MALANG, Tugumalang.id – Mewujudkan komitmen dalam mendukung pendidikan global. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat internasional pada 10 Oktober 2025.
Menggandeng guru sekaligus praktisi internasional dari Eugeni d’Ors Secondary School Barcelona, Spanyol, Maria Sirvent Gomez. Kegiatan yang bertempat di IGTKI Kecamatan Klojen, Kota Malang ini diikuti puluhan guru PAUD se-Kota Malang.
Ketua Program Studi PG PAUD Unikama, Dr. Siti Muntomimah, M.Pd menekankan pentingnya kegiatan workshop pendidikan berskala internasional seperti ini untuk memperkaya khazanah keilmuan bagi para pendidik, khususnya guru PAUD.
Baca Juga: Unikama dan Kecamatan Sukun Sinergi Kembangkan UMKM dan Koperasi Merah Putih di Malang
“Kehadiran langsung seorang praktisi dari Eropa seperti Maria Sirvent Gomez bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga membangun jembatan budaya dan akademik,” kata Siti Muntomimah.
“Melalui workshop ini, kami berharap dapat membuka cakrawala baru bagi guru-guru PAUD di Malang untuk mengadopsi dan mengadaptasi praktik terbaik dari sistem pendidikan Spanyol, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran anak-anak kita,” imbuhnya.
Membedah Praktik Pedagogi di Spanyol
Kegiatan workshop ini difokuskan untuk membedah praktik pedagogi yang diterapkan di Spanyol, khususnya pada pendidikan anak usia dini.
Maria Sirvent Gomez dengan antusias memaparkan berbagai pendekatan inovatif dan kurikulum yang berpusat pada anak. Ia menjelaskan bagaimana pendidikan di Spanyol menekankan pada pengembangan keterampilan sosial, kreativitas, dan kemandirian anak melalui metode belajar sambil bermain.
Baca Juga: Guest Lecture Unikama Angkat Tema AI untuk Kreativitas Penulisan Ilmiah

Para peserta terlihat sangat antusias menyimak paparan yang memberikan perspektif segar dan berbeda dari sistem pendidikan yang biasa mereka terapkan.
Antusiasme peserta semakin terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak guru yang aktif bertanya tentang strategi mengatasi tantangan dalam pembelajaran, perbandingan sistem pendidikan Indonesia dan Spanyol, serta cara mengadaptasi metode tersebut dalam konteks budaya lokal Malang.
Selama kegiatan workshop, Maria memberikan pendampingan dan juga berbagi pengalamannya dalam mengelola kelas di Barcelona. Interaksi dua arah ini menciptakan dinamika belajar yang hidup dan sangat aplikatif.
Membuka Jendela Kolaborasi Internasional
Kegiatan workshop dalam bingkai pengabdian masyarakat bertaraf internasional ini diharapkan tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga membuka jendela kolaborasi internasional bagi guru-guru PAUD di Malang.
Dosen-dosen PG PAUD Unikama yang turut mendampingi berharap workshop semacam ini dapat menjadi trigger bagi para guru untuk terus berinovasi.
“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Namun dapat dikembangkan dalam bentuk pertukaran budaya atau program kolaborasi virtual antara siswa PAUD Malang dan sekolah-sekolah di Spanyol,” jelas Siti.
Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini ditutup dengan pembagian sertifikat dan foto bersama. Para peserta mengaku sangat terbantu dan terinspirasi dengan materi yang diberikan.
Mereka berharap akan ada kelanjutan dan workshop serupa di masa mendatang yang membahas aspek pedagogi negara lain.
Keberhasilan acara ini menegaskan peran strategis Unikama, khususnya PG PAUD dalam menjadi garda terdepan peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kota Malang melalui perspektif global.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A


















