Malang, Tugumalang.di – Gunung Semeru kembali erupsi pada Rabu (19/1/2025) sekitar pukul 16.00. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu menyemburkan awan panas sejauh 14 kilometer hingga mencapai Jembatan Gladak Perak di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Pada pukul 17.00, status aktivitas Semeru meningkat dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas). Dalam video warga yang beredar, awan panas tampak meluncur cepat mengikuti aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Lagi Sampai Langit Pekat, Warga Mengungsi
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, memastikan wilayah Malang bagian timur belum terdampak erupsi.
“Sementara belum ada laporan terkait dampak erupsi di wilayah Kabupaten Malang. Kami masih terus menggali informasi,” ujarnya.
Warga yang bermukim di sekitar Semeru diminta tidak beraktivitas dalam radius 2,5 kilometer dari puncak. Zona tersebut rawan lontaran batu pijar dan material vulkanik.
Baca juga: Imbas Cuaca Ekstrem, Penutupan Jalur Pendakian Gunung Semeru Diperpanjang
Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Semeru. Hingga kini, kawasan sekitar Jembatan Gladak Perak telah dikosongkan karena telah dilalui awan panas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























