MALANG – Industri film Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan pasca pandemi. Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memprediksi jumlah penonton film Indonesia akan mencapai 90 juta orang pada tahun 2025.
Optimisme tersebut disampaikan oleh Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, saat menghadiri sebuah acara di Malang Creative Center belum lama ini.
“Jumlah penonton film di Indonesia terus meningkat, bahkan setelah pandemi COVID-19. Negara-negara lain penontonnya belum pulih, tapi Indonesia justru tumbuh,” ujar Mahendra.
Baca juga: 5 Film Indonesia Terlaris 2025, dari Jumbo hingga Jalan Pulang
Menurutnya, pada tahun 2024 jumlah penonton film nasional telah mencapai 81 juta orang, dan tren positif ini diperkirakan terus berlanjut hingga menembus angka 90 juta penonton di tahun 2025.
Produksi dan Prestasi Film Indonesia Terus Meningkat
Selain peningkatan jumlah penonton, produksi film Indonesia juga mengalami pertumbuhan yang konsisten. Film-film karya anak bangsa kini semakin sering mendapat perhatian di kancah internasional.
“Kita sudah sering menjadi tuan rumah festival film internasional. Dulu kita yang meminta, sekarang justru diminta. Kita seperti putri cantik yang dilirik banyak pihak karena prestasi kita,” ungkap Mahendra.
Tak hanya itu, sineas Indonesia juga semakin diakui secara global. Tahun 2025 ini, tercatat ada lima sineas tanah air yang dipercaya menjadi juri di berbagai festival film internasional bergengsi.
Dukungan Pemerintah dan Dominasi Film Nasional di Pasar Domestik
Mahendra menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif pemerintah dalam membangun ekosistem perfilman yang sehat sejak tahun 2020. Melalui berbagai program seperti travel grant, passing fund, hingga laboratorium pengembangan film, Kemendikbudristek berupaya mendorong kemajuan industri film nasional dari berbagai sisi.
Baca juga: 5 Rekomendasi Film Indonesia Bertema Pendidikan, Nomor 5 Bikin Hati Terenyuh
Lebih jauh, ia menyebut bahwa film Indonesia kini telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dengan market share mencapai 70 persen di pasar domestik.
“Prestasi ini harus kita jaga agar film Indonesia terus menjadi pilihan utama masyarakat,” tegas Mahendra.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























