Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Jangan Malu Menggunakan Bahasa Daerah

Redaksi by Redaksi
September 9, 2021 6:00 am
in Ruang Cendekia
Ilustrasi orang yang bisa menggunakan beberapa bahasa atau polyglot/tugu malang

Ilustrasi orang yang bisa menggunakan beberapa bahasa atau polyglot. (Foto : Pixabay)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh : Fahra Auliani Rahmah*

Tugumalang.id– Lahir di Indonesia merupakan salah satu anugerah yang patut kita syukuri. Selain karena sumber daya alamnya yang melimpah, musim yang stabil, dan kuliner yang beragam, kita juga dikarunia jumlah bahasa daerah yang banyak.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Setidaknya, hingga hari ini ada 718 bahasa daerah menurut data Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek. Hal inilah yang membuat kita bisa beberapa berbahasa atau disebut polyglot. Anda mungkin tidak percaya?

Tapi coba kita renungkan sejenak. Ketika kecil dahulu kira-kira bahasa apa yang pertama kali kita pelajari? Kebanyakan pembaca pasti menjawab bahasa daerahnya masing-masing, baik bahasa Jawa, Banjar, Minang, Batak, dll.

Lalu ketika kita mulai masuk sekolah, pembaca pasti sudah mulai mengenal bahasa Indonesia. Tanpa disadari kita sudah menguasai dua bahasa. Seiring berjalannya waktu, di sekolah maupun di lembaga formal kita juga diajarkan bahasa Inggris. Karena merupakan salah satu bahasa Internasional. Lulus dari sekolah dasar kita minimal sudah mengetahui bahkan bisa 3 bahasa.

Melansir dari wowshack.com tidak heran jika Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara yang penduduknya menggunakan tiga bahasa atau trilingual. Disusul oleh Israel di peringkat kedua, kemudian Spanyol pada peringkat ketiga.

Sementara tiga gabungan bahasa yang paling banyak penuturnya yaitu gabungan bahasa Jawa, Indonesia, dan, Inggris.

Dengan begitu kebanyakan orang Indonesia merupakan polyglot, atau orang yang menguasai atau mengerti beberapa bahasa. Kemahiran ini mencakup seluruh bahasa, bukan hanya bahasa asing, tetapi juga termasuk bahasa daerah. Jadi pembaca harus berbangga diri jika mahir menggunakan bahasa daerah. Jangan hanya bangga jika bisa berbahasa asing.

Bahasa daerah memang kalah populer di kalangan anak muda sekarang. Karena mereka kebanyakan menganggap bahwa bahasa daerah itu kuno, kampungan, dan tidak keren. Padahal jelas tidak begitu, bahasa daerah seharusnya menjadi kebanggaan karena salah satu identitas yang membuat masyarakat Indonesia unik.

Bahasa daerah akan punah jika bukan penduduk setempat yang melestarikannya. Sayang sekali jika sampai punah. Maka dari itu sudah saatnya kita menumbuhkan pemikiran pada generasi muda bahwa penting untuk melestarikan bahasa daerah. Bahasa daerah itu keren, tidak kalah keren dengan bahasa asing. Hidupkan kembali mata pelajaran muatan lokal yang mengajarkan bahasa daerah di sekolah-sekolah, agar keberlangsungan bahasa daerah terus terjaga.

Untuk para perantau jika bertemu dengan orang yang asli daerahnya sama, janganlah malu mengobrol dengan bahasa daerah. Karena ini juga merupakan salah satu fenomena yang sering terjadi.

Banyak perantau yang malu mengakui kalau mereka bukan asli di tempat tersebut dan tidak mau menggunakan bahasa daerah saat berkumpul sesama perantau satu daerah. Tetapi kalau memang bersama orang yang berbeda asal, tetap gunakanlah bahasa Indonesia. Utamakan bahasa Indonesia, kuasai bahasa asing, lestarikan bahasa daerah.

Sudah saatnya kita yang menjadi duta untuk bahasa daerah kita masing-masing. Ciptakan citra yang baik terhadap bahasa daerah. Kalau bukan kita yang melestarikannya, siapa lagi?

*Penulis adalah peserta magang Tugu Media Group.

Editor : Herlianto. A

Tags: bahasaBahasa DaerahBahasa IndonesiaPolyglot

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Cristiano Ronaldo saat mengenakan seragam merah Manchester United beberapa tahun silam. Musim ini, Ronaldo juga bakal kembali mengenakan seragam nomor punggung 7 miliknya

3 Alasan Ronaldo Bakal Kembali Raih Sukses di MU

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.