Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Digoyang Gempa Malang Ronde 2, Warga Majang Tengah Tidur di Teras

Redaksi by Redaksi
Mei 22, 2021 5:00 am
in Berita
Sebagian warga Majang Tengah, Kecamatan Dampir, Kabupaten Malang, terpaksa tidur di teras rumah. foto/Rizah Adhi Pratama

Sebagian warga Majang Tengah, Kecamatan Dampir, Kabupaten Malang, terpaksa tidur di teras rumah. foto/Rizah Adhi Pratama

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Rasa trauma warga Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, yang digoyang gempa magnitude 6,1 pada 10 April 2021 lalu masih meninggalkan bekas.

Akibat trauma gempa bulan April lalu itu, maka ketika terjadi gempa pada Jumat (21/05/2021) sekitar pukul 19.00 WIB, berkuatan 6,2 magnitudo, akhirnya membuat sebagian warga Desa Majang memilih tidur di teras rumah.

READ ALSO

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Warga Desa Majang Tengah Menggelar tempat tidur di teras, untuk tidur bersama keluarga pasca gempa. foto/Rizal Adhi Pratama

Saat Jurnalis tugumalang.id mengecek langsung kondisi terkini di Desa Majang Tengah, banyak rumah yang baru saja diperbaiki kembali mengalami kerusakan. Ada yang temboknya runtuh dan bolong, ada juga rumah yang fondasinya mulai miring, dan musholla yang semakin parah.

Tembok yang mengelupas akibat gempa lalu, semakin lebar rusaknya setelah gempa Jumat malam. Foto/Rizal Adhi Pratama

Salah satu warga, Nur Halima, mengatakan jika saat kejadian dirinya dan warga sekitar sedang duduk-duduk santai. Bahkan dia dan keluarganya sedang ngobrol dengan keluarga di ruang tengah.

“Saat gempa itu ya orang-orang di sini pada kumpul-kumpul dan ngobrol-ngobrol seperti biasa. Ya seperti biasa, saya tidak menyangka akan terjadi gempa sekali lagi,” terangnya.

Setelah gempa terjadi, wanita yang akrab disapa Ima ini langsung berlarian panik bersama warga sekitar.

“Lalu waktu gempa lagi itu kita panik sekali.  Karena trauma kami belum selesai. Tadi banyak yang panik, dan ke luar rumah semua,” ungkapnya.

Ia mengatakan, jika rasa trauma yang dialami semakin bertambah, pasalnya baru genap sebulan gempa pertama memporak-porandakan desanya.

“Jelas rasa trauma kami bertambah lagi, karena gempa yang kemarin banyak susulan, ditambah tadi (gempa) agak besar juga kayaknya (magnitude) 6,2. Dan belum bisa hilang rasa trauma,” ujarnya.

Belum lagi kerusakan di rumah-rumah warga belum selesai diperbaiki, tapi sudah digoyang gempa yang cukup besar.

“Sekarang kerusakan-kerusakan ringan bertambah. Jadi, tembok-tembok yang belum selesai diperbaiki itu runtuh-runtuh lagi. Dan yang tadinya tembok retaknya kecil jadi semakin lebar,” tuturnya.

“Lalu rumah yang sudah rusak akibat gempa pertama sekarang jadi semakin miring dan semakin mau roboh,” sambungnya.

Ima juga menceritakan jika dirinya baru saja memulai merenovasi rumahnya yang rusak. Namun apa daya kerusakan kini bertambah parah.

“Saya sendiri banyak bangunan yang baru diperbaiki langsung runtuh-runtuh lagi. Saat ini temboknya runtuh lagi, lalu atapnya juga belum sempurna,” ujarnya.

Tembok musola yang awalnya hanya retak kecil. Kini keretakannya makin lebar. foto/Rizal Adhi Pratama

Melihat kondisi itu, dirinya beserta tetangganya tidak berani tidur di dalam rumah malam ini. Ia memilih tidur di teras rumah bersama para tetangganya karena takut terjadi gempa susulan.

“Sekarang kita tidur di luar kayaknya untuk sementara, soalnya takut nanti malam ada gempa susulan lagi,” tegasnya.

“Saat ini warga berjaga dan tidak tidur, lebih tepatnya tidak bisa tidur. Kita tetap waspada takut ada gempa susulan, kalau mau tidur ya tidur di teras rumah,” pungkasnya.

Tags: gempa malang

Related Posts

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Next Post
90 Rumah di Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa 6,2 Magnitudo Semalam

90 Rumah di Kabupaten Malang Rusak Akibat Gempa 6,2 Magnitudo Semalam

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.