Sabtu, Oktober 24, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Gregetan Isu Kesehatan Mental, Dosen dan Mahasiswa FEB Unisma Hadirkan Aplikasi UME

Redaksi by Redaksi
Agustus 16, 2023 1:42 pm
in Pendidikan
Dekan FEB Unisma, Nur Diana, bersama Alfiyan Budi Primanto, dosen FEB Unisma dan Mahasiwa Penemu Aplikasi UME Berbasis Artificial Intelligence dalam Program NgoBAS SME FEB Unisma.

Dekan FEB Unisma, Nur Diana, bersama Alfiyan Budi Primanto, dosen FEB Unisma dan Mahasiwa Penemu Aplikasi UME Berbasis Artificial Intelligence dalam Program NgoBAS SME FEB Unisma. Foto/dok Unisma

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Masalah kesehatan mental sering dihadapi oleh remaja. Riset dari The Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) dan Universitas Gadjah Mada menunjukkan sekitar 2,45 juta remaja Indonesia mengalami gangguan jiwa pada tahun 2021.

Survei Kesehatan Mental Remaja Nasional Indonesia juga mengungkapkan bahwa 15,5 juta remaja (34,9 persen) menghadapi masalah kesehatan mental dan 2,45 juta remaja (5,5 persen) mengalami gangguan mental.

READ ALSO

Gelar Seminar Blok Kesehatan, FK Unisma Kaji Keselamatan Kerja Industri

Mahasiswa Asal Donomulyo Jadi Lulusan Terbaik Unikama 2026, IPK 3,99

Mahasiswa sebagai remaja juga sangat rentan mengalami masalah kesehatan mental. Tingkat stres yang tinggi di kalangan mahasiswa perlu mendapat perhatian, karena dapat berdampak pada kesejahteraan fisik dan emosional mereka.

Baca Juga: Peduli Pendidikan, FEB Unisma Gelar ToT Digital Marketing dan Entrepreneurship bagi Guru SMK NU Gondanglegi 

Stres yang tinggi bisa mengganggu fokus dan konsentrasi dalam belajar, berujung pada penurunan prestasi akademik, keseimbangan emosional dan hubungan sosial.

Aplikasi UME Berbasis Artificial Intelligence. Foto/dok Unisma

Dalam Acara Ngobas SME FEB Unisma pada episode 18 yang ditayangkan pada FEBUNISMAMALANG-TV sengaja menghadirkan dosen dan mahasiswa FEB Unisma yang berhasil menciptakan prototipe aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan mental mahasiwa.

Acara yang dipandu oleh ketua SME, Denny Chandra Kirana dan Erfan Effendy SPd. MPd ini mengulas temuan inovasi dan kreatif berbasis Artificial Intelligence (AI) bertempat di Lounge Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang.

Baca Juga: FEB Unisma Sukses Gelar Konferensi Internasional KRA X 2023

“Sayangnya, banyak yang kurang menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental di kalangan remaja. Hanya sedikit remaja (2,6 persen) yang mencari bantuan melalui konseling emosi dan perilaku,” jelas Diva Mulki Bintang Aulia.

“Biaya konsultasi yang tinggi dan stigma terkait mencari bantuan psikolog (sering dianggap pribadi yang lemah) menjadi hambatan dalam mendeteksi dini gangguan kesehatan mental,” tambah Lutfia Fatma Ningrum dan Yulianda.

Ketiganya merupakan mahasiswa program studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang.

Menghadapi fenomena tersebut, FEB Unisma mengambil inisiatif dengan menciptakan prototipe aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan mental siswa.

“Penggunaan kecerdasan buatan dan machine learning memungkinkan pengguna untuk melakukan deteksi dini dan prediksi potensi gangguan mental siswa pada masa depan,” jelas Dosen pengampu mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM), Alfian B. Primanto, SAB, MBA, CPM(A).

Baca Juga: FEB UNISMA Gandeng LSP TIK Gelar Sertifikasi Kompetensi TIK Mahasiswa Untuk Membangun Karakter 4.0

Alfiyan Budi Primanto SAB, MBA, CPM, dosen FEB Unisma.
Alfiyan Budi Primanto SAB, MBA, CPM, dosen FEB Unisma. Foto/dok Unisma

“Jujur saya terkejut dengan antusiasme mahasiswa dalam mempelajari ilmu praktikal (koding) dan pembuatan aplikasi, dikarenakan mayoritas mereka memang tidak memiliki latar belakang teknis pemrograman, cukup menyenangkan melihat mahasiswa FEB Unisma semangat keluar dari zona nyamannya,” tambah dosen berkacamata ini.

Firyal Hasna Salsabila, mahasiswi program studi Manajemen FEB Unisma, pada sesi demo prototipe menjelaskan bahwa aplikasi yang mereka ciptakan memiliki berbagai fitur yang diyakini akan membantu para pengguna.

Fitur-fitur tersebut meliputi fitur curhat bebas dengan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan, grafik suasana hati bersejarah, lantunan ayat-ayat suci, salawat, doa, dan zikir yang memberikan ketenangan dan kekuatan spiritual, serta pengingat harian sebagai penambah semangat.

Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan alat bantu akademik, seperti fitur parafrase, terjemahan, dan pencarian ide riset untuk membantu mahasiswa menyelesaikan tugas-tugas akademik mereka.

Poster acara Ngobas FEB Unisma. Foto/dok Unisma

“Dari penugasan mata kuliah ini, saya belajar tidak hanya teori, tetapi juga cara efektif dalam berkomunikasi dan berkolaborasi sebagai bagian tim,” lanjut mahasiswi asal Malang tersebut.

