Tugumalang.id – Bangun Bangsa berkolaborasi dengan Ngalup.co mengencarkan program inkubasi Empower Academy di Malang Creative Center (MCC). Program inkubasi itu fokus mengaktivasi pemberdayaan potensi disabilitas di Malang melalui praktik memasak olahan kuliner.
Setidaknya, ada sekitar 24 penyandang disabilitas yang turut serta dalam kegiatan itu. Mereka dengan antusias belajar cara membuat olahan kuliner, salah satunya yakni cwie mie. Tentu tujuannya untuk menambah keterampilan para penyandang disabilitas.
Baca Juga: Gabung Community Ngalup.co, Raih Funding Sampai Ikut Ajang Internasional
Adapun dalam prakteknya, pembuatan cwie mie dirancang dengan resep sederhana yang mudah dipahami dan dipraktekkan oleh para peserta yakni penyandang disabilitas. Tentu dengan tetap menjunjung kualitas cita rasa.

Menariknya, para penyandang disabilitas juga diajari soal resep, bahan bahan, strategi memasak, penyajian, penjualan, menghitung HPP hingga mendapat proyeksi laba dari setiap bungkus kuliner cwie mie yang akan dijual. Yang pasti, pematerinya dari praktisi pengusaha kuliner.
“Kami memberikan praktik langsung mulai dari awal hingga akhir. Mereka bisa memasak secara langsung. Mulai dari mempersiapkan bahan, menghitung HPP, strategi memasak, membuat garnish yang menarik, menata makanan dalam packaging hingga aman ke tangan konsumen,” kata Suwono, salah satu pemateri dari pengusaha kuliner.
Baca Juga: Community Binaan Ngalup.co Dapat Pendanaan dari US

Pendekatan ini menurutnya sangat memungkinkan bagi para penyandang disabilitas untuk belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri dalam menguasai keterampilan baru di bidang kuliner. Sehingga kedepan, mereka bisa membuat usaha yang mandiri.
Terlebih, kata Suwono, materi yang disampaikan memiliki nilai penting karena dapat menjadi inspirasi untuk memulai usaha sendiri.
Dengan mengembangkan ide bisnis seperti ini, para penyandang disabilitas memiliki peluang untuk mandiri secara finansial dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Selain memberikan keterampilan baru, kami berharap dengan praktik ini mereka bisa berjualan Cwie Mie untuk mendukung kemandirian finansial,” ujarnya.
Sebagai informasi, Empower Academy merupakan salah satu program inkubasi bisnis yang diprakarsai oleh Bangun Bangsa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan individu penyandang disabilitas dan komunitas marginal dengan keterampilan bisnis hingga mencapai kemandirian finansial.
“Kegiatan ini hadir untuk membantu para penyandang disabilitas atau komunitas dan individu yang terpinggirkan untuk meningkatkan keterampilan bisnis mereka melalui pelatihan dan program pendampingan bisnis dan digitalisasi,” kata Andina Paramitha, CEO Ngalup.co.
Dikatakan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama delapan bulan kedepan dengan melibatkan 24 disabilitas dari Komunitas Linksos untuk berkarya, baik yang sudah memiliki bisnis maupun yang belum memiliki bisnis.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini, teman teman disabilitas bisa meningkatkan keterampilan bisnis. Sehingga penyandang disabilitas dapat memberikan kontribusi yang unik. Yang tidak hanya bermanfaat bagi organisasi tetapi juga bagi perkembangan sosial dan teknologi secara keseluruhan,” tuturnya.
Salah satu peserta, yakni Sih Pramuji mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, materi dan praktik yang diajarkan di kelas tersebut cukup mudah dipraktekkan.
“Saya sempat mencoba masak nasi goreng. Resepnya simple dan memasaknya mudah,” kata dia.
“Kalau praktik langsung senang, bisa langsung memahami. Saya kepikiran untuk membuat bisnis nasi goreng ini,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























