Minggu, Oktober 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Ingin Mulai Berkebun di Rumah? Kenali Berbagai Metode Hidroponik yang Cocok untuk Lahan Sempit

Redaksi by Redaksi
April 22, 2026 9:17 am
in Tips
Sistem hidroponik NFT, salah satu Jenis hidroponik yang mengalirkan nutrisi melalui pipa yang dimiringkan 1-5%(Foto: Pinterest @Herman Zonis)

Sistem hidroponik NFT, salah satu Jenis hidroponik yang mengalirkan nutrisi melalui pipa yang dimiringkan 1-5%(Foto: Pinterest @Herman Zonis)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tren Bertani di perkotaan terus mengalami pertumbuhan di Indonesia. Dengan ketersediaan lahan produktif yang kian menyusut, metode hidroponik hadir sebagai solusi bagi masyarakat dengan lahan terbatas, seperti yang tinggal di perkotaan untuk tetap produktif menghasilkan pangan sendiri dari rumah.

Melansir dari laman Trubus, salah satu media pionir pertanian di Indonesia, kunci keberhasilan hidroponik terletak pada kemampuan petani dalam mengelola parameter lingkungan seperti nutrisi, oksigen, dan pH air secara konsisten tanpa ketergantungan pada kesuburan tanah.

READ ALSO

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jenis hidroponik pun sangat beragam. Berikut daftar macam-macam jenis hidroponik beserta penjelasannya.

1. Sistem Wick (Sumbu)

Sistem hidroponik yang pertama ini menggunakan prinsip kapilaritas. Nutrisi dari tandon bawah dialirkan ke media tanam melalui sumbu atau kain flanel.

Baca Juga: Panen Hidroponik Grand Mercure Malang Mirama, Hasil Tanam Bersama Difabel dan Dinas Sosial

Ini merupakan salah satu sistem pasif karena tidak membutuhkan listrik atau pompa. Sangat cocok untuk tanaman yang tidak memerlukan banyak air, seperti kangkung atau sawi hijau. Namun, petani harus rajin mengaduk larutan nutrisi di tandon agar tidak terjadi pengendapan yang menghambat penyerapan.

2. Nutrient Film Technique (NFT)

Berbeda dengan system wick yang mennyatlurkan nutrisi melalui media seperti kain flannel, sistem NFT mengalirkan larutan nutrisi melalui talang atau pipa dengan kemiringan sekitar 1% hingga 5%.

Mengutip laporan dari Kompas.com, sistem NFT dirancang agar akar tanaman terendam dalam air, namun tidak terlalu dalam. Aliran yang terus-menerus ini memastikan sirkulasi oksigen tetap terjaga.

Sehingga dibutuhkan listrik untuk menggerakkan serta menjaga stabilitas aliran air. Jika aliran berhenti akibat mati lampu, akar akan cepat mengering karena tidak ada cadangan air di dalam pipa.

3. Sistem Rakit Apung (Deep Water Culture)

Hampir sama dengan system wick yang tidak menggunakan Listrik, system rakit apung menanam tanaman pada lubang di atas panel styrofoam yang mengapung di permukaan larutan nutrisi yang dalam.

Baca Juga: Hanya 1,5 Jam dari Kota Malang, Wisata Bukit Ini Menarik Dikunjungi Bersama Keluarga saat Libur Lebaran

Berbeda dengan NFT, sistem ini sangat aman saat listrik padam karena akar tetap terendam dalam air nutrisi. Namun, tantangan utamanya adalah ketersediaan oksigen terlarut.

Mengutip dari portal Detik Edu, penggunaan aerator atau pompa udara sangat penting dalam sistem ini untuk mencegah pembusukan akar akibat kondisi minimnya oksigen.

4. Ebb and Flow (Pasang Surut)

Selanjutnya ada system Ebb dan Flow yang bekerja dengan membanjiri wadah tanam dengan nutrisi, lalu menyedotnya kembali ke tandon dalam jangka waktu tertentu.

Mekanisme ini menggunakan pompa yang diatur oleh timer. Saat pasang, nutrisi membasahi akar, kemudian saat surut, akar mendapatkan kesempatan menghirup oksigen segar dari udara. Sistem ini sangat efektif untuk tanaman yang memiliki siklus pertumbuhan lebih lama dan membutuhkan oksigenasi akar yang intens.

5. Sistem Drip (Irigasi Tetes)

Dengan hidroponik drip atau system irigasi tetes, nutrisi tanaman diberikan dalam bentuk tetesan yang langsung mengarah ke pangkal tanaman melalui selang mikrotube.

Menurut literatur dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Puslitbanghorti), sistem ini sangat presisi dalam penggunaan air karena volume tetesan bisa diatur sesuai kebutuhan tanaman.

Cara ini biasanya digunakan untuk tanaman buah seperti tomat, cabai, atau melon yang menggunakan media tanam padat seperti cocopeat atau sekam bakar.

6. Aeroponik

Metode terakhir yakni aeroponic yang paling modern di mana tanaman digantung dengan akar yang menjuntai di ruang tertutup, lalu disemprotkan cairan nutrisi secara berkala.

Penyebaran cairan yang dihasilkan oleh nozzle bertekanan tinggi memiliki partikel yang sangat kecil sehingga mudah diserap pori-pori akar.

Sistem ini dianggap sebagai yang tercepat dalam memacu pertumbuhan tanaman karena rasio oksigen yang sangat tinggi di sekitar akar. Namun sistem ini membutuhkan biaya investasi dan keahlian teknis yang paling mahal dibandingkan sistem lainnya.

Pemilihan sistem hidroponik harus disesuaikan dengan jenis tanaman, anggaran, dan ketersediaan waktu untuk pemeliharaan.

Bagi pemula, sistem Wick dan Rakit Apung bisa menjadi langkah awal karena risikonya yang rendah, sementara NFT dan Aeroponik menjadi pilihan bagi mereka yang mengejar efisiensi dan hasil panen maksimal, tentu dengan segala kesiapannya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/magang

Editor: Herlianto. A

Tags: hidroponikketahanan panganPertanian perkotaanTips berkebun

Related Posts

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
Next Post
Salah satu contoh sepau Mary Jane Classic yang masih trend hingga saat ini (Foto: Pinterest @izzi)

Sering Dipakai tapi Tak Banyak yang Tahu, Ini Rahasia di Balik Nama Sepatu Mary Jane

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.