Malang – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang terus berupaya memperkuat sektor ketenagakerjaan melalui pelatihan berbasis industri. Salah satunya dengan menggelar pelatihan giling rokok yang diikuti oleh 100 peserta di El Hotel Karangploso, Senin (13/10/2025).
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan ditujukan untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap diserap industri rokok di wilayah Kabupaten Malang.

Kepala Disperindag Kabupaten Malang, M. Nur Fuad Fauzi, menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kerja di sektor rokok saat ini cukup tinggi. Berdasarkan data Disperindag, industri rokok di Kabupaten Malang membutuhkan sekitar 6.000 tenaga giling rokok, sementara tenaga kerja yang tersedia baru sekitar 1.000 orang.
“Rata-rata industri rokok di Kabupaten Malang masih membutuhkan tenaga giling untuk peningkatan produksi mereka,” ujar Fuad.
Baca juga: Manfaatkan DBHCHT, Disperindag Kabupaten Malang Latih 50 Perempuan Jadi Penggiling Rokok
Peserta dalam pelatihan kali ini merupakan calon karyawan PT Karya Bina Sentausa yang berlokasi di Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso. Mereka sebelumnya telah mengikuti program magang di perusahaan tersebut dan kini mendapat pelatihan lanjutan agar siap bekerja secara profesional.
“Awalnya mereka sudah dilatih sebagai tenaga magang. Sekarang dilatih lagi untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas,” jelasnya.
Fuad menambahkan, sepanjang tahun ini Disperindag telah melaksanakan 15 pelatihan keterampilan kerja dengan total 750 peserta. Setiap pelatihan diikuti maksimal 50 peserta agar proses pembelajaran lebih efektif.
Untuk pelatihan giling rokok kali ini, kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap sehingga jumlah total peserta mencapai 100 orang. Disperindag juga berencana menggelar sekitar 10 pelatihan tambahan hingga akhir tahun 2025 untuk memperluas kesempatan kerja masyarakat di berbagai sektor industri.
“Industri rokok di Kabupaten Malang sedang berkembang pesat dan membutuhkan banyak tenaga kerja. Bahkan ada beberapa perusahaan yang sudah berkirim surat ke kami untuk meminta pelatihan serupa,” tutur Fuad.
Baca juga: Disperindag Kabupaten Malang Gelar Pelatihan Linting Rokok SKT, Fokus Cetak Tenaga Terampil
Melalui program ini, Pemkab Malang berharap dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan daya saing industri lokal.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























