Kota Batu, Tugumalang.id – Kepedulian terhadap seni dan budaya daerah menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Setidaknya harapan itu datang dari para pelaku seni dan budaya di Kota Batu terkait kriteria pemimpin yang mereka inginkan.
Sejauh ini, bursa nama calon Wali Kota Batu pada Pilkada 2024 telah memunculkan sejumlah sosok. Beberapa di antaranya adalah putra daerah seperti Nurochman (PKB), Ludi Tanarto (PKS) hingga Heli Suyanto (Gerindra).
Ketua Dewan Kesenian Kota Batu (DKB), Sunarto saat disodorkan nama-nama itu cukup tertarik. Hanya saja, ia berharap nanti sosok yang menjadi Wali Kota harus amanah dan memberi perhatian lebih terhadap eksistensi seni budaya Kota Batu.
Baca Juga: Menakar Kekuatan Bakal Calon Wali Kota Batu dari PDIP, Siapa Berpeluang Dapat Rekom?
”Seni dan budaya itu semacam menjadi tonggaknya daerah. Harapan saya, Wali Kota adalah orang yang mendukung penuh pemajuan kebudayaan dan memberikan ruang yang lebih berpihak kepada seniman,” kata Narto, Minggu (16/6/2024).
Narto berharap Perda Pemajuan Kebudayaan yang dititipkan insan seni budaya selama ini bisa menjadi perhatian lebih untuk segera direalisasikan. Dengan adanya Perda tersebut, eksistensi dan lokalitas budaya Kota Batu bisa terangkat dan berkembang seiring citra pariwisatanya.
Dengan dukungan pada lembaga yang mewadahi kelompok seni dan budayawan, ia yakin Kota Batu yang dipimpinnya menjadi kota wisata yang tetap berbasis pada kebudayaan.
Baca Juga: Daftar ke Partai Demokrat, Firhando Gumelar Panaskan Bursa Calon Wali Kota di Pilkada Kota Batu
Sejauh ini, menurutnya masih ada perhatian yang luput dari pemerintah terhadap bidang seni budaya. Ia menyebutkan jika permasalahan mangkraknya Gedung Kesenian Mbatu Aji menjadi fokus utama yang juga harus diselesaikan.
”Saya berharap Wali Kota terpilih merealisasikan Immendagri 5 A tahun 1993 dan Permendikbud 85 tahun 2013 terkait pembiayaan bagi Dewan Kesenian Daerah,” harapnya.
Secara umum pihaknya juga ingin sosok Wali Kota Batu yang membangun SDM, perekonomian hingga infrastuktur yang berpihak ke masyarakat kecil sehingga terjadi pemerataan ekomomi di semua elemen masyarakat.
“Saya rasa harapan tersebut bisa direaliasikan oleh sosok yang mengenal, lahir dan besar di Kota Batu. Jika dia adalah sosok putra daerah asli Kota Batu, saya kira dia akan paham luar dalam,” ujarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
editor: jatmiko




























