Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Cerita Penyandang Disabilitas Penyintas COVID-19: Kunci Kesembuhan Ada di Pikiran

Redaksi by Redaksi
Agustus 8, 2021 7:34 pm
in Tugu Sehat
Sunoto (35) saat menunjukkan surat keterangan sehat dari COVID-19. Foto: Ulul Azmy

Sunoto (35) saat menunjukkan surat keterangan sehat dari COVID-19. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Virus COVID-19 tak pandang bulu karena bisa menginfeksi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja anda berada. Seperti dialami Sunoto (50), seorang penyandang disabilitas warga Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang pernah merasakan kengerian paparan virus asal Wuhan China ini.

Bapak 2 orang anak yang kehilangan tangan kanannya sejak 1994 itu, menuturkan pentingnya berpikir tenang dan positif saat mengetahui diri anda terpapar. Meski memang sulit karena dihadapkan dengan beban psikologis tubuh yang menjalani isolasi atau karantina.

READ ALSO

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

”Terus terang saya pernah melalui hari-hari sulit selama hidup ada 2 kali. Mulai kehilangan tangan, lalu operasi wajah karena kecelakaan. Namun begitu tahu positif COVID-19, ini bagi saya jauh lebih ngeri daripada itu,” tuturnya, sembari bergidik.

Sunoto dan sepeda motor roda tiga modifikasi yang dipakai sehari-hari mengantar bumbu pecel dagangannya. Foto: Ulul Azmy

Memang, gejala klinis yang dia alami terkategori ringan, berupa flu, pilek, meriang, dan sekujur tubuh ngilu tak keruan. Namun, dia mengalami serangan psikis luar biasa. Tak hanya dihantui bayang-bayang kematian, tapi juga halusinasi tak menentu.

”Saya sampai sempet stres dan uring-uringan saat menjalani isoman itu. Rasanya yang ada di pikiran saya itu mati. Saya takut mati, gak bisa bayangin nasib istri dan 2 anak saya kalau saya mati,” kisahnya.

Dikisahkan dia, pada hari itu sekitar tanggal 13 Juni 2021, badannya terasa meriang. Disertai flu, pilek, dan nyeri tulang di sekujur tubuh. Merasa tidak beres, akhirnya dia memeriksakan diri. Namun saat di tes swab, hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. Padahal, dia sudah divaksin dosis pertama.

Oleh dokter, mantan Ketua RT tiga periode berturut-turut ini disarankan menjalani isoman karena gejala ringan. Diapun menjalani isoman mulai 28 Juni hingga 8 Juli 2021, di lantai 2 rumahnya, seorang diri. Beruntung, hasil swab tes istri dan 2 anaknya menunjukkan hasil negatif.

Mulanya, dia menjalani isoman hari pertama dengan stabil. Namun, begitu masuk hari kedua, meriang yang dia rasakan seolah menghebat. Dia mengaku sering mengalami halusinasi hingga stres.

”Rasanya kayak minum pil koplo, pusing, tidur gak tenang. Hari kerasa lama sekali, cuapek banget rasanya. Pikiran campur aduk gak karuan. Fase-fase itu yang paling ngeri, saya alami di hari kedua sampe kelima,” kisahnya.

”Tambah ngeri dan halusinasi saat banyak kabar tetangga sini juga mulai terpapar satu-satu. Ada juga yang meninggal. Pas itu memang di Tlogomas dinyatakan zona merah,” tambah Alumnus UMM angkatan tahun 1990 ini.

Di tengah situasi itu, dia mencoba untuk tetap menghibur diri dan pasrah atas apa yang sedang dia alami. Pikiran tenang dan positif itulah yang cukup membawa perubahan pada kondisinya. Terhitung di hari ketujuh masa isoman, kondisi tubuh dan psikis mulai membaik.

”Saya mulai disiplin minum obat, minum rempah jawa, degan ijo, sampai bawang lanang. Perlahan, saya merasa enak, gerak sudah bisa, saya buat senam dan berjemur tiap pagi,” ujar pria yang kini aktif di Komunitas Difabel Creative Community ini.

Sunoto dinyatakan sembuh dari COVID-19 per 8 Juli 2021. Tidak ada gejala sisa setelah masa inkubasi virus yang mencapai 14 hari. Sepekan setelah sembuh, Sunoto mulai kembali menata hidupnya dan memberanikan diri untuk kembali beraktivitas.

Sehari-hari, Sunoto menghidupi keluarganya dengan berjualan bumbu pecel. Di tengah keterbatasannya, dia sendiri yang mengantar bumbu pecel itu ke para pelanggannya, dengan sepeda roda tiga yang sudah dia modifikasi.

”Mobilitas saya memang keliling-keliling ya ngantar bumbu pecel ini. Tapi saya disiplin prokes (protokol kesehatan) kok, masker dobel hingga pulang itu pasti ganti dan cuci baju. Tapi ya tetap saja kena,” ujarnya, heran.

Terlepas dari apa yang dia alami itu, dia berbagi hikmah bahwa kunci kesembuhan yang paling penting itu terletak di pikiran. Dengan berpikir positif maka ketenangan batin menyertai dan seiring dengan itu optimisme untuk sembuh akan bangkit.

”Saya sudah pernah mengalaminya, jangan mikir macem-macem karena itu yang justru buat kondisi kita drop. Imun kita jadi lemah. Percayalah, bahwa masih ada harapan untuk sembuh,” pesannya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi ketika seseorang dengan kondisi pencernaan yang sehat (Foto: Pinterest @prozenycz)
Tugu Sehat

Bukan Sekedar Lancar BAB, Ini 10 Ciri Pencernaan yang Sehat

Jumat, 22 Mei 2026
Next Post
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Mantan Pejabat Garuda Indonesia Asa Perkasa Mensyukuri dan Menikmati Pensiun Dini

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.