Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

CEO Maxima Indonesia, Ivan Ahda Berbagi Pandangan tentang Transformasi Kepemimpinan Anak Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Redaksi by Redaksi
April 6, 2024 4:00 pm
in Insight
CEO Maxima Indonesia, Ivan Ahda berbagi pandangan tentang transformasi kepemimpinan anak muda dan tantang Indonesia Emas 2045/Foto: Ivan Ahda for Tugumalang.id

CEO Maxima Indonesia, Ivan Ahda berbagi pandangan tentang transformasi kepemimpinan anak muda dan tantang Indonesia Emas 2045/Foto: Ivan Ahda for Tugumalang.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

“Kalau ingin mendorong transformasi Indonesia melalui kepemimpinan maka kuncinya adalah mendorong inovasi kepada anak muda”

MALANG, Tugumalang.id – Chief Executive Officer (CEO) Maxima Indonesia, Ivan Ahda membagikan pandangannya tentang anak muda Indonesia, transformasi kepemimpinan anak muda, dan juga tantangan generasi Indonesia Emas 2024 kepada Tugumalang.id. Bergelut dengan dunia pendidikan dan anak muda melalui Maxima secara legal sejak 2015.

READ ALSO

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Pertemuan Ivan Ahda dengan CEO Nurhayati Subakat Entrepreneur Institut (NSEI) Part of ParagonCorp, Salman Subakat. Pertemuan tersebut membuatnya semakin aktif dalam pembinaan anak muda untuk melakukan inovasi dan memberi kebermanfaatan kepada masyarakat.

Kemudian Ivan berkolaborasi dengan Salman Subakat mengembangkan Pemimpin.id sebagai wadah inkubasi bagi anak muda untuk mendapat wawasan baru dan skill kepemimpinan. Menurutnya transformasi kepemimpinan anak muda merupakan salah satu hal penting jika berbicara tentang Indonesia lebih baik.

Baca Juga: Foto: Para Pemburu Lailatul Qadar di Masjid Jami Kota Malang

Semenjak bergiat aktif di Maxima Indonesia, alumni Universitas Indonesia (UI) itu melihata ada tiga pilar penting dalam transformasi kepemimpinan anak muda di Indonesia.

“Dari awal ketika saya me-running Maxima, saya melihat bahwa ada tiga pilar yang harus dibenahi atau kita berikan perhatian khusus. Pertama, transformasi kepemimpinan, lalu transformasi organisasi, dan transformasi masyarakat. Tiga pilar ini harus berjalan seiringan dan barengan,” ungkapnya kepada Tugumalang.id.

“Apa yang menghubungkan anak muda dengan inovasi, transformasi, dan pembaharuan adalah lebih dekat dengan anak muda atau darah muda. Pemikiran-pemikiran baru, tindakan baru yang melampaui zamannya. Itulah mengapa anak muda memiliki peranan,” papar Ivan.

Baca Juga: Jadi Mitra Pendukung Talenta Kewirausahaan Terbaik, ParagonCorp Raih Anugerah Diktiristek

“Jadi kalau kita ingin melihat dan mendorong transformasi Indonesia melalui kepemimpinan. Maka kuncinya adalah mendorong inovasi kepada anak muda,” sambungnya.

Pertemuannya dengan Salman Subakat menjadi challenge bagi Ivan Ahda untuk semakin termotivasi terlibat dalam pengembangan anak muda melalui Maxima Indonesia dan Pemimpin.id.

Sampai saat ini Ivan pun masih aktif di Pemimpin.id sebagai Board Advisor Pemimpin.id di tengah kesibukannya mengurus Maxima Indonesia dan sejumlah kegiatan lain. Pihaknya pun mengapresiasi Program Beasiswa Inovasia yang diinisiasi oleh Salman Subakat.

Menurut Ivan, Program Beasiswa Inovasia adalah salah satu bentuk dorongan dalam transformasi kepemimpinan anak muda di Indonesia.

“Ketika Bang Salman (Subakat) mendorong program Inovasia, itu kan beasiswa inovasi yang menurut saya arahnya sudah tepat dan nanti tinggal bagaimana membuat transformasi kepemimpinan terjadi dan kemudian selaras dengan spirit inovasi yang lagi didorong,” tutur Ketua Alumni Psikologi UI tersebut.

Selain itu, Ivan juga menilai proses pengembangan kepemimpinan anak muda sebagai pemimpin di masa depan perlu melibatkan banyak pihak. Salah satunya pemangku kebijakan untuk memberi perhatian lebih melalui berbagai program atau inisiasi terhadap peningkatan kapasitas kepemimpinan anak muda.

