Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Empower Academy Aktifkan Pemberdayaan Potensi Disabilitas di Malang

Redaksi by Redaksi
Desember 9, 2024 1:53 pm
in News
Para peserta antusias mengikuti kelas memasak dalam program Empower Academy di MCC. (Foto/do. for TM).

Para peserta antusias mengikuti kelas memasak dalam program Empower Academy di MCC. (Foto/do. for TM).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bangun Bangsa berkolaborasi dengan Ngalup.co mengencarkan program inkubasi Empower Academy di Malang Creative Center (MCC). Program inkubasi itu fokus mengaktivasi pemberdayaan potensi disabilitas di Malang melalui praktik memasak olahan kuliner.

Setidaknya, ada sekitar 24 penyandang disabilitas yang turut serta dalam kegiatan itu. Mereka dengan antusias belajar cara membuat olahan kuliner, salah satunya yakni cwie mie. Tentu tujuannya untuk menambah keterampilan para penyandang disabilitas.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Baca Juga: Gabung Community Ngalup.co, Raih Funding Sampai Ikut Ajang Internasional

Adapun dalam prakteknya, pembuatan cwie mie dirancang dengan resep sederhana yang mudah dipahami dan dipraktekkan oleh para peserta yakni penyandang disabilitas. Tentu dengan tetap menjunjung kualitas cita rasa.

Para peserta antusias mengikuti kelas memasak dalam program Empower Academy di MCC. (Foto/do. for TM).
Para peserta antusias mengikuti kelas memasak dalam program Empower Academy di MCC. (Foto/do. for TM).

Menariknya, para penyandang disabilitas juga diajari soal resep, bahan bahan, strategi memasak, penyajian, penjualan, menghitung HPP hingga mendapat proyeksi laba dari setiap bungkus kuliner cwie mie yang akan dijual. Yang pasti, pematerinya dari praktisi pengusaha kuliner.

“Kami memberikan praktik langsung mulai dari awal hingga akhir. Mereka bisa memasak secara langsung. Mulai dari mempersiapkan bahan, menghitung HPP, strategi memasak, membuat garnish yang menarik, menata makanan dalam packaging hingga aman ke tangan konsumen,” kata Suwono, salah satu pemateri dari pengusaha kuliner.

Baca Juga: Community Binaan Ngalup.co Dapat Pendanaan dari US

Para peserta antusias mengikuti kelas memasak dalam program Empower Academy di MCC. (Foto/do. for TM).
Para peserta antusias mengikuti kelas memasak dalam program Empower Academy di MCC. (Foto/do. for TM).

Pendekatan ini menurutnya sangat memungkinkan bagi para penyandang disabilitas untuk belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri dalam menguasai keterampilan baru di bidang kuliner. Sehingga kedepan, mereka bisa membuat usaha yang mandiri.

Terlebih, kata Suwono, materi yang disampaikan memiliki nilai penting karena dapat menjadi inspirasi untuk memulai usaha sendiri.

Dengan mengembangkan ide bisnis seperti ini, para penyandang disabilitas memiliki peluang untuk mandiri secara finansial dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Selain memberikan keterampilan baru, kami berharap dengan praktik ini mereka bisa berjualan Cwie Mie untuk mendukung kemandirian finansial,” ujarnya.

Sebagai informasi, Empower Academy merupakan salah satu program inkubasi bisnis yang diprakarsai oleh Bangun Bangsa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan individu penyandang disabilitas dan komunitas marginal dengan keterampilan bisnis hingga mencapai kemandirian finansial.

“Kegiatan ini hadir untuk membantu para penyandang disabilitas atau komunitas dan individu yang terpinggirkan untuk meningkatkan keterampilan bisnis mereka melalui pelatihan dan program pendampingan bisnis dan digitalisasi,” kata Andina Paramitha, CEO Ngalup.co.

Dikatakan, kegiatan tersebut akan berlangsung selama delapan bulan kedepan dengan melibatkan 24 disabilitas dari Komunitas Linksos untuk berkarya, baik yang sudah memiliki bisnis maupun yang belum memiliki bisnis.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, teman teman disabilitas bisa meningkatkan keterampilan bisnis. Sehingga penyandang disabilitas dapat memberikan kontribusi yang unik. Yang tidak hanya bermanfaat bagi organisasi tetapi juga bagi perkembangan sosial dan teknologi secara keseluruhan,” tuturnya.

Salah satu peserta, yakni Sih Pramuji mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, materi dan praktik yang diajarkan di kelas tersebut cukup mudah dipraktekkan.

“Saya sempat mencoba masak nasi goreng. Resepnya simple dan memasaknya mudah,” kata dia.

“Kalau praktik langsung senang, bisa langsung memahami. Saya kepikiran untuk membuat bisnis nasi goreng ini,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Bangun BangsadisabilitasEmpower Academyngalup.co

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Guru Rupian dan orang tua siswa (tengah) sepakat berdamai. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Kasus Guru Vs Murid di Dampit, Polemik di Sekolah Diharapkan bisa Dimediasi sebelum Dilaporkan ke Polisi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.