Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Dio Satya Biguna, Bos Mie Setan Usia 27 Tahun Sudah Jalankan 5 Unit Bisnis Sekaligus

Redaksi by Redaksi
Februari 28, 2021 7:08 pm
in Kuliner
Dio Satya Biguna, Bos Mie Setan, di atas mobil kesayangannya.(dok/pribadi).

Dio Satya Biguna, Bos Mie Setan, di atas mobil kesayangannya.(dok/pribadi).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Di usia yang masih belia, pengusaha muda asli Kota Malang. Dio Satya Biguna,  sudah menunjukkan perjalanan karir yang moncer di dunia bisnis. Bayangkan saja, di usia 27 tahun sudah bisa mengembangkan (scale up) 5 unit bisnis kuliner berbeda.

Salah satu unit bisnisnya bahkan sudah dikenal para foodies seantero Indonesia, sebut saja Mie Setan. Pelopor kuliner mie pedas yang berdiri sejak 2011 ini, bahkan telah memiliki 28 outlet resmi yang tersebar di kota-kota besar Indonesia.

READ ALSO

5 Restoran Korea di Malang yang Populer dan Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

5 Cafe 24 Jam di Malang yang Nyaman untuk Mahasiswa dan Pekerja

Selain itu, pria pemilik akun instagram bernama @diosatya ini juga tercatat memiliki lini bisnis lain seperti Astep Bistro, Loteng Malang, Dialogi Café Pasuruan, hingga Gurih Malang. Semua lini bisnis itu ada di bawah naungan Enamsembilan Group.

Pria kelahiran Malang 15 Februari 1993 ini seolah menunjukkan bahwa ide-ide kreatif yang muncul dari di kala iseng justru berbuah langkah besar. Mie Setan contohnya, yang berawal dari tongkrongan komunitas sepeda fixie, salah satu olah raga favoritnya.

Hingga lambat laun tercetus ide untuk menyediakan makanan dan minuman. Untuk makanan, Dio terinspirasi dari jajanan kripik yang saat itu sedang nge-tren dikemas dengan level pedas bertingkat sesuai selera customer. Inilah yang kemudian Dio diadopsi dan juga diterapkan di kuliner mie bikinannya.

“Dan ternyata saat itu di outlet pertama di Jalan Bromo itu responnya positif, bahkan nge-hits banget. Rame banget, banyak yang suka. Bahkan, sampai sekarang jalan hampir 10 tahun juga masih ramai,” kata Dio ditemui di Astep Bistro, Minggu (28/2/2021).

Seiring waktu, dari 1 outlet di Kota Malang saja, kini Mie Setan telah tersebar di 28 kota-kota besar mulai Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya dan sebagainya. Kesuksesan ini tentunya tak didapat semudah membalikan tangan. Dio bahkan rela berhenti kuliah, demi fokus mengembangkan Mie Setan.

Saat itu, buah hati pasangan orang tua yang juga pengusaha di Malang, Fredy dan Ony Susilowati ini mengaku ingin fokus mengembangkan Mie Setan yang diyakininya punya prospek menjanjikan. Hasilnya, pengorbanan Dio tak sia-sia. Bahkan, Dio bisa men-scale up hingga 5 lini bisnis berbeda dan menghidupi 800 lebih karyawan.

Menurut Dio, langkah kecil setiap orang itu sangat menentukan. Terpenting dari semua hal adalah berani mencoba dan terus belajar. ”Jangan melihat sesuatu dari untung ruginya dulu. Berani, coba dan pelajari. Soal untung rugi adalah hasil akhir. Sing penting yakin,” ujar penghobi otomotif dan golf ini.

Dio Satya menambahkan, riset mendalam sebelum memulai usaha juga cukup penting. Mulai dari riset lokasi, segmentasi pasar dan lain sebagainya. ”Kalau saya, selalu lihat tempatnya dulu, lalu saya riset cocoknya buat apa, targetnya gimana, pasarnya siapa, begitu,” terang anak kedua dari 4 bersaudara ini.

