Minggu, Juni 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Catatan Mudik (6): Alasan Rumah Makan Soto Girin di Sragen Wajib Dikunjungi

Redaksi by Redaksi
Mei 2, 2022 2:20 pm
in Pilihan Redaksi
catatan mudik

Suasana di Rumah Makan Soto Girin, salah satu warung soto legendaris di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Minggu pagi, 1 Mei 2022. Foto: Abdi Purmono

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Rumah Makan Soto Girin sangat terkenal. Ada tujuh lokasi Soto Girin di Sragen dan semua pengelola masih berkerabat. Namun, Warung Soto Girin pertama berada di pinggir Jalan Raya Sukowati, seberang Rumah Dinas Bupati Sragen. Usia warung ini 69 tahun dan menjadikannya warung soto legendaris di Sragen.

Warung soto tersebut dikelola Hanang Maytri Saputro bersama kakaknya, Sutinah, dibantu seorang keponakan dan tiga tenaga pembantu. Hanang dan Sutinah cucu kandung Haji Wagirin, pendiri Soto Girin. Warung ini dibuka mulai 04.30 sampai pukul 12.00 WIB.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

“Iya, warung ini Warung Soto Girin yang pertama, asli warisan dari mbah saya,” kata Hanan, Minggu pagi, 1 Mei 2022.

catatan mudik
Soto Girin. Foto: Abdi Purmono

Menurut Hanang, Soto Girin termasuk pelopor usaha soto di Sragen, makanya wajar Soto Girin sangat terkenal dan menjadi warung soto paling legendaris di Bumi Sukowati, julukan Sragen, dan sekaligus jadi salah satu warung soto legendaris di Jawa Tengah. Jadi, rasanya belum sah mengunjungi Sragen tanpa mencicipi Soto Girin.

Hanang bercerita, Warung Soto Girin didirikan oleh Wagirin pada 1953 atau usianya tahun ini hampir 70 tahun. Wagirin lahir pada 1922 dan wafat 1988.

Semula, memulai jualan soto di kampung asalnya, yaitu Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Wagirin biasa di pagi hari menjual sotonya dengan cara dipikul dari satu kampung ke kampung lainnya, seperti Ringinanom, Tegalsari, dan Kuwungsari.

catatan mudik
Catatan Mudik Abdi Purmono

Selesai berkeliling, Wagirin kembali berjualan di rumahnya pada siang hari. Kebiasaan itu berhenti pada 1997: lapak dagang soto dipindah ke pusat kota Sragen dan bertahan hingga sekarang. Pemindahan warung itu dilakukan sembilan tahun setelah Wagirin wafat. Warungnya laris manis, bagai tak pernah kehabisan pelanggan.

Setelah Wagirin wafat, usahanya dilanjutkan Tuginem, sang istri. Setelah Tuginem wafat, usaha soto diteruskan oleh anaknya. Pasangan Wagirin dan Tuginem punya enam anak, tapi hanya segelintir yang berbakat jadi pengusaha soto. Beberapa cucu justru mampu meneruskan usaha soto dengan resep asli warisan sang kakek. Makanya ada tujuh Warung Soto Girin di Sragen yang dikelola anak dan cucu Wagirin. Tapi cuma satu yang tertua dan legendaris.

“Usaha soto ini buat keluarga inti (anak dan cucu). Kalau ponakan-ponakan boleh buka warung soto dengan resep yang sama, tapi mereka tak boleh pakai nama Mbah saya,” kata Hanang.

Berikut rangkuman lima alasan Warung Soto Giring layak dan bahkan serasa wajib dicicipi saat berada di Sragen.

1. Kuah gurih yang keruh dan kental

Kuah soto daging Girin berwarna keruh atau buthek, agak kental akibat kombinasi sejumlah rempah. Kuah yang keruh berbeda dari kebanyakan soto berkuah bening yang lazim ditemukan di Boyolali, Solo, Barang, dan Pekalongan.

Namun rasa kuah Soto Girin tetap segar dan gurih, serasa lengket di lidah. Rasanya makin nikmat apabila ditambah taburan bawang goreng, irisan daun bawang, atau perasan jeruk nipis.

2. Menggunakan bahan alami

Kata Hanang, sedari dulu hingga sekarang, soto Girin setia menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga kualitas dan kesegaran rasa.

3. Daging sapi empuk

Empuknya daging sapi dalam soto Girin berasal dari teknik masak tradisional khas Jawa yang dipertahankan sejak awal berdiri pada 1953, yaitu memakai kuali tanah liat. Bumbunya juga sangat meresap ke seluruh daging.

4. Harga murah

Satu porsi Soto Girin Rp 10 ribu. Babat (jeroan sapi bagian lambung yang bertekstur kenyal) Rp 16 ribu per potong, tapi ukurannya besar, tebal, dan empuk.

“Kalau harga relatif sih. Soto yang terkenal wajar jika harganya sedikit lebih mahal dari soto lain. Apalagi Soto Girin ini yang pertama berdiri di Sragen,” kata Eka Ifsan, seorang pelanggan.

5. Legendaris

Warung Soto Girin berdiri pada 1953 atau delapan tahun setelah Indonesia merdeka. Jadi, Soto Girin sangat terkenal dan paling legendaris di Sragen, pun jadi salah satu warung soto legendaris di Jawa Tengah.

Reporter: Abdi Purmono

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: catatan mudiklebaranMudikMudik 2756 KilometerMudik Malang-Medan dengan Bersepeda MotorPerjalanan Jurnalistiksoto girinwarung

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
sugiarto kasmuri

Inovasi dan Prestasi Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.