Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

FDA Sebut Udang Indonesia Berbahaya, Dosen UB: Masih Layak Dikonsumsi

Redaksi by Redaksi
September 8, 2025 4:59 pm
in News
Dosen UB

Dosen UB Prof. Mohammad Fajar. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Otoritas Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan peringatan agar masyarakat tidak mengonsumsi, menjual, atau menyajikan udang beku produksi Indonesia dari PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods).

Larangan tersebut dirilis pada situs resmi FDA sejak sebulan yang lalu karena ada dugaan kontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada sampel udang dari kontainer produk BMS Foods yang diekspor ke Amerika Serikat.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Temuan FDA mencatat kadar Cesium-137 (Cs-137) hanya sebesar 68 Bq/kg, jauh di bawah ambang batas intervensi resmi FDA yang mencapai 1.200 Bq/kg. Namun sebenarnya, kadar tersebut masih 17 kali lebih rendah dari batas yang dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Hal ini diamini oleh Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) Prof. Dr. Ir. Mohamad Fadjar, M.Sc. Menurut dia, secara ilmiah, temuan 68 Bq/kg ini masih sangat aman.

”Konsumen tidak perlu khawatir, udang Indonesia tetap layak dikonsumsi,” tegas Prof. Fadjar, Senin (8/9/2025).

Baca juga: Dosen UB: Bendera One Piece Adalah Ekspresi dan Kritik Sosial yang Dilindungi

Meski begitu, pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kedutaan Besar Amerika Serikat saat ini tengah melakukan investigasi mendalam.

Laporan final hasil investigasi diperkirakan akan keluar pada pertengahan September, dan akan menjadi dasar penjelasan resmi pemerintah kepada publik.

“Koordinasi antar-lembaga sudah berjalan baik. Pemerintah ingin memastikan informasi yang disampaikan ke masyarakat benar-benar akurat dan transparan,” ujarnya.

Menurutnya, indikasi awal menguatkan kontaminasi tidak berasal dari proses budidaya udang, pakan, maupun air tambak. Dugaan sementara mengarah pada fasilitas produksi PT BMS yang berada di kawasan industri Cikande, Serang.

“Artinya, kasus ini terjadi secara insidental, bukan masalah struktural pada budidaya udang nasional. Jadi tidak bisa digeneralisasi bahwa semua udang Indonesia terpapar radioaktif,” jelasnya.

Sebagai langkah pro aktif sementara, ekspor PT BMS ke Amerika Serikat ditangguhkan hingga hasil investigasi tuntas. Namun, Prof. Fadjar menekankan bahwa kasus ini hanya berdampak pada batch tertentu dan tidak memengaruhi perusahaan eksportir udang lainnya.

Baca juga: Tim Pengabdian Dosen UB Gelar Pelatihan Analisis Data Penelitian dengan Menggunakan SPSS

“Kita harus melihat proporsional. Industri udang nasional tetap memiliki standar mutu yang ketat, dan kasus ini hanyalah kejadian tunggal yang kini sedang ditangani serius,” katanya.

Prof. Fadjar menegaskan, udang merupakan salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia, sehingga keamanan dan kualitasnya selalu diawasi. Bahkan ia menuturkan jika reputasi udang Indonesia sudah lama diakui dunia.

”Hanya dengan satu kasus ini jangan sampai meruntuhkan kepercayaan pasar internasional. Justru ini momentum untuk memperkuat pengawasan,” jelasnya.

Atas adanya isu ini, ia mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi simpang siur.

“Udang Indonesia aman dikonsumsi. Mari kita tunggu hasil investigasi resmi pemerintah. Semua pihak kini bekerja keras menjaga kredibilitas industri ini,” tegasnya lagi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

 

Tags: Food and Drug Administrationkonsumsi udang indonesiaudang indonesia dilarang konsumsiuniversitas brawijaya. Ub malang

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Ketua DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Minta Distribusi Seragam Sekolah Gratis Lebih Tepat Sasaran

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.