Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan Aqua Dwipayana

Dewi dan Suami Wujudkan Mimpi Terpendam Berkat Kebaikan Dr Aqua Dwipayana

Redaksi by Redaksi
Oktober 22, 2022 11:51 am
in Aqua Dwipayana
Dewi Khusnul Khotimah dan suaminya, Androkalas Yandiba Jalu Pradana Suratman, saat menikmati liburan di Bali.

Dewi Khusnul Khotimah dan suaminya, Androkalas Yandiba Jalu Pradana Suratman, saat menikmati liburan di Bali. Foto/dokumen

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Menonton tari kecak di pinggir pantai adalah impian Dewi Khusnul Khotimah dari dulu yang akhirnya terwujud. Bahkan, pegawai di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul itu bisa mewujudkan bulan madu bersama sang suami yang tertunda karena keduanya menikah tepat saat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

“Alhamdulillah berkat kebaikan Dr Aqua Dwipayana, saya bisa mewujudkan keinginan ini bersama suami,” ucap Dewi yang sangat bersyukur akhirnya bisa menikmati bulan madu bersama suaminya, Androkalas Yandiba Jalu Pradana Suratman. Bahkan bulan madunya di “Pulau Dewata” Bali dan semua didapatkan secara gratis tanpa bayar.

READ ALSO

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Semua bisa terwujud nyata berkat kebaikan seorang Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana yang memang dikenal sangat senang berbagi dan membahagiakan siapapun bahkan mereka yang belum dikenalnya.

Pun demikian ketika doktor Komunikasi lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut menyampaikan materi Sharing Komunikasi dan Motivasi bertajuk “Komunikasi Efektif, Kunci Sukses” di hadapan unsur pimpinan dan karyawan KKP Pratama Bantul di Gedung KKP Bantul Jl Urip Sumoharjo No 7 Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat siang, 5 Agustus 2022.

Acara itu juga dihadiri para pejabat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mewakili Plt Kepala Kanwil DJP DIY Teguh Budiarto. Mereka adalah Kabag Umum Agung Prabowo, Kabid Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Yunipan Nur Yogananta, dan Kasi Bimbingan Pelayayan dan Konsultasi Dwi Meisandra Teguh.

“Luar biasa sekali Allah memberikan kesempatan kepada saya dan suami untuk bulan madu ke Bali melalui Pak Aqua. Sungguh sesuatu yang tidak kami sangka-sangka karena kami belum berbulan madu sama sekali sejak menikah, terhalang oleh pandemi,” demikian pesan yang disampaikan Dewi yang akhirnya berangkat ke “Pulau Dewata” Bali memanfaatkan hadiah dan berkah dari Dr Aqua.

Dalam pesannya, Dewi mengakui bahwa sepekan sebelum Dr Aqua menjalankan sharing komunikasi di KPP Pratama Bantul, dia sempat mencari informasi tentang tiket pesawat ke Bali, tapi masih mau menabung dulu

“Sehingga saya berpikir untuk pergi ke Bali di tahun 2023 saja. Qadarullah ternyata malah mendapat hadiah ke Bali, benar-benar rasanya seperti Allah menjawab doa saya saat itu. Alhamdulillah, diberi tiket pesawat PP dengan Lion Air dan menginap di hotel Hilton Garden Inn. Sungguh luar biasa,” ujar Dewi.

Menikmati Keindahan Bali

Selanjutnya, ia bercerita saat persiapan pergi ke Bali, dirinya mengajukan cuti dan suami yang bekerja di KPP Madya Surakarta juga melakukan hal yang sama.
Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan cuti kami masing-masing disetujui oleh atasan kami,” katanya gembira.

Pada hari H keberangkatan, mereka mengendarai kereta bandara dari Stasiun Yogyakarta ke Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) di Kulon Progo. “Kami naik kereta pukul 06.00 pagi dan menempuh perjalanan sekitar 40 menitan. Sesampainya di YIA kami menunggu check in sambil berkeliling Bandara YIA yang luas. Setelah konternya di buka kami pun ke ruang tunggu keberangkatan pesawat. Pukul 09.50 WIB pesawat pun berangkat ke Bali dan mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 12.00 WITA,” ujar Dewi menguraikan.

Hari pertama setelah tiba di Bali, keduanya berangkat menuju Hotel Hilton Garden Inn yang lokasinya di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. “Luar biasanya hotel itu kami bisa masuk lebih awal tanpa tambahan biaya. Biasanya check in hanya boleh mulai jam 14.00 namun saat itu pukul 13.00 WITA kami sudah diizinkan memasuki kamar hotel, alhamdulillah,” kata perempuan yang berasal dari Salatiga, Jawa Tengah itu.

Fasilitas kamarnya sangat oke. Luas, ada TV, AC dingin, di lemari ada setrika yang sangat berguna, dan kamar mandinya luas sekali. Di kamar mandi juga disediakan shampoo, sabun, sikat gigi, odol, dan hairdryer.