Terbaru, Dio Satya kembali menghadirkan bisnis kuliner lain. Namanya Gurih Malang, kuliner aneka nasi campur yang memang menyasar segmentasi untuk kalangan menengah ke bawah mulai pekerja hingga mahasiswa.

Kemudian, juga masih ada unit back-up rencana bisnis lain di sektor cafe dan bar seperti Astep Bistro dan Loteng Malang. Cocok bagi anak muda dan dewasa untuk hang out menghabiskan waktu melepas penat di akhir pekan.

Dihajar Pandemi, Dio Satya Tak Sampai Hati Pecat Karyawan

Gelombang PHK sejak pandemi merebak memang sering terjadi dimana-mana. Namun, efisiensi atau pemecatan karyawan itu tak sampai terpikir oleh Dio Satya, meski omzet penjualan terus merosot di angka 50-60 persen.

Dalam kondisi sulit itu, Dio Satya justru makin kreatif dengan membuat inovasi baru. Mie Setan dalam kemasan frozen (beku), agar pelanggan setianya tetap bisa menikmati tanpa harus ke luar rumah. Dari hasil itu digunakan sepenuhnya untuk membayar gaji karyawan.

Tak tanggung-tanggung, total ada sekitar 800 lebih karyawan di semua lini bisnis di bawah naungan Enamsembilan Grup yang harus dihidupi. ”Uang pribadi akhirnya sampai ikut ke luar buat gaji karyawan. Saya gak sampai hati untuk mecat-mecat gitu. Mereka pasti juga punya keluarga yang juga harus dihidupi,” kisahnya.

Dio menuturkan, hal itu dia lakukan semata-mata adalah kewajiban. Sebagaimana mestinya manusia untuk bertahan hidup. Dalam bertahan hidup, lanjut dia, juga harus bermanfaat bagi sesama. ”Karena menurut saya, sebagus-bagusnya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.

Tags: kota malangMie Setanpandemi

Related Posts

5 Restoran Korea di Malang yang Populer dan Wajib Dicoba Pecinta Kuliner
Kuliner

5 Restoran Korea di Malang yang Populer dan Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

Selasa, 2 Jun 2026
Suasana Kotäsk Kaffe Co. di sore hari. (Foto: Instagram/ @kotask.kaffe)
Kuliner

5 Cafe 24 Jam di Malang yang Nyaman untuk Mahasiswa dan Pekerja

Senin, 1 Jun 2026
Rekomendasi sourdough di Malang yang menawarkan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam yang wajib dicoba pecinta roti. /Foto: Pinterest/The Sourdough Studio
Kuliner

Garing dan Lembut di Dalam! Rekomendasi Sourdough di Malang yang Wajib Dicoba

Kamis, 28 Mei 2026
Rekomendasi rujak uleg di Malang yang menawarkan cita rasa khas manis, pedas, gurih yang dijamin membuat lidah bergoyang. /Foto: Pinterest/Antika Wings
Kuliner

Rasa Petisnya Juara, Rekomendasi Rujak Uleg di Malang yang Bikin Lidah Bergoyang

Senin, 25 Mei 2026
Tepung Gluten
Kuliner

7 Jenis Tepung Gluten Free yang Aman untuk Alergi Gluten dan Pola Makan Sehat

Minggu, 24 Mei 2026
Rekomendasi kuliner Pasar Induk Among Tani Kota Batu yang wajib dicoba. /Foto: Google Review Pasar Induk Among Tani Kota Batu/Yustika Muharastri.
Kuliner

Surga Pecinta Kuliner! 4Kuliner Pasar Induk Among Tani Kota Batu yang Wajib Dicoba

Sabtu, 23 Mei 2026
Next Post
Matic Besar Honda PCX160cc Siap Mengaspal di Malang

Matic Besar Honda PCX160cc Siap Mengaspal di Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.