Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Dio Satya Biguna, Bos Mie Setan Usia 27 Tahun Sudah Jalankan 5 Unit Bisnis Sekaligus

Redaksi by Redaksi
Februari 28, 2021 7:08 pm
in Kuliner
Mie Setan - Dio Satya Biguna, Bos Mie Setan Usia 27 Tahun Sudah Jalankan 5 Unit Bisnis Sekaligus

Dio Satya Biguna, Bos Mie Setan, di atas mobil kesayangannya.(dok/pribadi).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Di usia yang masih belia, pengusaha muda asli Kota Malang. Dio Satya Biguna,  sudah menunjukkan perjalanan karir yang moncer di dunia bisnis. Bayangkan saja, di usia 27 tahun sudah bisa mengembangkan (scale up) 5 unit bisnis kuliner berbeda.

Salah satu unit bisnisnya bahkan sudah dikenal para foodies seantero Indonesia, sebut saja Mie Setan. Pelopor kuliner mie pedas yang berdiri sejak 2011 ini, bahkan telah memiliki 28 outlet resmi yang tersebar di kota-kota besar Indonesia.

READ ALSO

5 Kuliner Prancis yang Ikonik, dari Croissant hingga Ratatouille

4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas

Selain itu, pria pemilik akun instagram bernama @diosatya ini juga tercatat memiliki lini bisnis lain seperti Astep Bistro, Loteng Malang, Dialogi Café Pasuruan, hingga Gurih Malang. Semua lini bisnis itu ada di bawah naungan Enamsembilan Group.

Pria kelahiran Malang 15 Februari 1993 ini seolah menunjukkan bahwa ide-ide kreatif yang muncul dari di kala iseng justru berbuah langkah besar. Mie Setan contohnya, yang berawal dari tongkrongan komunitas sepeda fixie, salah satu olah raga favoritnya.

Hingga lambat laun tercetus ide untuk menyediakan makanan dan minuman. Untuk makanan, Dio terinspirasi dari jajanan kripik yang saat itu sedang nge-tren dikemas dengan level pedas bertingkat sesuai selera customer. Inilah yang kemudian Dio diadopsi dan juga diterapkan di kuliner mie bikinannya.

“Dan ternyata saat itu di outlet pertama di Jalan Bromo itu responnya positif, bahkan nge-hits banget. Rame banget, banyak yang suka. Bahkan, sampai sekarang jalan hampir 10 tahun juga masih ramai,” kata Dio ditemui di Astep Bistro, Minggu (28/2/2021).

Seiring waktu, dari 1 outlet di Kota Malang saja, kini Mie Setan telah tersebar di 28 kota-kota besar mulai Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya dan sebagainya. Kesuksesan ini tentunya tak didapat semudah membalikan tangan. Dio bahkan rela berhenti kuliah, demi fokus mengembangkan Mie Setan.

Saat itu, buah hati pasangan orang tua yang juga pengusaha di Malang, Fredy dan Ony Susilowati ini mengaku ingin fokus mengembangkan Mie Setan yang diyakininya punya prospek menjanjikan. Hasilnya, pengorbanan Dio tak sia-sia. Bahkan, Dio bisa men-scale up hingga 5 lini bisnis berbeda dan menghidupi 800 lebih karyawan.

Menurut Dio, langkah kecil setiap orang itu sangat menentukan. Terpenting dari semua hal adalah berani mencoba dan terus belajar. ”Jangan melihat sesuatu dari untung ruginya dulu. Berani, coba dan pelajari. Soal untung rugi adalah hasil akhir. Sing penting yakin,” ujar penghobi otomotif dan golf ini.

Dio Satya menambahkan, riset mendalam sebelum memulai usaha juga cukup penting. Mulai dari riset lokasi, segmentasi pasar dan lain sebagainya. ”Kalau saya, selalu lihat tempatnya dulu, lalu saya riset cocoknya buat apa, targetnya gimana, pasarnya siapa, begitu,” terang anak kedua dari 4 bersaudara ini.

Terbaru, Dio Satya kembali menghadirkan bisnis kuliner lain. Namanya Gurih Malang, kuliner aneka nasi campur yang memang menyasar segmentasi untuk kalangan menengah ke bawah mulai pekerja hingga mahasiswa.

Kemudian, juga masih ada unit back-up rencana bisnis lain di sektor cafe dan bar seperti Astep Bistro dan Loteng Malang. Cocok bagi anak muda dan dewasa untuk hang out menghabiskan waktu melepas penat di akhir pekan.

Dihajar Pandemi, Dio Satya Tak Sampai Hati Pecat Karyawan

Gelombang PHK sejak pandemi merebak memang sering terjadi dimana-mana. Namun, efisiensi atau pemecatan karyawan itu tak sampai terpikir oleh Dio Satya, meski omzet penjualan terus merosot di angka 50-60 persen.

Dalam kondisi sulit itu, Dio Satya justru makin kreatif dengan membuat inovasi baru. Mie Setan dalam kemasan frozen (beku), agar pelanggan setianya tetap bisa menikmati tanpa harus ke luar rumah. Dari hasil itu digunakan sepenuhnya untuk membayar gaji karyawan.

Tak tanggung-tanggung, total ada sekitar 800 lebih karyawan di semua lini bisnis di bawah naungan Enamsembilan Grup yang harus dihidupi. ”Uang pribadi akhirnya sampai ikut ke luar buat gaji karyawan. Saya gak sampai hati untuk mecat-mecat gitu. Mereka pasti juga punya keluarga yang juga harus dihidupi,” kisahnya.

Dio menuturkan, hal itu dia lakukan semata-mata adalah kewajiban. Sebagaimana mestinya manusia untuk bertahan hidup. Dalam bertahan hidup, lanjut dia, juga harus bermanfaat bagi sesama. ”Karena menurut saya, sebagus-bagusnya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.

Tags: kota malangMie Setanpandemi

Related Posts

Kuliner Prancis, maracons. Foto: Unsplash.com/Teo Zac
Kuliner

5 Kuliner Prancis yang Ikonik, dari Croissant hingga Ratatouille

Kamis, 15 Okt 2026
4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas
Kuliner

4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas

Minggu, 11 Okt 2026
5 Makanan Goreng Indonesia Masuk Top 50 Dunia Versi TasteAtlas
Kuliner

5 Makanan Goreng Indonesia Masuk Top 50 Dunia Versi TasteAtlas

Rabu, 7 Okt 2026
5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia
Kuliner

5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia

Rabu, 30 Sep 2026
5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih
Kuliner

5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih

Minggu, 27 Sep 2026
4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Kuliner

4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Minggu, 27 Sep 2026
Next Post
pcx160cc - Matic Besar Honda PCX160cc Siap Mengaspal di Malang

Matic Besar Honda PCX160cc Siap Mengaspal di Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.