Dewi Khusnul Khotimah dan suaminya, Androkalas Yandiba Jalu Pradana Suratman, saat menikmati liburan di Bali. Foto/dokumen

Setelah puas room tour, keduanya memutuskan untuk langsung berjalan-jalan ke Pantai Pandawa dan Pantai Kuta. Menikmati keindahan, keramaian, dan hiruk-pikuk Bali.

Pada har kedua, dengan mengendarai motor, mereka berdua pergi ke Tanah Lot dan Pura Ulun Danu Beratan. “Kami belum pernah ke Pura Ulun Danu Beratan ini, rasanya senang sekali karena bisa melihat Pura yang ada di uang 50.000 zaman dahulu. Tak lupa kami juga mampir ke Ayam Betutu khas Gilimanuk. Kuliner yang sungguh sangat kami sukai karena terakhir saya makan ayam betutu adalah tahun 2019 sebelum pandemi, persis saat saya ke Bali,” kata Dewi mengisahkan.

Hari ketiga, mereka ke Pantai Sanur. Setelah itu menuju ke Pantai Melasti untuk menonton tari Kecak di pinggir pantai. “Menonton tari kecak di pinggir pantai adalah impian saya dari dulu yang akhirnya terwujud juga. alhamdulillah berkat Pak Aqua saya bisa merealisasikan keinginan ini bersama suami,” ucap Dewi.

Hari ke empat tiba mereka pun persiapan kembali ke Yogyakarta. Naik gocar dari Hotel Hilton Garden Inn ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Mulai dari check in hingga naik pesawat semuanya lancar sekali. Hotel yang lokasinya dekat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai membuat tidak terburu-buru saat berangkat dan bisa lebih lama menikmati waktu bersama di Bali. “Sungguh pengalaman honeymoon yang menyenangkan dengan fasilitas yang luar biasa,” kata Dewi.

Akhirnya pesawat pun tiba di YIA. Mereka kembali ke Yogyakarta dengan mengendarai kereta bandara ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Sesampainya di stasiun mereka memesan gocar untuk pulang ke kontrakan dengan hati yang gembira dan bersiap kembali bekerja esok hari dengan suasana yang riang.

“Terima kasih banyak Pak Aqua. Semoga bapak sekeluarga selalu sehat dan bahagia. Aamiin ya Allah,” doa Dewi dan suaminya kepada Dr Aqua dan keluarga.

Hadiah Mengejutkan

Di tengah penyampaian materi, tiba-tiba pria yang suka menolong sesama itu menanyakan apakah di antara yang hadir ada yang menikah saat pandemi Covid-19? Sebagian peserta menunjukkan ekspresi kaget dengan pertanyaan itu. Mereka sama sekali tidak menyangka Dr Aqua bertanya itu.

Dari barisan belakang ada yang tunjuk tangan. Dr Aqua langsung meminta yang bersangkutan untuk ke depan. Sekaligus memperkenalkan diri. “Nama saya Dewi Khusnul Khotimah. Berasal dari Salatiga. Saya menikah sama Androkalas Yandiba Jalu Pradana Suratman pada 12 Maret 2021 di Salatiga,” terang Dewi.

Dr Aqua Dwipayana saat menanyakan kepada Dewi Khusnul Khotimah suka duka menikah ketika pandemi Covid-19. Foto/dokumen Dr Aqua

Dia dan suaminya teman satu angkatan kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) yang kini telah berubah namanya menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN. Mereka sama-sama masuk tahun 2014 pada D1 Perpajakan. Lulus setahun kemudian.

Dewi ditempatkan di KPP Pratama Bantul. Sedangkan suaminya bertugas di KPP Madya Solo. Mereka tinggal di Yogyakarta. Kemudian Dewi menceritakan pengalaman menikah saat pandemi Covid-19. Semuanya serba dibatasi termasuk para tamunya.

Ketika Dr Aqua menanyakan sesudah menikah bulan madu ke mana, Dewi mengatakan belum sempat melakukannya. Meski ada keinginan untuk itu. “Sampai sekarang kami belum melakukan bulan madu. Meski ingin melaksanakan itu,” ujar Dewi.

Merespon Dewi, spontan Dr Aqua mengatakan memberi hadiah bulan madu ke Bali. Untuk itu akan menyiapkan tiket pesawat Yogyakarta-Bali dan kamar berbintang di Pulau Dewata untuk mereka tempati.

“Kenapa tiket pesawatnya harus disiapkan pergi dan pulang, karena kalau hanya buat berangkat saja, nanti Mbak Dewi dan suaminya ngga pulang-pulang. Mereka betah di Bali karena keasyikan bulan madu. Nanti di kamarnya akan banyak love-lovenya termasuk ada angsa-angsaan yang dari handuk,” ungkap Dr Aqua yang disambut tertawa dan tepuk tangan seluruh yang hadir termasuk Dewi.

Saat Dr Aqua menyatakan memberi hadiah bulan madu Dewi sempat tidak percaya. Dikiranya hanya bercanda dan prank. Perempuan berjilbab itu sampai dua kali menanyakan hal tersebut.

