MALANG, Tugumalang.id – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (FPsi UM) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM menggelar workshop Administrasi Alat Tes Psikologi pada Sabtu (14/6/2025).
Kegiatan workshop tersebut dalam rangka meningkatkan profesionalisme administrasi psikodiagnostik sarjana psikologi, khususnya alumni UM.
Sebanyak 28 peserta yang merupakan alumni FPsi UM angkatan 2019 dan 2020 mengikuti workshop tersebut. Kegiatan workshop bertempat di Gedung B4 Fakultas Psikologi UM, dengan panitia adalah dosen, staf, dan mahasiswa yakni Sri Andayani, M.Psi, Psikolog, Laila Indra Lestari, S.Psi, M.A, Naila Naswa Salsabila, Aisyah Salsabila Aziz, dan Nailah Zulfa Khairunnisa.
Baca Juga: Luar Biasa! Universitas Negeri Malang Masuk 15 Kampus Terbaik Indonesia Versi THE AUR 2025

Fokus Pada Peningkatan Keterampilan
Workshop ini fokus pada meningkatkan keterampilan, sehingga lebih banyak kegiatan praktik dibandingkan teori. Materi awal yang diberikan oleh Pravissi Shanti, M.Psi., Psikolog adalah mengenai etika profesi untuk memastikan administrasi tes psikologi dilaksanakan dengan standar agar hasil valid dan reliabel.
Baca Juga: Universitas Negeri Malang Raih Peringkat 9 Nasional Skor Sitasi SINTA 2025
Selanjutnya materi tentang tes kecerdasan diberikan oleh Farah Farida Tantiani, M.Psi., Psikolog. Materi tes kecerdasan diisi dengan role-play, mulai dari bagaimana memberikan lembar jawaban dan buku tes, administrasi tes, hingga simulasi skoring dari kasus yang diberikan.

Materi ketiga adalah tes kepribadian yang dipaparkan oleh Dr. Ike Dwiastuti, M.Psi., Psikolog. Selain cara instruksi dan skoring tes, materi ini diawali dengan konsep dasar kepribadian, sehingga mendapatkan pemahaman yang tepat.
Materi terakhir adalah tes sikap kerja yang dijelaskan oleh Dwi Nikmah Puspitasari, M.Psi., Psikolog. Kegiatan menarik pada materi ini adalah para peserta praktik mengerjakan tes dengan sebenarnya.
Respons dan Tantangan bagi Alumni FPsi UM di Masa Pandemi Covid-19
Kegiatan pengabdian ini digagas sebagai respons atas tantangan yang dihadapi alumni sarjana psikologi angkatan 2019 dan 2020, yang merupakan angkatan era pandemi covid-19.
Hasil survei memperlihatkan bahwa pengguna lulusan sarjana psikologi seringkali mencari kandidat karyawan yang memahami maupun mampu mengaplikasikan alat tes psikologi, mampu skoring, hingga memahami interpretasi alat tes psikologi tersebut.
Kemampuan ini digunakan dalam proses rekrutmen dan pemetaan kompetensi para karyawan dalam perusahaan atau lembaga. Namun saat pandemi, perkuliahan dilakukan dengan metode online atau dalam jaringan (daring).
“Metode ini belum optimal dalam melatih keterampilan administrasi alat tes psikologi. Dengan demikian, bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan sarjana psikologi UM, maka diadakan workshop administrasi alat tes psikologi,” tutur Sri Andayani, M.Psi, Psikolog selaku Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) FPsi UM.
Antusiasme Peserta
Para peserta antusias dan berpartisipasi aktif dengan semua kegiatan workshop. Tanya jawab interaktif juga menjadi ajang konsultasi bagaimana menyikapi permasalahan di tempat kerjanya.
Salah satu peserta, Salsabila Febriyanti Subandi turut memberikan pendapatnya terkait dengan workshop yang digelar Tim PKM FPsi UM. Ia merasa terbantu dengan wawasan yang disampaikan oleh narasumber.
“Pelatihan sangat membantu untuk memahami materi, mengadministrasikan, dan skoring alat tes psikologi serta interpretasi umumnya.” ujarnya.
Selain itu, peserta juga merasa workshop yang dilaksanakan dengan metode interaktif, insightful, materi-materinya yang sangat informatif, dapat menjadi bekal bekerja sebagai Human Resources (HR).
Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta mengenai alat-alat tes psikologi, baik dari konsep, cara administrasi, dan cara skoring.
Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan ini, para peserta yang merupakan alumni angkatan era pandemi lebih percaya diri menghadapi tuntutan dunia kerja terkait alat tes psikologi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























