Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Ini Dia Resep Nenek Moyang Sejak 1935, Tahu Lontong Lonceng

Redaksi by Redaksi
Februari 27, 2021 11:04 am
in Kuliner
Dua piring tahu lontong resep 50 tahun lalu.

Dua piring tahu lontong resep 50 tahun lalu.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Siapa yang tak kenal kuliner bernama tahu lontong, kendati sederhana, kudapan satu ini banyak dijumpai di berbagai tempat. Salah satunya, Tahu Lontong Lonceng, di Jalan Martadinata nomor 66, Kota Malang.

Menariknya, kuliner satu ini terkenal legendaris sejak tahun 1935. Artinya, tahu lontong lonceng ini sudah ada lebih dari 50 tahun lalu. Dan kini, dikelola generasi keempat, sang cucu, Apriono.

READ ALSO

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Kendati ukuran kedainya tak terlalu luas, namun suasanya nyaman dan sejuk. Tempatnya juga besih. Meskipun sederhana, kedai yang buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB ini, hampir tak pernah sepi pengunjung.

Adapun dalam soal menu, terdapat tiga variasi menu yang dapat dipesan sesuai selera. Selain tahu lontong biasa, adapula tahu telor lontong dan tahu telor nasi.

Nikmatnya sepering tahu lontong.(foto:feni Yusnia).

Penyajiannya, tak jauh berbeda dengan tahu lontong dan tahu telur pada umumnya. Untuk tahu telur, tahu dicampur telur kemudian digoreng. Sedangkan untuk tahu lontong, berasal dari tahu yang digoreng kering.

Setelah itu, keduanya sama-sama disajikan dalam satu piring ditambah nasi ataupun lontong sebagai asupan karbohidrat. Disiram bumbu kacang yang dicampur dengan kecap. Serta kecambah dan krupuk sebagai pelengkap.

Pun, yang membuatnya lebih istimewa adalah cita rasa yang khas dari tahu dan bumbunya. Sebab, keduanya dibuat sendiri lewat resep dan racikan nenek moyang dan diwariskan turun temurun sejak 50 tahun lalu.

Farid Fatahillah, 23, salah seorang pembali asal Jalan Mayjend Panjaitan, Kota Malang ini menyatakan kuliner tersebut menjadi salah satu favorit dan diketahuinya sudah ada sejak SD.

“Ini legend ya, saya SD aja sudah ada. Baunya dari luar aja uda bau tahu telor, uenak,” katanya.

Soal rasa, kuliner ini mengandalkan racikan bumbu yang enak. Rasa kacangnya terasa, dan cenderung rasa manis. “Bumbunya fresh, pas kita pesen baru dibuatkan semuanya. Dominan rasa kacang dan enak. Ditambah nasi dan krupuk, ini jadi kombinasi terbaik,” tandasnya.

Tags: kulinerresep nenek moyangTahun lontong

Related Posts

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera
Kuliner

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Rabu, 15 Jul 2026
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui
Kuliner

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Selasa, 14 Jul 2026
Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli
Kuliner

Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli

Selasa, 14 Jul 2026
6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan
Kuliner

6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

Selasa, 14 Jul 2026
Kuliner

4 Kuliner dengan Aroma Paling Menyengat di Dunia

Sabtu, 11 Jul 2026
Cappuccino - Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe
Kuliner

Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Gubernur Akmil Minta Dr Aqua Dwipayana Motivasi Ratusan Tenaga Kesehatan TNI

Dukung UKW, Layani Wartawan Lakukan Praktik Memfasilitasi dan Membangun Jejaring

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.