Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Inovasi sebagai Penggerak Utama Ekonomi, Apakah Indonesia Siap?

Redaksi by Redaksi
November 10, 2023 2:11 pm
in News
Belajar tentang inovasi bersama Ainun Najib, Achmad Adhitya PhD dan Eddi Danusaputro.

Belajar tentang inovasi bersama Ainun Najib, Achmad Adhitya PhD dan Eddi Danusaputro. (Foto: Youtube @Pemimpin Indonesia)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Negara maju tidak tergantung pada luas wilayah yang besar, penduduk yang besar dan sumber daya alam yang melimpah. Tetapi juga dapat di pengaruhi oleh inovasi-inovasi yang beragam.

Karena inovasi dapat menjadi penggerak dalam pertumbuhan ekonomi khususnya di Indonesia. Inovasi sebagai tombak penting untuk menjadi negara maju dan menjamin kesejahteraan negara. Hal itu yang menjadi pembahasan dalam acara salah satu sesi Lead The Fest tahun 2023.

READ ALSO

Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen

Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?

Gelar Wicara Lead The Fest tahun 2023 ini mengangkat tema “Belajar untuk Memimpin, Memimpin untuk Belajar”. Kali ini membahas tentang inovasi sebagai penggerak utama ekonomi bersama narasumber Ainun Najib, Praktisi Teknologi dan Achmad Adhitya PhD, wakil koordinator Kedaireka Kemendikbudristek. Sebagai moderatori yaitu Marna Kusumawardhani, Konsultan politik dan project manager MIT REAP Java serta Eddi Danusaputro selaku CEO BNI VENTURES chef PMO Merah Putih Fund.

Baca Juga: Tips Menjadi Pemimpin Prof Emil Salim di acara Lead The Fest

Pada penjelasan pertama Ainun Najib menjelaskan tentang perbedaan INCAP dan ICAP dan komponen yang ada di dalamnya. Pertama teamwork perlu memerlukan 5 stakeholder yang semua saling berkolaborasi untuk mencapai satu tujuan. 5 stakeholder tersebut seperti pemerintah, universitas, swasta, entreprenuers dan modal, dan mampu menanamkan modal dalam inovasi yang sangat riskan.

“Karena inovasi itu sesuatu yang baru, sesuatu yang baru belum ada di dunia terus dimunculkan dilahirkan,” ucap Ainun Najib.

Jika 5 stakeholder sudah bekerja sama selanjutnya MIT mengajarkan acces capacity untuk membikin ekosistem inovasi. Dan ada 2 kapaistas yang diperlukan seperti kapasitas entreprenuership dan kapasitas inovasi.

Baca Juga: Lead The Fest Bekali ASN Kepemimpinan Era Baru

Dua kapasitas ini ada perbedaan seperti pertama mengukur kapasitas kemampuan berinovasi dari 0 dan yang kedua bisa membikin mesin PCR di sisi entreprenuership. Untuk komponen yang ada di dalam INCAP dan ICAP seperti komponen human capital, funding, infrastruktur, di mana dan culture and insentive.

Selanjutnya untuk materi kedua menjelaskan tentang kondisi capacity inovasion di Indonesia yang dipaparkan oleh Achmad Adhitya PhD. Di mana harus mempunyai alat ukur untuk mengukur bagaimana kondisi inovasion capacity yang ada.

Ada tiga alat ukur yang bisa digunakan untuk mengukur kondisi inovasion capacity. Pertama, melakukan riset, melakukan kemampuan kerja sama dengan pihak eksternal dan kemampuan menghilirisasi produk.

“Pengguna platform sinta, sinta itu adalah platform yang diciptakan pemerintah untuk mengetahui beberapa banyak dosen kita yang memproduksi karya ilmiah,” ucap Achmad Adhitya PhD.

Sebenarnya, dilihat dari sisi kapasitas kemampuan kita memproduksi riset itu juga sangat baik. Tetapi juga terdapat masalah pada kemampuan riset seperti di mana membuat riset yang kontekstual jadi riset yang telah dibuat masih sangat penelitian dasar dan cukup sulit didorong ke arah kerja sama yang lebih lanjut.

Selanjutnya, sudah sejauh mana kemampuan menghilirisasi produk yang masih banyak kendala. Pertama seperti produk yang diciptakan oleh kampus terkadang berpikir produk tersebut sudah jadi.

Tetapi proses hirilisasi harus melalui tahapan lain, karena terdapat proses uji coba terdahulu. Dan, terakhir alat ukur untuk melihat secara objektif adalah kemampuan untuk melakukan kerja sama. Kemudian hasil inovasi didorong untuk melakukan kerja sama.

Di akhir acara, terdapat sesi tanya jawab bersama partisipan melalui kolom komentar yang tersedia. Berdasarkan diadakannya webinar ini, dapat dikatakan berjalan lancar dan mencapai tujuan. Juga antusiasme partisipan yang aktif menandakan bisa belajar banyak dari pembahasan yang di sampaikan.

Penulis: Bunga Gadis (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: inovasiLead The FestPenggerak Ekonomi

Related Posts

Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen
News

Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen

Sabtu, 29 Agu 2026
Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?
News

Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?

Sabtu, 29 Agu 2026
RMI PBNU Bahas Peran Bu Nyai Wujudkan Pesantren Aman
News

RMI PBNU Bahas Peran Bu Nyai Wujudkan Pesantren Aman

Sabtu, 29 Agu 2026
Gus Kautsar Ungkap Makna Historis Muktamar NU di Tambakberas
News

Gus Kautsar Ungkap Makna Historis Muktamar NU di Tambakberas

Sabtu, 29 Agu 2026
Kongkow Santri Bareng Masyayikh Bahas Ulang Qonun Asasi NU Jelang Muktamar ke-35
News

Kongkow Santri Bareng Masyayikh Bahas Ulang Qonun Asasi NU Jelang Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026
MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya
News

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Bupati Malang beri Penghargaan

Bupati Malang Serahkan 20 Penghargaan di Hari Pahlawan 2023

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.