Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Inovasi sebagai Penggerak Utama Ekonomi, Apakah Indonesia Siap?

Redaksi by Redaksi
November 10, 2023 2:11 pm
in News
Belajar tentang inovasi bersama Ainun Najib, Achmad Adhitya PhD dan Eddi Danusaputro.

Belajar tentang inovasi bersama Ainun Najib, Achmad Adhitya PhD dan Eddi Danusaputro. (Foto: Youtube @Pemimpin Indonesia)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Negara maju tidak tergantung pada luas wilayah yang besar, penduduk yang besar dan sumber daya alam yang melimpah. Tetapi juga dapat di pengaruhi oleh inovasi-inovasi yang beragam.

Karena inovasi dapat menjadi penggerak dalam pertumbuhan ekonomi khususnya di Indonesia. Inovasi sebagai tombak penting untuk menjadi negara maju dan menjamin kesejahteraan negara. Hal itu yang menjadi pembahasan dalam acara salah satu sesi Lead The Fest tahun 2023.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Gelar Wicara Lead The Fest tahun 2023 ini mengangkat tema “Belajar untuk Memimpin, Memimpin untuk Belajar”. Kali ini membahas tentang inovasi sebagai penggerak utama ekonomi bersama narasumber Ainun Najib, Praktisi Teknologi dan Achmad Adhitya PhD, wakil koordinator Kedaireka Kemendikbudristek. Sebagai moderatori yaitu Marna Kusumawardhani, Konsultan politik dan project manager MIT REAP Java serta Eddi Danusaputro selaku CEO BNI VENTURES chef PMO Merah Putih Fund.

Baca Juga: Tips Menjadi Pemimpin Prof Emil Salim di acara Lead The Fest

Pada penjelasan pertama Ainun Najib menjelaskan tentang perbedaan INCAP dan ICAP dan komponen yang ada di dalamnya. Pertama teamwork perlu memerlukan 5 stakeholder yang semua saling berkolaborasi untuk mencapai satu tujuan. 5 stakeholder tersebut seperti pemerintah, universitas, swasta, entreprenuers dan modal, dan mampu menanamkan modal dalam inovasi yang sangat riskan.

“Karena inovasi itu sesuatu yang baru, sesuatu yang baru belum ada di dunia terus dimunculkan dilahirkan,” ucap Ainun Najib.

Jika 5 stakeholder sudah bekerja sama selanjutnya MIT mengajarkan acces capacity untuk membikin ekosistem inovasi. Dan ada 2 kapaistas yang diperlukan seperti kapasitas entreprenuership dan kapasitas inovasi.

Baca Juga: Lead The Fest Bekali ASN Kepemimpinan Era Baru

Dua kapasitas ini ada perbedaan seperti pertama mengukur kapasitas kemampuan berinovasi dari 0 dan yang kedua bisa membikin mesin PCR di sisi entreprenuership. Untuk komponen yang ada di dalam INCAP dan ICAP seperti komponen human capital, funding, infrastruktur, di mana dan culture and insentive.

Selanjutnya untuk materi kedua menjelaskan tentang kondisi capacity inovasion di Indonesia yang dipaparkan oleh Achmad Adhitya PhD. Di mana harus mempunyai alat ukur untuk mengukur bagaimana kondisi inovasion capacity yang ada.

Ada tiga alat ukur yang bisa digunakan untuk mengukur kondisi inovasion capacity. Pertama, melakukan riset, melakukan kemampuan kerja sama dengan pihak eksternal dan kemampuan menghilirisasi produk.

“Pengguna platform sinta, sinta itu adalah platform yang diciptakan pemerintah untuk mengetahui beberapa banyak dosen kita yang memproduksi karya ilmiah,” ucap Achmad Adhitya PhD.

Sebenarnya, dilihat dari sisi kapasitas kemampuan kita memproduksi riset itu juga sangat baik. Tetapi juga terdapat masalah pada kemampuan riset seperti di mana membuat riset yang kontekstual jadi riset yang telah dibuat masih sangat penelitian dasar dan cukup sulit didorong ke arah kerja sama yang lebih lanjut.

Selanjutnya, sudah sejauh mana kemampuan menghilirisasi produk yang masih banyak kendala. Pertama seperti produk yang diciptakan oleh kampus terkadang berpikir produk tersebut sudah jadi.

Tetapi proses hirilisasi harus melalui tahapan lain, karena terdapat proses uji coba terdahulu. Dan, terakhir alat ukur untuk melihat secara objektif adalah kemampuan untuk melakukan kerja sama. Kemudian hasil inovasi didorong untuk melakukan kerja sama.

Di akhir acara, terdapat sesi tanya jawab bersama partisipan melalui kolom komentar yang tersedia. Berdasarkan diadakannya webinar ini, dapat dikatakan berjalan lancar dan mencapai tujuan. Juga antusiasme partisipan yang aktif menandakan bisa belajar banyak dari pembahasan yang di sampaikan.

Penulis: Bunga Gadis (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: inovasiLead The FestPenggerak Ekonomi

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Bupati Malang beri Penghargaan

Bupati Malang Serahkan 20 Penghargaan di Hari Pahlawan 2023

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.