Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Jaminan Hari Tua Adalah Solusi…

Fajrus Sidiq by Fajrus Sidiq
Februari 15, 2022 6:00 am
in Ruang Cendekia
Kopi Pagi, Fajrus Sidiq.
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Ini masalah duit. orang tua harus hidup mulia. kalau tidak mati syahid. hidup mulia berarti tentram, aman, sejahtera. tiga aspek ini sekarang-sekarang butuh duit. sangat minor sekali orang tua ayem tanpa duit.

Duit hari tua banyak manfaatnya. selain buat pemenuhan kebutuhan, lebih-lebih buat lebaran. cucu-cucu pada datang. seorang kakek akan bangga beri hadiah cucu-cucunya. lalu dari mana duit si kakek? dari kerja kerasnya jadi buruh.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Jaminan Hari Tua (JHT) adalah solusi buat kakek. apalagi kalau sudah tidak mampu berbuat. kakek hanya bisa ongkang-ongkang. duit JHT jadi solusi kehidupan orang tua. di masa pensiun.

Tapi persoalannya tidak begitu. banyak contoh kasus buruh PHK atau resign. artinya tidak pensiun. dan JHT tidak bisa cair. kecuali tewas atau cacat total. itu di Permenaker 2/2022. sekarang lagi banyak dikomentari.

Orang susah jangan ditambah susah. kerja sudah keras sekali. upahnya ditahan-tahan. oke hari tua hidup mulia. kalau cair. tapi ini sangat riskan.

Banyak anak muda yang sudah di jalur naik karir, pilih resign. ada juga yang tak mampu berkembang, pilih pensiun dini. yang seperti ini tak dapat jatah JHT. padahal di masa itu, duit lagi butuh-butuhnya.

Untungnya JHT menurut saya soal kecil. masih banyak orang, mau kerja tanpa jaminan hari tua. yang penting kerja dulu. berkarya. orang sukses berkata; duit datang sendiri. tapi soal kecil ini kan skalanya besar. dan soal ini dibuat oleh yang punya kebijakan.

Kalau jadi karyawan, saya ikut tim yang menolak JHT cair usia 56 tahun. kalau jadi bos, saya juga ikut tim yang menolak. alasannya sederhana. mau diambil kapanpun, itu duit, ya duit karyawan. duit simpanan. tapi memang fungsinya buat hari tua. agar terjamin?

Pilihan seperti ini, tidak akan sama di masing-masing. setiap orang punya pandangan yang tak perlu sama. mungkin baik juga. pengusaha yang berpandangan seperti pemerintah. alasannya bisa dibuat begini; kalau bisa diambil kapan aja, takutnya yang dipikir duit aja. potong kompas. lebih baik kan kerja dulu sampai tua.

Pengusaha kebanyakan, mungkin lebih suka tenaga berpengalaman. kompeten. jalannya perusahaan agar konsisten. dan tenaga berpengalaman artinya bekerja di bidang itu dalam waktu yang lama. sampai pensiun.

Nah kalau begitu, JHT cair usia 56 tahun bisa jadi penghambat. karyawan pikir-pikir mau resign. takut tak dapat JHT. padahal suasana kantor sudah tidak nyaman. karena direkturnya baru, atau kepalanya ganti. atau problem lainnya.

Atau mungkin juga ada, karyawan berharap JHT sebagai tabungan. karena rajin menabung pangkal kaya. padahal tidak mesti begitu. menabung tidak selalu bikin kaya. kecuali nabung tanah dan emas.

Rajin menabung pangkal kaya itu pepatah kuno. bukan tidak baik. tapi belum tentu relevan dengan situasi. bayangkan. nabung dari sekarang misal 150 ribu. dikali 20 tahun saja. jadi 36 juta. ini kan belum tentu 36 juta sama berharganya di 20 tahun mendatang.

Apalagi teknologi sudah dahsyat begini. konfersi mata uang berupa apa saja. bahkan yang tak ada wujudnya. jadi inflasi luar biasa. biaya hidup naik. sedangkan duit jaminan dapatnya pasti segitu. maka JHT akan jadi solusi hidup pas-pasan di hari tua. bonus sederhana.

Maka pemerintah saya kira, perlu mendengar. apa yang jadi komentar para buruh soal JHT. dengan menghargai butiran keringat mereka. apalagi yang hidupnya pas-pasan. serba terbatas. dan dalam keterbatasan itu, semua kebutuhan adalah mendesak.(*)

 

Fajrus Sidiq

GM Tugumalang.id

Tags: jht

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
PFI Malang Gelar Talk Show Bedah Buku Sosok Khofifah Indar Parawansa Berjudul IBU

PFI Malang Gelar Talk Show Bedah Buku Sosok Khofifah Indar Parawansa Berjudul IBU

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.