MALANG, Tugumalang.id – Tim Dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) berinovasi mengembangkan produk pangan lokal di Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang agar bisa naik kelas.
Dikemas dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Tim Dosen Unikama membantu ibu-ibu PKK desa setempat mengolah produk unggulan berupa telur asin menjadi kerupuk telur asin.
Baca Juga: Tim PKM Unikama Kolaborasi dengan Guru BK Kediri Latih Kembangkan Konseling Digital Berbasis AI
Inovasi tersebut membuat produk olahan telur asin memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dan memiliki daya tarik bagi konsumen karena rasanya yang lebih gurih.
Mengusung tema Diversifikasi Produk Pangan dan Penguatan Peternakan Rakyat di Desa Mendalanwangi Melalui Pemberdayaan oleh Mahasiswa. Program ini merupakan hasil dari kolaborasi Unikama bersama Dosen Universitas Ma Chung Malang, yang diketuai Dr. Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani, S.Pt, M.M.

Dimas menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada inovasi produk pangan tetapi juga menyentuh sektor peternakan rakyat.
“Tujuan kami adalah mewujudkan kemandirian pangan dan ekonomi di tingkat desa. Kami melihat potensi besar pada produk telur asin dan peternakan kambing di sini (Desa Mendalanwangi), sehingga kami dampingi untuk diversifikasi usaha agar penghasilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat meningkat,” jelas Dimas, Senin (22/9/2025).
Inovasi Ganda untuk Kesejahteraan Desa
Kegiatan yang menyasar dua kelompok mitra sekaligus, yaitu ibu-ibu PKK dan peternak kambing Tani Sari Bumi VI, ini memberikan solusi nyata dan berkelanjutan.
Baca Juga: Yudisium Fakultas Peternakan Unikama 2025, Dekan Tekankan Jejaring dan Integritas
Bagi ibu-ibu PKK, program ini membuka peluang usaha baru dan menambah sumber pendapatan yang sebelumnya hanya bergantung pada penjualan telur asin biasa.

Untuk mendukung keberlanjutan produksi, Tim Dosen Unikama telah memberikan bantuan berupa freezer untuk menyimpan adonan. Rencananya, kelompok ini juga akan didukung dengan mesin pemotong adonan dan spinner peniris minyak, serta pendampingan untuk membuat toko online agar jangkauan pemasaran semakin luas.
Sedangkan untuk peternak kambing, kelompok peternak setempat mendapatkan teknologi untuk modernisasi pakan ternak.
“Tim pengabdi telah memberikan mesin chopper untuk pengolahan silase, yaitu pakan awetan dari hijauan yang sangat berguna saat musim kemarau. Ke depan, para peternak juga akan dilatih membuat wafer pakan ternak dan akan menerima bantuan alat berupa mixer, dishmill, serta mesin pencetak wafer,” terangnya.
Libatkan Peran Aktif Mahasiswa
Program ini turut melibatkan 21 mahasiswa Fapet Unikama angkatan 2022, memberikan mereka pengalaman lapangan yang berharga sekaligus mengasah kepekaan sosial dalam pemberdayaan masyarakat.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan pendanaan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kemendikbud Ristek tahun anggaran 2025 melalui skema pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa.
Tim Dosen Unikama mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Mendalanwangi, M.Sharoni, S.Pt atas dukungan dan kerja samanya, sehingga kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan lancar.
Unikama melalui Direktorat Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP3M) terus berkomitmen untuk menjadi garda terdepan, dalam menghadirkan solusi inovatif yang berdampak langsung bagi kemajuan masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























