Senin, Juli 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

City Agro Kreatif Tour Warnai ICCF 2025 di Kota Batu, Peta Jalan Menuju Kota Gastronomi Dunia

Redaksi by Redaksi
November 8, 2025 10:09 am
in News
Peserta ICCF 2025 saat menikmati apel langsung dari pohonnya di Kota Batu. Foto: Istimewa

Peserta ICCF 2025 saat menikmati apel langsung dari pohonnya di Kota Batu. Foto: Istimewa

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Upaya mengejar status Kota Batu sebagai Kota Gastronomi UNESCO lewat helatan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 juga diisi dengan agenda City Agro Kreatif Tour di hari kedua pada Jumat (7/11/2025).

Agenda ini mempertemukan ratusan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai kota di Indonesia yang tergabung dalam jaringan Indonesia Creative Cities Network ICCN. Terdiri dari representasi komunitas, penggerak UMKM, pegiat budaya, kreator kuliner, hingga pemimpin ekosistem ekonomi kreatif di daerahnya masing-masing.

READ ALSO

Mendikdasmen RI Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman Lewat MPLS Ramah

Libur Sekolah 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Capai 379.628 Orang

Baca Juga: Uji Coba E-Parkir Alun-Alun Kota Batu Ditargetkan Mulai Desember 2025

Mereka dipertemukan langsung dengan denyut kehidupan ekonomi kreatif masyarakat Kota Batu. Salah satunya diajak ke kawasan petik apel yang dikelola koperasi lokal, pengolahan kripik apel hingga ke pabrik apel.

Aktivitas itu menawarkan pengalaman wisata yang berkesan karena pesera tidak hanya merasakan pengalaman memetik buah langsung dari kebun, tapi juga mempelajari struktur kelembagaan koperasi dalam menjaga keberlanjutan ekonomi petani.

Peserta ICCF 2025 saat menikmati apel langsung dari pohonnya di Kota Batu. Foto: Istimewa
Peserta ICCF 2025 saat menikmati apel langsung dari pohonnya di Kota Batu. Foto: Istimewa

Kekuatan kelembagaan ini menjadi bukti bahwa Kota Batu menempatkan ekonomi rakyat sebagai fondasi aktivitas gastronomi dan pariwisata. Para peserta kemudian diajak berkunjung ke Kampung Tempe.

Kampung tempe yang dikunjungi merupakan bagian dari upaya Kota Batu menindaklanjuti usulan dari Kementerian Kebudayaan agar tempe menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia. Komoditas tempe ini akan menjadi senjata utama Kota Batu bersaing dengan Kota Padang menjadi Kota Gastronomi UNESCO.

Baca Juga: Bus Trans Jatim Malang Siap Beroperasi November 2025: Ini Rute yang Menyambungkan Kota Malang dan Kota Batu

Agenda kemudian membawa rombongan menuju Pasar Induk Among Tani, pusat perputaran hasil pertanian, kuliner, dan produk lokal Kota Batu. Para peserta melihat langsung bagaimana hubungan antara produsen, pedagang, dan konsumen terjalin dalam satu ekosistem yang saling menopang.

Pasar ini menjadi representasi nyata bahwa gastronomi tidak hanya soal rasa, tetapi juga soal identitas, relasi sosial, dan keberlanjutan rantai pangan. Hal inilah yang menjadi sorotan dalam rangkaian ICCF 2025 kali ini.

Lebih lanjut, tur hari itu ditutup dengan kunjungan ke Prasasti Sangguran, situs sejarah yang menjadi penanda perjalanan panjang budaya agraris kawasan Batu dan Malang Raya.

Prasasti ini menegaskan bahwa hubungan masyarakat Batu dengan tanah, air, dan pangan bukanlah sesuatu yang hadir tiba-tiba, melainkan warisan berabad-abad yang masih berlanjut hingga kini.

Ketua Umum ICCN, TB Fiki C. Satari, menegaskan bahwa agenda City Agro Kreatif Tour merupakan bentuk nyata bagaimana sebuah kota dapat mempresentasikan identitas kreatifnya langsung melalui pelaku dan ruang hidupnya.

ICCF ini kata dia adalah sebuah festival perayaan daya hidup komunitas. Sejak 2022, ICCN membawa gagasan Community Power, bahwa komunitas adalah penggerak utama. Tahun 2024 kita berbicara kolaborasi lintas kota, dan pada 2025 ini kita melangkah pada keberlanjutan.

”Hari ini di Batu, kita menyaksikan bersama bagaimana pelaku-pelaku lokal benar-benar sudah berjalan bersama,” ungkap Fiki.

Ia menambahkan bahwa Kota Batu sebenarnya tidak perlu menunggu pengakuan dari luar untuk menyebut dirinya sebagai kota gastronomi atau kota agro kreatif, karena bukti dan praktiknya sudah terlihat dan dirasakan langsung.

Namun, ketika berbicara peluang menuju gelar Kota Gastronomi Dunia versi UNESCO Creative Cities Network, maka diperlukan penyusunan narasi atau story telling yang baik.

“Saya kira, Kota Batu punya peluang yang tinggi, yang terpenting adalah bagaimana semua potensi ini menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan, membuka pekerjaan baru, dan membangun rasa optimis pada warganya. Gastronomi bukan hanya soal makanan, tetapi tentang kehidupan yang tumbuh dari tanah yang dijaga bersama,” tegasnya.

Agenda City Agro Kreatif Tour ini menjadi gambaran bahwa kreativitas tidak hanya hidup di panggung festival, namun tumbuh di ladang, dapur produksi, pasar rakyat, dan ruang budaya yang melekat dalam keseharian.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: IICF 2025Indonesia Creative Cities Festivalkampung tempe kota batukota batukota gastronomi unescokulinerpemkot batu

Related Posts

Mendikdasmen RI
News

Mendikdasmen RI Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman Lewat MPLS Ramah

Senin, 13 Jul 2026
Libur Sekolah 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Capai 379.628 Orang
News

Libur Sekolah 2026, Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Capai 379.628 Orang

Senin, 13 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Senin 13 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 13 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur

Senin, 13 Jul 2026
Getok parkir Kota Batu
News

Belum Tuntas Getok Parkir, Oknum Jukir Alun-alun Kota Batu Diduga Beri Karcis Bekas

Minggu, 12 Jul 2026
Kebakaran Mebel di Singosari Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp50 Juta
News

Kebakaran Mebel di Singosari Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp50 Juta

Minggu, 12 Jul 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 2: Langkah Sederhana nan Konsisten dan Pupuk Sriwidjaja
News

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 2: Langkah Sederhana nan Konsisten dan Pupuk Sriwidjaja

Minggu, 12 Jul 2026
Next Post
Wali Kota Batu Nurochman mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya melihat potensi ekraf Kota Batu di Produk Local Fest 2025. Foto: Azmy

Curi Perhatian Menteri Ekraf, Produk Local Fest #7 Bisa Bawa Kota Batu Mendunia

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.