MALANG, Tugumalang.id – Bupati Malang, Sanusi mengapresiasi kegiatan Pekan Islami yang rutin digelar oleh PT Anugerah Cipta Abadi (ACA) di setiap bulan Ramadan. Pada tahun 2026 ini, Pekan Islami sudah menginjak tahun ke-19.
Sanusi mengatakan, dirinya telah mengikuti kegiatan Pekan Islami ini sejak pertama kali digelar. Ia menilai, PT ACA selalu berhasil menunjukkan kepedulian dan berbagi manfaat kepada anak-anak yatim.
Baca Juga: Bupati Malang Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Bantur
“PT ACA ini setiap tahun selalu care terhadap anak yatim. Perusahaan ini selalu menyisihkan (dana) untuk santunan anak yatim,” ujar Sanusi saat menghadiri Pekan Islami ke-XIX di Balai Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Kamis (5/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Sanusi juga menyapa ratusan anak yatim yang berasal dari Kecamatan Dau. Ia pun memberi nasihat kepada anak-anak agar tekun belajar supaya bisa menggapai cita-cita.
Setiap tahun, lebih dari 10 ribu anak yatim di Kabupaten Malang mendapatkan santuan dari Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan. Selain santunan uang tunai, mereka juga mendapatkan hadiah berupa mainan.
Baca Juga: Bupati Malang Apresiasi Siswa yang Wakili Indonesia di Dubai International Holy Quran Award
Sanusi berharap Pekan Islami ini bisa terus berjalan di tahun-tahun mendatang. Ia juga berharap program ini bisa lebih berkembang sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih besar.
“Saya berharap program ini akan terus berkembang dan lebih baik dalam pelaksanaannya. Harapannya program ini bisa mendorong anak-anak yatim bisa kreatif, bisa belajar yang giat, dan nanti anak-anak yatim ini bisa jadi pimpinan-pimpinan di Kabupaten Malang,” harap Sanusi.

Pada Kamis (5/3/2026), Pekan Islami ke-XIX digelar di tiga kecamatan, yaitu di Kecamatan Wagir yang dihadiri 379 anak yatim, Kecamatan Dau dengan 180 anak yatim, dan Karangploso dengan 356 anak yatim. Dengan demikian, dalam satu hari terdapat 915 anak yatim yang menerima santunan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























