Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Filsafat untuk Gen Z: Unikama Hadirkan Kearifan Lokal sebagai Fondasi Berpikir Kritis

Redaksi by Redaksi
September 27, 2025 1:57 pm
in Pendidikan
Penyerahan cinderamata dari pihak Unikama kepada narasumber dalam acara Studium Generale PKKMB Unikama 2025./Foto: Dok. Unikama

Penyerahan cinderamata dari pihak Unikama kepada narasumber dalam acara Studium Generale PKKMB Unikama 2025./Foto: Dok. Unikama

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar acara Studium Generale Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 yang mengusung tema Berpikir Kritis dan Filosofis Berbasis Kearifan Lokal, pada hari Jumat (26/9/2025).

Digelarnya acara ini menandai komitmen Unikama untuk membangun fondasi akademik yang tidak sekedar mengejar ilmu, tetapi juga merenungkan hakikat pengetahuan itu sendiri.

READ ALSO

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

English for Unisma Ambassador 2026 Resmi Ditutup, LPBA-BIPA Cetak Talenta Public Speaking

Kegiatan Studium Generale dibuka oleh Wakil Rektor I Unikama, Dr. Choirul Huda, M.Si, dalam sambutannya ia menekankan pentingnya menanamkan budaya akademik yang kritis dan reflektif sejak dini.

Baca Juga: Dosen Unikama Kembangkan Telur Asin Wagir jadi Kerupuk, Peternak dapat Pakan Modern

Gelar acara Studium Generale PKKMB 2025, Unikama tanamkan berpikir kritis kepada mahasiswa. /Foto: Dok. Unikama.
Gelar acara Studium Generale PKKMB 2025, Unikama tanamkan berpikir kritis kepada mahasiswa. /Foto: Dok. Unikama.

Choirul memaparkan bahwa pembentukan karakter akademik mahasiswa harus dimulai dari hari pertama mereka di kampus.

“Membangun tradisi berpikir kritis dan reflektif adalah fondasi untuk menciptakan ilmuwan dan profesional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki kedalaman moral dan spiritual,” tuturnya.

Hal ini menunjukkan bahwa Unikama tidak ingin mahasiswanya menjadi penghafal teori, melainkan insan yang mampu merenungkan dan mengkontekstualisasikan ilmu dalam kehidupan.

Baca Juga: Kerja Sama Strategis Unikama dan UTHM Malaysia, Perkuat Tri Dharma Lintas Negara

Pose bersama jajaran pimpinan kampus Unikama bersama narasumber dalam acara Studium Generale. /Foto: Dok. Unikama.
Pose bersama jajaran pimpinan kampus Unikama bersama narasumber dalam acara Studium Generale. /Foto: Dok. Unikama.

Kehadiran pendiri STF Al-Farabi Malang, Gus Ach. Dhofir Zuhry sebagai narasumber utama membawa diskusi pada tingkat lebih dalam. Pria yang akrab disapa Gus Dhofir memaparkan bagaimana filsafat, yang sering dianggap abstrak, justru dapat menjadi pisau bedah untuk menganalisis dinamika zaman.

“Filsafat mengajarkan kita untuk tidak menerima informasi begitu saja. Dalam konteks kearifan lokal, pendekatan filosofis memungkinkan kita menyaring nilai-nilai universal dari tradisi untuk menjawab tantangan kekinian,” papar penulis buku Filsafat untuk Pemalas itu.

Dinamika acara menjadi semakin hidup dan atraktif berkat peran Engelbertus Kukuh Widijatmoko, M.Pd sebagai moderator. Dengan gaya komunikasi yang inspiratif dan dekat dengan generasi Z.

Ia berhasil menjadikan diskusi tentang pemikiran para filsuf dan ilmuwan modern menjadi sesuatu yang mudah dicerna dan relevan.

“Mahasiswa perlu diajak untuk berpikir kritis, tetapi tetap berakar pada kearifan lokal. Di situlah pentingnya dialog antara ilmu pengetahuan dan tradisi,” jelasnya.

Kegiatan Studium Generale itu lebih dari sekedar pengantar perkuliahan merupakan sebuah deklarasi, Unikama sebagai Kampus Multikultural menegaskan komitmennya untuk membekali mahasiswa dengan kerangka berpikir yang kritis, filosofis, dan menghargai nilai budaya lokal.

Melalui semangat PKKMB 2025, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara intelektual.

Tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mereka dipersiapkan untuk menghadapi tantangan global dengan percaya diri, sambil tetap berpijak pada identitas dan kearifan yang membentuk jati diri bangsa.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Berpikir KritisPKKMB UnikamaStudium GeneraleUNIKAMAuniversitas PGRI Kanjuruhan Malang

Related Posts

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan
Advertorial

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 9 Jul 2026
English for Unisma Ambassador
Advertorial

English for Unisma Ambassador 2026 Resmi Ditutup, LPBA-BIPA Cetak Talenta Public Speaking

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
Pendidikan

Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya

Rabu, 8 Jul 2026
Bangga! UIN Malang Raih Predikat Utama Kategori PTRG Award III Tahun 2026
Pendidikan

Bangga! UIN Malang Raih Predikat Utama Kategori PTRG Award III Tahun 2026

Rabu, 8 Jul 2026
B3ec887c 8aa2 43fb A6c9 575686601ed5
Pendidikan

Gandeng Panti Asuhan YASUKA, Tim Polinema Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Melalui Mentoring Usaha

Rabu, 8 Jul 2026
Tingkatkan Keselamatan dan Reduksi Blind Spot, Tim PKM Polinema Pasang Rambu Lalu Lintas Lensa Cembung
Pendidikan

Tingkatkan Keselamatan dan Reduksi Blind Spot, Tim PKM Polinema Pasang Rambu Lalu Lintas Lensa Cembung

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi pengawasan produksi makanan di SPPG yang ada di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Banyak Kasus Keracunan MBG, Disdikbud Kota Malang Perketat Pengawasan Produksi Makanan di SPPG

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.