BATU – Sejumlah agenda peringatan HUT ke-21 Kota Batu mulai digelar. Dimulai dari sidang Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Batu, Jumat (14/10/2022). Rapat paripurna ini mengambil tema ‘Bangkit dan Berjaya‘.
Tema Bangkit dan Berjaya merupakan upaya mewujudkan pembangunan kemakmuran serta kesejahteraan masyarakat Kota Batu. Ketua DPRD Kota Batu, Asmadi, mengatakan, HUT Kota Batu menjadi momentum untuk bangkit dari keterpurukan pasca pandemi Covid-19.
Rapat Paripurna ini dihadiri Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, bersama sejumlah Forkopimda dan DPRD Kota Batu, Kepala OPD di Pemerintah Kota Batu, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kota Batu.
Asmadi menambahkan, peringatan HUT Kota Batu merupakan wujud dalam menghormati dan mengapresiasi jerih payah para pemimpin, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh pemuda sebagai pelaku sejarah peningkatan status Kota Batu.

“Setelah 2 tahun kemarin kita telah diuji pandemi Covid-19 sehingga semua sektor mengalami keterpurukan menjadikan momentum untuk bangkit bersama dari semua keterpurukan. Baik bangkit pada sektor perekonomian, kesehatan dan pariwisata dan juga hal lainnya,” kata Asmadi.
Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko juga menambahkan jika dalam peringatan HUT ini cukup berbeda. Karena akan dirayakan dengan sederhana sebagai rasa duka cita atas terjadinya tragedi Kanjuruhan.
”Jadi nanti kegiatan akan difokuskan pada kegiatan beroriestasi keagamaan dan sosial, sebagai penghargaan kepada msyarakat,” ujarnya.
Dewanti juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memelihara persatuan dan kebersamaan yang dilandasi oleh budaya dan nilai kearifan lokal sebagaimana tertuang dalam makna filosofis semboyan lambang daerah Kota Batu.
“Kami berharap kekompakan, kebersamaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan tetap terjaga dalam setiap pelaksanaan tugas dalam melaksanakan kelancaran pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.
Usai itu, kegiatan dilakukan dengan kegiatan ziarah ke makam tokoh Bedah Karawang. Total ada 7 tokoh yang akan dikunjungi, di antaranya Mbah Mayangsari di Desa Pesanggrahan, Mbah Patok, Mbah Mbatu di Desa Bumiaji.
Selain itu, mereka juga akan menyambangi makam mantan Wali Kota Batu pertama, yakni (alm) H. Imam Kabul di TPU Sama’an Kota Malang; (alm) H Khudori di TPU Pare, Kediri; dan (alm) Mashun Abdurrahman di TPU Kecamatan Tumpang.
Tradisi ini dilakukan sebagai wujud penghormatan atas jasa para tokoh yang membangun Kota Batu hingga semaju sekarang. Agenda ini akan dilakukan oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan seluruh pejabat Forkopimda.
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























