkuliahan yang dirasa masih minim. Sudi Dul Aji menjelaskan terkait fasilitas perkuliahan telah dilakukan perbaikan infrastruktur skala ringan, yang dilakukan secara bertahap.
Baca juga: Jalin Kerja Sama Strategis dengan Pemerintah Kota Malang, Rektor Unikama Tegaskan Siap Beri Kontribusi Nyata
Sedangkan untuk peningkatan fasilitas berskala besar, kampus telah berkoordinasi dengan pihak yayasan sebagai pemegang kewenangan pengelolaan aset.
Adapun mengenai penutupan gerbang utama di depan rektorat, pihak kampus menyampaikan bahwa hal tersebut berkaitan dengan dinamika internal yayasan.
Namun demikian, kampus memastikan bahwa persoalan tersebut tidak mengganggu kegiatan akademik. Pembukaan kembali akses gerbang utama direncanakan pada Februari 2026.
“Persoalan yayasan seharusnya tidak berdampak pada proses belajar-mengajar. Kami pastikan aktivitas akademik tetap berjalan normal,” jelas Rektor Unikama.
Isu Biaya Pendidikan Dijalankan Sesuai Ketentuan dan Kebutuhan Operasional Institusi

Sementara perihal isu biaya pendidikan dan wisuda yang dirasa memberatkan bagi mahasiswa. Pihak pimpinan Unikama menyampaikan bahwa kebijakan ini dijalankan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan operasional institusi.
Kampus juga membuka ruang evaluasi agar ke depan kebijakan yang diterapkan tetap mempertimbangkan kondisi dan kemampuan mahasiswa.
Baca juga: UAS MPK Unikama Gelar Talk Show Pancasila, Perempuan, dan Agama, Perkuat Wawasan Kebangsaan
Sementara terkait penyaluran dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), Unikama menegaskan bahwa proses pencairan mengikuti mekanisme dan jadwal dari pihak terkait.
Kampus memastikan akan terus mengawal proses tersebut agar dana dapat diterima mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak kampus juga mengakui perlunya peningkatan kualitas layanan biro akademik dan administrasi. Evaluasi internal akan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada mahasiswa berjalan optimal sesuai jam operasional.
Ke depan, Unikama berkomitmen memperkuat dialog dengan mahasiswa sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























