MALANG, Tugumalang.id – Bupati Malang Sanusi turun tangan langsung dalam upaya penyelesaian konflik dualisme yayasan di SMK (STM) Turen. Pemerintah Kabupaten Malang menjadwalkan agenda mediasi antara Yayasan Pendidikan Teknologi Turen (YPTT) dan Yayasan Pendidikan Teknologi Waskito Turen (YPTWT) pada Senin (19/1/2026) besok.
Mediasi tersebut akan digelar di Gedung DPRD Kabupaten Malang dan dihadiri langsung oleh Bupati Malang Sanusi, Kapolres Malang, serta Dandim 0818 Malang-Batu. Agenda ini disampaikan Sanusi dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda Kabupaten Malang yang berlangsung di Kantor Kecamatan Turen, Sabtu (17/1/2026).
“Hari Senin besok kami bertemu lagi dengan kedua belah pihak di Gedung DPRD Kabupaten Malang untuk membuat kesepakatan bersama,” ujar Sanusi.
Bupati Tegaskan Hak Pendidikan Siswa Jadi Prioritas
Sanusi menegaskan, konflik antara dua yayasan tidak boleh berdampak pada hak siswa untuk mendapatkan pendidikan yang aman dan nyaman. Ia menekankan, keberlangsungan kegiatan belajar mengajar harus tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika persoalan yayasan.
Baca juga: Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Minta Konflik Yayasan STM Turen Tak Ganggu Proses Pendidikan
Apabila mediasi yang dijadwalkan tidak menghasilkan kesepakatan, Pemerintah Kabupaten Malang telah menyiapkan langkah lanjutan berupa pemindahan sementara kegiatan belajar mengajar siswa ke lokasi lain demi menjaga keamanan dan kenyamanan proses pendidikan.
“Saya lakukan analogi saja. Jika sekolah ada musibah, maka muridnya kami selamatkan,” tegas Sanusi.
Kepada Bupati Malang, kedua pihak yayasan menyampaikan kesepahaman bahwa konflik internal tidak boleh mengorbankan masa depan pendidikan para siswa. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan titik temu atas konflik yang telah berlangsung sejak tahun 2008 tersebut.
“Kami semua sepakat bahwa kegiatan pendidikan diharapkan tetap berjalan sebagaimana biasanya dan dalam rangka menyelamatkan hak pendidikan anak agar mendapatkan pendidikan yang nyaman dan aman,” kata Sanusi.
Baca juga: Tawarkan Sensasi Seperti Liburan di Eropa, 4 Destinasi Wisata Malang Ini Mirip di Swiss
Lingkungan Sekolah Diminta Tetap Steril dan Kondusif
Dalam rapat koordinasi tersebut, seluruh pihak sepakat agar lingkungan sekolah tetap steril dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Seluruh proses hukum maupun musyawarah penyelesaian konflik disepakati untuk dilakukan di luar lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto memastikan pihak kepolisian telah menerjunkan personel pengamanan di lingkungan STM Turen. Pengamanan dilakukan oleh jajaran Polsek Turen dan Koramil Turen guna menjaga situasi tetap kondusif.
Baca juga: 4 Wisata Alam di Malang yang Cocok untuk Healing
“Yang urgent rapat hari ini adalah bagaimana kepentingan anak dan hak-hak anak ini harus diprioritaskan. Proses hukum sudah ada koridornya dan tetap berjalan,” ujar Taat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























