KOTA BATU, Tugumalang.id – Kawasan Simpang Empat Jalan Panglima Sudirman di Kota Batu bakal disulap menjadi bundaran ikonik dengan sentuhan landmark baru. Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berencana membangun Bundaran Patih yang akan dihiasi patung Panglima Besar Jenderal Sudirman dengan konsep unik berputar.

Bundaran Patih diambil dari akronim empat ruas jalan yang bertemu di lokasi tersebut, yakni Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Jalan Indragiri, dan Jalan Hasanudin. Kawasan ini dirancang menjadi simpul lalu lintas sekaligus ruang kota yang memiliki nilai estetika dan identitas kuat.
Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menjelaskan bahwa penataan Simpang Empat Patih akan mengusung konsep boulevard atau jalan besar, serupa dengan kawasan Jalan Ijen di Kota Malang.
“Di kawasan Simpang Empat Patih akan kami bangun dengan konsep boulevard agar lebih tertata, nyaman, dan memiliki nilai visual yang kuat,” ujarnya.
Baca juga: 5 Wisata Sejarah di Kota Batu yang Wajib Masuk List Liburan Anda
Proyek Dimulai 2026 dengan Anggaran Rp 10 Miliar
Alfi mengungkapkan, pembangunan Bundaran Patih dijadwalkan mulai dikerjakan pada triwulan kedua tahun 2026. Hingga saat ini, DPUPR Kota Batu telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp 10 miliar untuk merealisasikan proyek tersebut.
“Saat ini kami sedang menyusun Detail Engineering Design atau DED. Kami berharap proyek ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” ungkap Alfi, Minggu (14/12/2025).
Selain mempercantik wajah kota, pembangunan bundaran ini juga diarahkan sebagai solusi rekayasa lalu lintas di kawasan yang kerap mengalami kepadatan kendaraan.
“Macetnya itu terutama terjadi saat musim liburan,” kata dia.
Patung Jenderal Sudirman Jadi Landmark Baru
Daya tarik utama Bundaran Patih terletak pada rencana pembangunan patung Panglima Besar Jenderal Sudirman setinggi sekitar empat hingga lima meter yang ditempatkan di bagian tengah bundaran. Patung tersebut dirancang dapat berputar ke segala arah, sehingga menjadi elemen ikonik yang berbeda dari landmark lainnya.
Tak hanya itu, proyek penataan kawasan juga mencakup pembangunan trotoar di sepanjang empat ruas jalan yang mengitari bundaran. DPUPR Kota Batu juga akan melakukan pelebaran jalan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas.
Baca juga: 4 Destinasi Wisata Malam Hari di Kota Malang
Alfi merinci, Jalan Trunojoyo akan diperlebar di sisi kiri dan kanan, sementara Jalan Indragiri akan dibuat menjadi jalur ganda dengan penutupan aliran sungai menggunakan block curvet.

“Dengan penataan di Jalan Indragiri, kami ingin arus kendaraan lebih aman dan lancar. Karena jalan akan semakin lebar. Bukan hanya infrastruktur, tapi juga landmark baru Kota Batu,” ujarnya.
Melalui pembangunan Bundaran Patih, Pemkot Batu berharap kawasan Simpang Empat Panglima Sudirman dapat menjadi ruang kota yang lebih tertata, mengurangi titik kemacetan, serta menghadirkan ikon baru yang memperkuat identitas dan daya tarik Kota Batu.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