“Salah satu perhatian kita adalah bagaimana arah pemangku kepentingan memberi perhatian lebih berbagai program dan inisiatif yang memberikan peningkatan kapasitas kepada anak muda,” ucap Ivan.

Sementara soal visi menuju generasi Indonesia Emas 2045 bagi Ivan adalah tantang yang cukup besar dan bukan sekedar gembar gembor belaka. Menurutnya ada banyak tantangan bagi anak muda Indonesia menuju generasi Indonesia Emas 2045 yang ditandai dengan bonus demografi.

Salah satu tantangannya adalah bagaimana meningkatkan level keterampilan anak-anak muda di Indonesia sebagai mesin penggerak sekaligus kekuatan perubahan menuju Indonesia yang lebih baik di masa depan.

“Kita melihat gembar gembor Indonesia Emas 2045, tetapi tidak diiringi secara seimbang dengan upaya kita meningkatkan level keterampilan anak-anak muda. Kenapa inovasi menjadi salah satu engine (mesin) atau power karena anak muda dengan darah mudanya menjadi DNA dari inovasi,” jelasnya.

“Karena enggak mungkin ngomongin inovasi, kita bicara sama orang-orang tua. Jadi kalau bagaimana kita memandang teman-teman yang menyiapkan menuju generasi Indonesia Emas 2045 ada tiga hal yang perlu didorong,” lanjut Ivan.

“Pertama adalah kita harus sustain (keberlanjutan) mengubah pendekatan dari event ke hal yang lebih berdampak. Kedua, salah satu tantangan anak muda Indonesia adalah konsistensi dan ketiga, mereka butuh mentor,” tegasnya.

Melalui Pemimpin.id dan Maxima Indonesia, Ivan mencoba untuk mengembangkan sebuah ekosistem baru bagi anak muda dalam mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan inovasi.

Karena kepemimpinan dan inovasi yang dilakukan anak muda akan menjadi sia-sia apabila tidak ada ruang bagi mereka untuk terus tumbuh dan belajar.

Dengan adanya ruang ekosistem dan mentor yang mendorong anak muda untuk bisa meningkatkan level keterampilan kepemimpinan dan inovasi. Hal itu diyakini akan membantu anak muda terus konsisten memberi kebermanfaatan melalui ide dan gagasan yang tereksekusi dengan baik di masyarakat.

“Kita menghadapi situasi anak muda yang enggak konsisten karena kita belum berhasil menciptakan ekosistem pembelajar yang membuat mereka (anak muda) itu bisa lebih konsisten. Memberikan ruang mereka berkontribusi, berdampak apa dan kita hanya menyediakan ruang bagi mereka untuk menciptakan panggung sendiri,” papar Ivan.

“Kita enggak bisa cepat karena kalau instant hasilnya enggak lebih bagus dan seterusnya. Jadi anak muda harus terus konsisten untuk berproses,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: CEO Maxima IndonesiaIndonesia Emas 2024Ivan AhdaMaxima IndonesiaPemimpin.idTransformasi Kepemimpinan Anak Muda

Related Posts

Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Selasa, 5 Mei 2026
mie cendana
Insight

Tak Lupa Akar, Owner Mie Cendana Viral di Malang Buka Peluang Gandeng Produk UMKM Lokal

Sabtu, 2 Mei 2026
Sam HC (Heri Cahyono) bersiap mengelilingi dunia melintasi 14 negara. (Foto/M Sholeh)
Insight

Berbekal Tekat, Sam HC Tantang Diri Kelilingi Dunia dari Malang Naik Motor

Jumat, 1 Mei 2026
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Insight

Pengolahan Limbah Batik Seng, Dari Sisa Produksi Menjadi Sumber Daya Berkelanjutan

Kamis, 30 Apr 2026
Kisah CEO sekaligus Founder Thursina IIBS, Nur Abidin yang juga alumni Unisma tentang nilai dan karakter di kampus menjadi inspirasi mengembangkan lembaga pendidikan bertaraf global. /Foto: Tangkapan layar YouTube Unisma.
Insight

Jejak Gemilang Alumni Unisma: Tanamkan Nilai dan Karakter Islam Modern Melalui Lembaga Pendidikan Bertaraf Global

Rabu, 29 Apr 2026
Casila Indonesia
Insight

Casila Indonesia, UMKM Poncokusumo yang Sukses Ekspor ke Jepang dan Singapura

Minggu, 26 Apr 2026
Next Post
5 tips mudik Lebaran agar aman dan nyaman /Foto: pexels.com/ Hyundai Motor Group

5 Tips Mudik Lebaran Agar Aman dan Nyaman Sampai Kampung Halaman

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.