Merasa Puas

Dalam paparannya di hadapan para pegawai KPP Pratama Bantul, Dr Aqua mengingatkan semua karyawan di kantor itu untuk melayani para wajib pajak secara totalitas. Salah satu wujudnya jika mereka membutuhkan bantuan meski malam dan hari libur agar dibantu. Dengan begitu mereka merasa puas dan mau secara sukarela memenuhi semua kewajibannya.

“Sebagai pegawai memang ada jam kerjanya yakni rata-rata delapan jam sehari. Hari Sabtu dan minggu serta setiap tanggal merah libur. Namun dalam melayani agar tidak membatasi waktunya,” demikian disampaikan Dr Aqua.

Pria ramah yang rendah hati tersebut menyampaikan hal itu menjawab salah seorang peserta yang sehari-hari bertugas sebagai penyuluh pajak, Eko Susanto. Menurut Eko ada wajib pajak yang ketika menghubunginya tidak mengenal waktu yakni malam hari pukul 23.00 dan saat libur.

“Pak Aqua, bagaimana menyikapi wajib pajak yang menghubungi tanpa mengenal waktu? Ada yang mengontak saya saat pukul 23.00 dan hari libur,” ungkap Eko.

Dr Aqua melanjutkan, para pegawai KPP Bantul sebagai pelayan masyarakat harus siap setiap saat memberikan layanan. Meski malam hari dan ketika libur. Itu sebagai salah satu wujud nyata dalam melayani masyarakat terutama para wajib pajak dan calon wajib pajak.

Jika waktunya sudah larut malam, ujar mantan wartawan di banyak media besar ini, sampaikan secara baik-baik bahwa jawabannya akan diberikan besok. Itu sekaligus mengingatkan kepada yang mengontak bahwa dia menghubungi pada waktu yang kurang pas.

Karena sudah janji, tambah Dr Aqua maka besoknya harus menepatinya. Orang yang menghubungi pasti menantikan jawaban atas semua pertanyaan yang disampaikannya.

“Jawabanlah semua pertanyaannya dengan sopan, santun, dan beretika. Sekaligus memberikan pelajaran berharga dengan mengatakan menjawabnya besok. Orang yang mengontak itu akan sadar bahwa dia menghubungi pada waktu yang tidak pas,” terang pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 23 Januari 1970 itu.

Kemudian Dr Aqua melanjutkan, terkait dengan sosialisasi tentang pajak yang rencana dilakukan Eko dan kawan-kawan kepada para pemilik penginapan di daerah Parangtritis, Bantul. Upayakan menyesuaikan dengan mereka termasuk waktu dan kebiasaan dalam berkomunikasi.

Namun sebelum melaksanakan sosialisasi, Dr Aqua mengingatkan untuk lebih dulu belajar secara komprehensif tentang pajak dan semua aturannya. Sehingga ketika pertemuan lancar menjelaskannya dan dapat menjawab semua pertanyaan.

Selain itu, lanjut bapak dari Alira Vania Putra Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana itu, saat pertemuan agar memberi apresiasi kepada para pengusaha penginapan tersebut atas berbagai keberhasilan mereka selama ini. Lakukan secara tulus ikhlas, jangan berlebihan.

Agar mereka semangat menghadiri acara tersebut, tambah doktor Komunikasi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran ini, selama pertemuan banyaklah menyimak semua yang mereka sampaikan. Sehingga merasa diperhatikan dan betah saat diskusi.

Di samping itu, pesan pria yang berasal dari Padang, Sumatera Barat ini, kalau ada pengusaha penginapan sejenis di objek wisata yang lain yang selama ini taat bayar pajak, agar diceritakan kepada seluruh yang hadir. Agar mereka memiliki gambaran.*

Editor: Herlianto. A

Tags: Dr Aqua DwipayanaMotivator NasionalPakar komunikasi

Related Posts

Dr Aqua Dwipayana (paling kiri) bersama Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono (kanan) ketika melayat Rudy Suardana di rumah duka Adi Jasa Surabaya.
Aqua Dwipayana

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Jumat, 24 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana membagi-bagikan dua buku super best seller karyanya kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat Dr Ijang Faisal dan pengurus media online TuguBandung.id.
Aqua Dwipayana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Kamis, 23 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana dengan gembira saat silaturahim dan ngobrol sama Prof M Mas'ud Said di rumahnya di Malang.
Aqua Dwipayana

Cara Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Membahagiakan Diri dan Orang Lain dengan Silaturahim

Senin, 20 Mar 2023
Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel
Aqua Dwipayana

Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel

Sabtu, 18 Mar 2023
Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi
Aqua Dwipayana

Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi

Jumat, 17 Mar 2023
Cak Fu bersama para cucu, Dr Aqua Dwipayana, dan mantan narapidana teroris Umar Patek.
Aqua Dwipayana

Cak Fu: Dr Aqua Dwipayana Sosok yang Tak Pernah Lupa Akar Sejarahnya, Menebar Silaturahim dan Benih Kebaikan

Rabu, 1 Mar 2023
Next Post
Pemain Arema FC menjalani sesi latihan pasca Tragedi Kanjuruhan didampingi psikolog.

Pulihkan Mental, Pemain Arema FC Didampingi Psikolog

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.