Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Rawat 190 Ekor Kucing, Cat Lover Ini Beberkan Solusi Atasi Ledakan Populasi Kucing

Redaksi by Redaksi
September 26, 2022 2:31 pm
in News
Kucing domestik milik warga Perumahan Patraland Place Kota Malang yang masih berkeliaran di perumahan.

Kucing domestik milik warga Perumahan Patraland Place Kota Malang yang masih berkeliaran di perumahan. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kucing memiliki naluri untuk kembali datang jika merasa nyaman dengan orang. Namun tak semua orang suka kucing. Begitu kata Sri Swastiyanti Marhaeny, perawat 190 ekor kucing di rumahnya, Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Wanita berusia 60 tahun itu mengaku hanya sebagai pecinta kucing. Namun dia telah merawat banyak kucing liar yang sakit di jalanan. Dengan biaya pribadi, dia merawat 190 ekor kucing itu.

READ ALSO

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Kini beredar informasi, ada 4 kucing mati di Perumahan Patraland Place, Kota Malang, dengan dugaan diracun orang tak bertanggungjawab. Tingginya populasi kucing di sana ditengarai menjadi penyebabnya.

Melihat hal itu, Eny sapaan akrab Sri Swastiyanti Marhaeny mendatangi warga, pengurus RT hingga pengembang Perumahan Patraland Place, Kota Malang. Dia mengaku melihat ada persoalan rumit di sana.

“Itu persoalan rumit, media sosial terlalu membesar besarkan kasus itu. Di sisi lain, warga di perumahan itu saling tuduh, siapa penyebar hoaks itu. Karena warga di sana merasa wilayahnya tercemar,” ungkapnya.

Isu Kematia Kucing di Patraland

Berdasarkan keterangan di media sosial, kasus dugaan kucing mati diracun di Perumahan Patraland Place itu jumlahnya puluhan. Bahkan ada media sosial yang menerangkan ada kematian kucing secara massal hingga kucing di perumahan itu habis sama sekali.

Dia menegaskan, usai mengkonfirmasi pengurus RT dan warga bahkan pengembang Perumahan Patraland Place, Kota Malang bahwa hanya ada 4 ekor kucing yang mati dengan dugaan diracun itu. Hanya saja, juga ada 11 ekor kucing liar dinyatakan hilang.

Dia menilai, memang ada pecinta kucing di perumahan itu yang sengaja kerap kali memberikan makanan ke kucing di sana. Hal itu yang kemudian dia duga mengakibatkan populasi kucing di perumahan itu menjadi tampak tinggi.

Menurutnya, kucing memiliki naluri untuk kembali ke sebuah lokasi ketika kucing itu merasa nyaman dengan perlakuan seseorang. Sebagai pecinta kucing disebutkan, harusnya juga menyadari bahwa tak semua orang suka kucing.

Untuk itu, dia mengatakan, harusnya pecinta kucing yang secara terus menerus memberikan makan pada kucing liar agar bertanggungjawab mengkondisikan kucing kucing yang diberi makan secara rutin di satu tempat itu.

“Seharaunya orang yang ngasih makan disitu tanggungjawab, karena ngasih makan terus. Kan gak semua orang suka kucing,” ujarnya.

Sementara terkait viralnya kasus ini, dia menduga ada komunitas pecinta kucing yang melakukan investigas sendiri tanpa konfirmasi ke pihak RT setempat. Dia menilai, komunitas itu diduga mengorek data pelapor dan kemudian menggunakan data itu untuk mengadukan ke kepolisian bahkan memviralkan ke media sosial.

“Menurut saya, alangkah baiknya jika konfirmasi ke pihak RT setempat dulu, biar RT yang melakukan tindakan. Kalau masalah tak selesai, baru cat lover bertindak untuk menentukan solusi,” jelasnya.

Dalam kasus kucing di Perumahan Patraland Place, Kota Malang ini, dia menilai memang terjadi karena adanya peningkatan populasi kucing. Namun dia mengaku juga mengecam tindakan diduga meracun kucing untuk mengurangi popupasi.

“Populasi kucing itu bisa diatasi dengan disteril (pembatasan kembang biak demi kesehatan hewan), agar tak berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, banyak pecinta kucing di Malang yang punya solusi untuk mengatasi persoalan populasi itu. Tak sedikit menurutnya pecinta kucing di Malang yang mau merawat atau merelokasi kucing kucing liar.

Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A

Tags: kota malangkucingKucing DiracunPatralandPopulasi Kucing

Related Posts

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Taman Hutan Kota Bondas, salah satu daerah Ruang Terbuka Hijau di Kota Batu.

Ruang Terbuka Hijau di Kota Batu Belum Sampai 30 Persen

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.