Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

FDA Sebut Udang Indonesia Berbahaya, Dosen UB: Masih Layak Dikonsumsi

Redaksi by Redaksi
September 8, 2025 4:59 pm
in News
Dosen UB

Dosen UB Prof. Mohammad Fajar. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Otoritas Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan peringatan agar masyarakat tidak mengonsumsi, menjual, atau menyajikan udang beku produksi Indonesia dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods).

Larangan tersebut dirilis pada situs resmi FDA sejak sebulan yang lalu karena ada dugaan kontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada sampel udang dari kontainer produk BMS Foods yang diekspor ke Amerika Serikat.

READ ALSO

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek

Temuan FDA mencatat kadar Cesium-137 (Cs-137) hanya sebesar 68 Bq/kg, jauh di bawah ambang batas intervensi resmi FDA yang mencapai 1.200 Bq/kg. Namun sebenarnya, kadar tersebut masih 17 kali lebih rendah dari batas yang dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Hal ini diamini oleh Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) Prof. Dr. Ir. Mohamad Fadjar, M.Sc. Menurut dia, secara ilmiah, temuan 68 Bq/kg ini masih sangat aman.

”Konsumen tidak perlu khawatir, udang Indonesia tetap layak dikonsumsi,” tegas Prof. Fadjar, Senin (8/9/2025).

Baca juga: Dosen UB: Bendera One Piece Adalah Ekspresi dan Kritik Sosial yang Dilindungi

Meski begitu, pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kedutaan Besar Amerika Serikat saat ini tengah melakukan investigasi mendalam.

Laporan final hasil investigasi diperkirakan akan keluar pada pertengahan September, dan akan menjadi dasar penjelasan resmi pemerintah kepada publik.

“Koordinasi antar-lembaga sudah berjalan baik. Pemerintah ingin memastikan informasi yang disampaikan ke masyarakat benar-benar akurat dan transparan,” ujarnya.

Menurutnya, indikasi awal menguatkan kontaminasi tidak berasal dari proses budidaya udang, pakan, maupun air tambak. Dugaan sementara mengarah pada fasilitas produksi PT BMS yang berada di kawasan industri Cikande, Serang.

“Artinya, kasus ini terjadi secara insidental, bukan masalah struktural pada budidaya udang nasional. Jadi tidak bisa digeneralisasi bahwa semua udang Indonesia terpapar radioaktif,” jelasnya.

Sebagai langkah pro aktif sementara, ekspor PT BMS ke Amerika Serikat ditangguhkan hingga hasil investigasi tuntas. Namun, Prof. Fadjar menekankan bahwa kasus ini hanya berdampak pada batch tertentu dan tidak memengaruhi perusahaan eksportir udang lainnya.

Baca juga: Tim Pengabdian Dosen UB Gelar Pelatihan Analisis Data Penelitian dengan Menggunakan SPSS

“Kita harus melihat proporsional. Industri udang nasional tetap memiliki standar mutu yang ketat, dan kasus ini hanyalah kejadian tunggal yang kini sedang ditangani serius,” katanya.

Prof. Fadjar menegaskan, udang merupakan salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia, sehingga keamanan dan kualitasnya selalu diawasi. Bahkan ia menuturkan jika reputasi udang Indonesia sudah lama diakui dunia.

”Hanya dengan satu kasus ini jangan sampai meruntuhkan kepercayaan pasar internasional. Justru ini momentum untuk memperkuat pengawasan,” jelasnya.

Atas adanya isu ini, ia mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi simpang siur.

“Udang Indonesia aman dikonsumsi. Mari kita tunggu hasil investigasi resmi pemerintah. Semua pihak kini bekerja keras menjaga kredibilitas industri ini,” tegasnya lagi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

 

Tags: Food and Drug Administrationkonsumsi udang indonesiaudang indonesia dilarang konsumsiuniversitas brawijaya. Ub malang

Related Posts

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting
News

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Kamis, 9 Jul 2026
Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek
News

Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek

Kamis, 9 Jul 2026
Ka Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara
News

Kepala Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
News

Rekam Jejak Alfi Nurhidayat, Dari Staf Lapangan hingga Resmi Jadi Sekda Kota Batu

Rabu, 8 Jul 2026
Anggota DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi saat melakukan serap aspirasi di wilayah Lowokwaru. (Foto/M Sholeh)
News

Warga Lowokwaru Kota Malang Keluhkan Kabel Semrawut hingga Minim RTH 

Rabu, 8 Jul 2026
Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan
News

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Selasa, 7 Jul 2026
Next Post
Ketua DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Minta Distribusi Seragam Sekolah Gratis Lebih Tepat Sasaran

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.