Tugumalang.id – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) mengusung “Miniature of Indonesia” di perayaan Dies Natalis ke-56. Tema ini dalam semangat keragaman dan kolaborasi.
Acara yang digelar di area Monumental Gate Kampus 2 ITN Malang, Sabtu (31/05/2025) itu berlangsung dengan lancar. Lebih dari 600 peserta dari civitas akademika, keluarga, alumni, perwakilan SMK, SMK dan SMA Nasional Malang, serta dihadiri warga sekitar turut hadir dalam pagelaran tersebut.
Perayaan Dies Natalis ke-56 ini tidak hanya menjadi penanda usia baru bagi ITN Malang, tetapi juga merefleksikan identitas kampus sebagai pusat teknologi dan inovasi yang menjunjung tinggi keberagaman budaya bangsa.
Baca Juga: Cara CV Dilirik dalam 7 Detik: Tips Lolos Kerja BUMN di Seminar Nasional ITN Malang
Momen syukur ditunjukkan dengan pemotongan tumpeng, sementara semangat toleransi terwujud dalam doa lintas agama.

Puncak acara dimeriahkan dengan parade budaya oleh Duta kampus yang menampilkan kekayaan tradisi dari Sabang hingga Merauke, bahkan hingga Timor Leste.
Rangkaian kegiatan dies natalis diawali dengan senam sehat, jalan sehat, pertunjukan daerah, gelar karya SMK, SMK Skill Kontes Yamaha 2025, dan Service Kunjungan Yamaha (SKY).
Baca Juga: ITN Malang Dorong Mahasiswa Bangun Personal Branding Lewat Seminar Nasional 2025
Uniknya, untuk registrasi peserta jalan sehat memakai scan barcode sekaligus berfungsi sebagai kupon undian berhadiah. Total hadiah yang diundi mencapai Rp30 juta.

Hadiah utama berupa dua kulkas dua pintu, diikuti mesin cuci (hadiah I), TV (hadiah II), speaker portable (hadiah III), dan 400 hadiah hiburan.
Program ini terlaksana berkat dukungan sponsor seperti Bank Tabungan Nasional (BTN) untuk hadiah utama, Bank Negara Indonesia (BNI), dan mitra sponsor lainnya.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., mengungkapkan, “SMK Skill Kontes Yamaha 2025” merupakan kolaborasi strategis antara ITN Malang dengan Yamaha Indonesia, dan SMK Partnership.

“Harapannya ekosistem antara SMK, ITN Malang, dan Yamaha Indonesia akan berkembang terus dan meningkatkan kompetensi baik siswa SMK maupun mahasiswa ITN Malang,” ujar rektor.
Menurut rektor, dies natalis kali ini berbeda dengan sebelumnya. Tahun ini ITN Malang mengundang banyak industri partner dan SMK untuk menggelar produk. Harapannya ada kolaborasi antara ITN Malang dengan SMK, sehingga inovasi SMK bisa diimplementasikan lebih jauh di masyarakat.
“Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pameran produk, tetapi juga menyelenggarakan skill kontes untuk siswa SMK se-Jawa Timur. Acara ini semoga menjadi awal dari agenda tahunan yang terus kami ditingkatkan. Tidak hanya mencakup skill kontes tetapi juga keterampilan lain serta mengundang lebih banyak industri partner,” harapnya.
Jalan sehat yang menjadi bagian dari perayaan ini diikuti lebih dari 600 peserta dari civitas akademika ITN Malang, siswa SMK, dan masyarakat umum. Para peserta memutari area kampus 2 dan sekitarnya. “Harapannya kita lebih mengenal lingkungan sekitar, dan masyarakat lebih mengenal ITN Malang,” tutup rektor.
Ahmad Zaidun, Area Service Development PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Jakarta, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap ITN Malang. Menurutnya, Yamaha Indonesia mendukung penuh pengembangan generasi muda di Dies Natalis ke-56 ITN Malang.
“Selamat atas Dies Natalis ITN Malang ke-56, semoga semakin jaya dan terus mengembangkan generasi muda yang lebih berkualitas lagi,” ujar Ahmad Zaidun.
Menurutnya, Yamaha mengungkapkan kegembiraannya karena ITN Malang telah terpilih menjadi lokasi penyelenggaraan “Skill Kontes Yamaha 2025”.
Harapannya, acara kompetisi keterampilan ini dapat menjadi agenda tahunan dan terus berkembang, bahkan mencakup skill teknisi dan mekanik dari seluruh Malang Raya pada tahun 2027 nanti.
Ahmad Zaidun juga memberikan motivasi kepada para siswa peserta perwakilan sekolah dalam Skill Kontes Yamaha. Ia menambahkan, jika berhasil meraih juara nasional, maka kesempatan untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi global di Jepang akan terbuka lebar.
“Berikan yang terbaik, mentalnya harus mental baja. Ini hanyalah permulaan. Harapan kami, para juara kontes tidak hanya berhenti di sini, tetapi juga bisa menjadi juara pertama di tingkat nasional,” tegasnya.
Ahmad Zaidun menyatakan, komitmen Yamaha sebagai industri untuk mendukung pengembangan siswa-siswi SMK.
Yamaha menyediakan program “Yamaha Engineering School” (YES) bagi siswa-siswi berkualitas yang ingin mengembangkan potensi diri. Program ini akan menggembleng 40 siswa dalam dua angkatan setiap tahunnya.
“SMK adalah bank teknisi kami. Lulusan dari program ini memiliki peluang besar untuk ditempatkan di berbagai bengkel resmi Yamaha yang tersebar di seluruh Area Malang Raya,” tutupnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
Editor: Herlianto. A





