Lebih lanjut, kompleksitas dalam penggabungan teori ke dalam tugas riil juga dirasakan selama proses penugasan. “Tugas ini benar-benar menantang bagi seseorang seperti saya yang tidak pernah mengenal bahasa pemrograman. Di satu sisi, saya bersemangat setiap minggu untuk belajar hal-hal baru, tetapi di sisi lain, ada ketakutan jika tugas ini gagal,” tambah Ivan Fachrur Kurniawan, mahasiswa program studi Manajemen FEB Unisma angkatan 2021.

Hal senada juga diungkapkan Adi Setiyawan, mahasiswa program studi Akuntansi FEB Unisma angkatan 2021. “Jujur saja, ini tidak mudah dan semuanya di luar ekspektasi saya. Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan mendapatkan pemahaman nyata tentang pemrograman dalam mata kuliah SIM, mengingat latar belakang saya dari jurusan Akuntansi,” kata dia.

Selanjutnya, mahasiswa asal Blitar ini menjelaskan mengapa prototipe aplikasi ini dinamai UME. “Setelah berdiskusi dengan dosen, nama UME terpilih karena memiliki makna yang luas. Pertama, bisa dibaca sebagai ‘umi’ (artinya ibu dalam bahasa Arab), bisa juga dibaca sebagai ‘youme’ (artinya kamu dan aku), atau bisa juga dibaca sebagai ‘understand me’ (artinya pahami aku). Semua dipikirkan dengan matang, tidak hanya kode dalam prototipe, tetapi juga nama dan warna yang membuat suasana kelompok menjadi hidup,” kata dia.

Nur Diana SE MSi, selaku Dekan FEB Unisma, memberikan apresiasi yang tinggi atas pencapai dosen FEB Unisma Alfiyan Budi Primanto SAM, MBA (CPM) beserta tim mahasiswanya. Dia menganggap mereka telah memberikan karya inovasi dan kreatif hingga mampu mempermudah kinerja program studi maupun dosen pembimbing akademik.

Utamanya, dalam mendeteksi problem beban kinerja mahasiwa dan tingkat kesehatan mental mahasiwa yang selama ini banyak diabaikan. Padahal keberhasil mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi juga dipengaruhi oleh faktor tingginya beban kerja berupa pengambilan mata kuliah atau praktikum yang sangat tinggi sehingga mengganggu kesehtaan mental mahasiswa.

Ini menjadi bidikan dan fokus utama bagi program studi yang ada di FEB Unisma agar mendukung keberhasilan mahasiswa dalam mencapai tujuannya. Diana juga sangat antusias atas komitmen yang telah diberikan oleh seluruh civitas akademika.

“Pencapaian prestasi Program studi dibawha naungan FEB Unisma tidak berhenti pada akreditasi Internasional FIBAA dan pencapaian Unggul dari LAMEMBA. Kami juga menawarkan berbagai program unggulan, mulai dari memperkuat wawasan akademik dengan narasumber yang memiliki reputasi global hingga peluang pertukaran pelajar internasional,” katanya.

Adapun terkait peningkatan kompetensi dan keahlian, pihaknya tidak hanya memberikan sertifikasi kemampuan standar nasional dan internasional bagi para lulusan, tetapi juga memberikan penguatan keahlian konkret untuk mendukung portfolio proyek mereka agar semakin relevan dengan kebutuhan industri yang semakin kompleks.

“Kami benar-benar memiliki kesungguhan hati dalam mempersiapkan komptensi calon lulusan yang memenuhi tuntuntan Era 5.0. Oleh karena itu, mari bergabung dengan FEB Unisma, yang kaya akan pengalaman akademik yang unggul, berkualitas, berdaya saing internasional tapi tetap menyenangkan dalam proses pembelajarannya,” ujar Dekan yang aktif berinovasi dalam berbagai agenda perkembangan fakultas dan telah bereputasi global itu.

Reporter: Manda

Editor: Herlianto. A

Tags: Aplikasi UMFEB UnismaIsu Kesehatan mentalUnisma Malang

Related Posts

Gelar Seminar Blok Kesehatan, FK Unisma Kaji Keselamatan Kerja Industri
Advertorial

Gelar Seminar Blok Kesehatan, FK Unisma Kaji Keselamatan Kerja Industri

Sabtu, 24 Okt 2026
Mahasiswa Asal Donomulyo Jadi Lulusan Terbaik Unikama 2026, IPK 3,99
Advertorial

Mahasiswa Asal Donomulyo Jadi Lulusan Terbaik Unikama 2026, IPK 3,99

Jumat, 23 Okt 2026
Program Afirmasi Unikama, 119 Guru PAUD Senior Segera Diwisuda
Advertorial

Program Afirmasi Unikama, 119 Guru PAUD Senior Segera Diwisuda

Jumat, 23 Okt 2026
Empat Prodi Polinema Jalani Candidacy Visitation IACBE
Advertorial

Empat Prodi Polinema Jalani Candidacy Visitation IACBE

Jumat, 23 Okt 2026
Sejumlah santri dan alumni dalam acara Pentas Kenangan, kamis malam (23/10/2026). Foto: Irham Thoriq
Pendidikan

Ketika Alumni Ponpes RU 1 Bercerita, Berkah yang Terus Mengalir dan Jangan Sakiti Hati Guru!

Jumat, 23 Okt 2026
ITN Malang Garap RDTR Kota Banjar, Hadirkan Solusi Penataan Ruang Berbasis Potensi Lahan
Pendidikan

ITN Malang Garap RDTR Kota Banjar, Hadirkan Solusi Penataan Ruang Berbasis Potensi Lahan

Jumat, 23 Okt 2026
Next Post
Sosok Puguh Wiji Pamungkas, anak desa yang sukses bangun usaha dari nol.

Viral di Infomalangraya, Begini Sosok Puguh Wiji Pamungkas

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.