Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Isu LPG Subsidi 3 Kg Langka di Kota Malang, Diduga Akibat Salah Sasaran dan Tak Ada Pengawasan

Redaksi by Redaksi
Juni 14, 2023 6:09 pm
in Peristiwa
Tabung LPG subsidi 3 kg

Tabung LPG 3 Kg kosong di pedagang eceran di Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Isu kelangkaan Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram menerpa Kota Malang. Faktanya, sejumlah penjual LPG 3 Kg eceran di Kota Malang kehabisan pasokan. Indikasi LPG subsidi salah sasaran hingga minimnya pengawasan pendistribusian mencuat.

Terpantau, 4 kios penjualan LPG 3 Kg mulai eceran hingga pangkalan di Kota Malang kehabisan pasokan atau kosong saat ditemui. Mulai di wilayah Kelurahan Oro Oro Dowo, Kiduldalem, Kotalama hingga Buring.

READ ALSO

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

“Iya sepekan terakhir memang agak susah. Di sini kosong mulai 3 hari lalu. Saya ada 21 tabung LPG,” kata Rustiani, penjual LPG 3 Kg eceran di Buring, Rabu (14/6/2023).

Selain itu, pedagang LPG eceran di Oro Oro Dowo, Riawan juga mengaku kosong. Terdapat 10 tabung LPG di kiosnya habis terjual.

“Sekarang kosong, memang banyak yang cari. Kabarnya daerah lain juga langka,” ucapnya.

Selanjutnya, penjual LPG eceran di Kotalama, Mulyadi juga mengaku kehabisan pasokan LPG sejak 5 terakhir. Dari 10 tabung LPG yang dia miliknya, seluruhnya kosong tanpa isi.

“Ini sudah habis, kosong sudah 5 hari. Sekarang ribet belinya harus pakai KTP juga,” kata dia.

BACA JUGA: Stok LPG 3 Kilogram di Kota Batu Langka, Ada Dugaan Penimbunan

Di sisi lain, pangkalan LPG 3 Kg di Kiduldalem yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa punya 100 tabung LPG. Namun seluruhnya kosong.

“Kalau di pangkalan ini, dijual untuk rumah tangga dan UKM. Untuk rumah tangga, paling banyak sebulan 3 tabung. Kalau UKM kecil kayak pedagang gorengan paling banyak 10,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan bahwa beberapa penjual LPG eceran disekitarnya mengalami kelangkaan atau kehabisan pasokan dalam beberapa hari terakhir.

“Di daerah sini kan juga langka, penjual yang di belakang itu lo banyak yang kosong,” kata dia.

“LPG langka kan karena banyak pengusaha besar pakai LPG ini juga,” imbuhnya.

Terpisah, Sales Brand Manager Depo Pertamina Malang, Ahmad Ubaidillah mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sidak di lapangan atas isu kelangkaan LPG 3 Kg itu. Hasilnya, stok tersedia di penjual LPG pangkalan dan pembelian konsumen lancar.

“Untuk (hasil) sidak ke pangkalan, kondisi stok tersedia dan pembelian ke konsumen normal. Kami juga tegaskan untuk tidak melayani pengecer diluar ketentuan,” ucapnya.

Namun disisi lain, dia juga menyebut penyaluran LPG subsidi itu terindikasi telah salah sasaran. Dikatakan, ada indikasi bahwa pengusaha pengusaha resto di Kota Malang turut menikmati atau menggunakan LPG subsidi itu.

“Kemari Cobek Kitchen Jalan Sigura Gura pakai sekitar 10 tabung LPG 3 Kg,” ungkapnya.

“Kami sudah memberikan teruran dan langsung meminta agar tukar dengan LPG Bright Gas yang bukan subsidi,” imbuhnya.

Dia juga menyampaikan bahwa LPG 3 Kg dilarang dimanfaatkan oleh pengusaha restoran, hotel, usaha binatu, usaha batik, usaha peternakan, usaha pertanian, usaha tani tembakau hingga usaha jasa las.

Aturan itu telah tertuang dalam Surat Edaran Dirjen Migas No.B-2461/MG.05/DJM/2022 tentang pelaksanaan penyaluran BBM dan LPG melalui penyaluran serta sub penyaluran LPG tabung 3 Kg.

Berdasarkan Perpres No.104/2007 tentang penyediaan, pendistribusian dan penetapan harga LPG 3 Kg, sasaran masyarakat yang berhak memanfaatkan LPG 3 Kg adalah kelompok rumah tangga dan usaha mikro.

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Malang, Arif Wahyudi menyampaikan bahwa kondisi pendistribusian LPG 3 Kg di lapangan sudah tak melihat faktor latar belakang perekonomian dari konsumen. Warga yang kaya dan kurang mampu bisa dengan mudah mendapatkannya.

“Padahal LPG 3 Kg itu untuk warga prasejahtera atau kurang mampu, regulasinya seperti itu,” ucapnya.

“Saya melihat kontrol pendistribusian LPG ini sangat lemah,” imbuhnya.

Arif menyampaikan bahwa pendistribusian LPG subsidi di kampung kampung juga mulai berkurang bahkan kekurangan pasokan. Untuk itu, dia meminta Pemkot Malang harus turun tangan untuk mencari tahu penyebab masalah ini.

“Kontrol pendistribusian LPG di lapangan agar tepat sasaran itu tidak terjadi sampai hari ini,” tuturnya.

“Pertamina dan Pemkot Malang harus kerjasama mengawasi ini. Selama ini rasanya blank, artinya tidak ada koordinasi dengan baik,” imbuhnya.

Dia mengatakan akan segera mendesak Pemkot Malang dan pihak Pertamina Malang untuk bisa segera memecahkan persoalan pendistribusian LPG subsidi yang salah sasaran ini.

“Pengawasannya tidak ada, saya berani mengatakan tidak ada (pengawasan). Karena di lapangan orang kaya bebas saja beli LPG melon,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: LPGLPG 3 kgLPG 3 kg langkaLPG 3 Kg langka di Kota MalangPasokan LPGPasokan LPG habis

Related Posts

Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Lansia Tertabrak Motor
Peristiwa

Lansia di Kota Batu Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Dorong penggunaan teknologi pangan pada pada produk herbal

Berburu Ribuan Olahan Tanaman Herbal di Bursa Jamu Materia Medica Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.