Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Rawat 190 Ekor Kucing, Cat Lover Ini Beberkan Solusi Atasi Ledakan Populasi Kucing

Redaksi by Redaksi
September 26, 2022 2:31 pm
in News
Kucing domestik milik warga Perumahan Patraland Place Kota Malang yang masih berkeliaran di perumahan.

Kucing domestik milik warga Perumahan Patraland Place Kota Malang yang masih berkeliaran di perumahan. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kucing memiliki naluri untuk kembali datang jika merasa nyaman dengan orang. Namun tak semua orang suka kucing. Begitu kata Sri Swastiyanti Marhaeny, perawat 190 ekor kucing di rumahnya, Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Wanita berusia 60 tahun itu mengaku hanya sebagai pecinta kucing. Namun dia telah merawat banyak kucing liar yang sakit di jalanan. Dengan biaya pribadi, dia merawat 190 ekor kucing itu.

READ ALSO

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kini beredar informasi, ada 4 kucing mati di Perumahan Patraland Place, Kota Malang, dengan dugaan diracun orang tak bertanggungjawab. Tingginya populasi kucing di sana ditengarai menjadi penyebabnya.

Melihat hal itu, Eny sapaan akrab Sri Swastiyanti Marhaeny mendatangi warga, pengurus RT hingga pengembang Perumahan Patraland Place, Kota Malang. Dia mengaku melihat ada persoalan rumit di sana.

“Itu persoalan rumit, media sosial terlalu membesar besarkan kasus itu. Di sisi lain, warga di perumahan itu saling tuduh, siapa penyebar hoaks itu. Karena warga di sana merasa wilayahnya tercemar,” ungkapnya.

Isu Kematia Kucing di Patraland

Berdasarkan keterangan di media sosial, kasus dugaan kucing mati diracun di Perumahan Patraland Place itu jumlahnya puluhan. Bahkan ada media sosial yang menerangkan ada kematian kucing secara massal hingga kucing di perumahan itu habis sama sekali.

Dia menegaskan, usai mengkonfirmasi pengurus RT dan warga bahkan pengembang Perumahan Patraland Place, Kota Malang bahwa hanya ada 4 ekor kucing yang mati dengan dugaan diracun itu. Hanya saja, juga ada 11 ekor kucing liar dinyatakan hilang.

Dia menilai, memang ada pecinta kucing di perumahan itu yang sengaja kerap kali memberikan makanan ke kucing di sana. Hal itu yang kemudian dia duga mengakibatkan populasi kucing di perumahan itu menjadi tampak tinggi.

Menurutnya, kucing memiliki naluri untuk kembali ke sebuah lokasi ketika kucing itu merasa nyaman dengan perlakuan seseorang. Sebagai pecinta kucing disebutkan, harusnya juga menyadari bahwa tak semua orang suka kucing.

Untuk itu, dia mengatakan, harusnya pecinta kucing yang secara terus menerus memberikan makan pada kucing liar agar bertanggungjawab mengkondisikan kucing kucing yang diberi makan secara rutin di satu tempat itu.

“Seharaunya orang yang ngasih makan disitu tanggungjawab, karena ngasih makan terus. Kan gak semua orang suka kucing,” ujarnya.

Sementara terkait viralnya kasus ini, dia menduga ada komunitas pecinta kucing yang melakukan investigas sendiri tanpa konfirmasi ke pihak RT setempat. Dia menilai, komunitas itu diduga mengorek data pelapor dan kemudian menggunakan data itu untuk mengadukan ke kepolisian bahkan memviralkan ke media sosial.

“Menurut saya, alangkah baiknya jika konfirmasi ke pihak RT setempat dulu, biar RT yang melakukan tindakan. Kalau masalah tak selesai, baru cat lover bertindak untuk menentukan solusi,” jelasnya.

Dalam kasus kucing di Perumahan Patraland Place, Kota Malang ini, dia menilai memang terjadi karena adanya peningkatan populasi kucing. Namun dia mengaku juga mengecam tindakan diduga meracun kucing untuk mengurangi popupasi.

“Populasi kucing itu bisa diatasi dengan disteril (pembatasan kembang biak demi kesehatan hewan), agar tak berkembang,” ungkapnya.

Selain itu, banyak pecinta kucing di Malang yang punya solusi untuk mengatasi persoalan populasi itu. Tak sedikit menurutnya pecinta kucing di Malang yang mau merawat atau merelokasi kucing kucing liar.

Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A

Tags: kota malangkucingKucing DiracunPatralandPopulasi Kucing

Related Posts

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi
News

Kebakaran Hutan Gunung Butak, 182 Pendaki Dievakuasi

Selasa, 1 Sep 2026
Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg
News

Harga Daging Sapi di Kabupaten Malang Tembus Rp140 Ribu per Kg

Selasa, 1 Sep 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang
News

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertalite Habis di Sejumlah SPBU Kota Malang

Selasa, 1 Sep 2026
RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah
News

RSUD Kanjuruhan Masuk Green Book Bappenas, Gedung dan Layanan KJSU Bakal Ditambah

Senin, 31 Agu 2026
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang
News

Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Senin, 31 Agu 2026
Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
News

Kandang Ayam di Kota Batu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Taman Hutan Kota Bondas, salah satu daerah Ruang Terbuka Hijau di Kota Batu.

Ruang Terbuka Hijau di Kota Batu Belum Sampai 30 Persen

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.