Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Budikdamber, Solusi Budidaya Ikan di Tengah Kota

Redaksi by Redaksi
Agustus 25, 2023 9:25 am
in Tips
Budikdamber, menjadi salah satu solusi ketahanan pangan tingkat keluarga.

Budikdamber, menjadi salah satu solusi ketahanan pangan tingkat keluarga. Foto/Pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Budidaya selalu identik dengan lahan luas dan biaya yang tidak sedikit. Hal itu yang menjadi keraguan bagi banyak orang ketika mau memulai untuk budidaya. Pasalnya, mereka harus mengeluarkan modal yang cukup besar untuk itu.

Namun ternyata, saat ini budidaya ikan tidak harus modal jumbo, caranya adalah budikdamber atau Budidaya Ikan Dalam Ember. Cara ini pernah dilakukan dengan sukses oleh Juli Nursandi, seorang dosen Budidaya Perikanan di Politeknik Negeri Lampung. Bagaimana sih caranya? Berikut ini penjelasannya.

READ ALSO

Kenapa NIB Penting untuk UMKM di Indonesia? Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Apa Itu Budikdamber?

Budikdamber merupakan upaya yang bisa dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan tingkat keluarga, khususnya perkotaan yang tidak memiliki tempat yang luas. Dengan menggunakan ember yang diisi air. Sementara itu, lele menjadi ikan yang paling cepat untuk bisa dipanen menggunakan teknik ini.

Baca Juga: 13 Bahan Masker Alami, Bisa Anda Coba di Rumah

Sudah menjadi rahasia umum bahwa lele merupakan jenis ikan yang kuat dan cepat beradaptasi. Hal ini yang membuat lele menjadi primadona dalam program Budikdamber, karena saat memilih lele, kita tidak memerlukan alat tambahan untuk menjaga kehidupan lele, seperti pompa untuk perputaran air.

Tips Sukses Budikdamber

Pemilihan Ember

Wadah yang boleh digunakan untuk tempat budidaya lele memang boleh berbagai macam ember. Namun perlu diperhatikan jika kita menggunakan ember yang benar-benar baru, kita perlu mengisi dan mendiamkan air dalam wadah tersebut selama 1 hari lalu membuangnya.

Hal ini bertujuan untuk membuang bau plastik yang masih kuat karena itu bisa membunuh semua bibit yang sudah kita sebar di dalam ember tersebut.

Kualitas Air

Air menjadi bagian yang paling penting dalam proses budidaya ini. Air yang sehat akan menambah kemampuan lele untuk tumbuh dan tidak gampang mati. Jadi bagaimana cara menemukan air yang tepat untuk budidaya ini?

Baca Juga: Cobain Ide Bisnis Pertanian Modal Kecil, Cocok Bagi Pebisnis Pemula

Memilih air yang tidak terlalu berbau, baik itu berbau obat pemutih maupun besi. Bau-bauan ini biasa kita cium saat menggunakan air yang bersumber dari PDAM. Namun tenang, untuk mengatasinya kita bisa menampung air tesebut semalaman sebelum kita masukkan dalam ember tempat lele hidup.

Penambahan obat EM4 juga bisa dilakukan untuk menjaga kestabilan air dan meningkatkan kualitasnya.

Bibit Lele

Setelah air dalam ember siap dan sehat, kini saatnya kita membeli bibit lele. Usahakan memilih lele yang aktif berenang, karena itu tanda ikan tersebut sehat dan mampu bertahan dalam perjalanan menuju tempat barunya.

Kita tidak boleh memasukkan terlalu banyak bibit dalam satu ember, karena ini akan menyebabkan pertarungan yang membuat banyak bibit lele mati karena dimakan sesamanya, karena lele juga merupakan hewan yang kanibal.

Sebagai contoh dalam ember yang diisi air sebanyak 80 liter, maka idealnya kita bisa memasukkan lele sebanyak 80 ekor. Karena ruang untuk bergerak sangat penting bagi lele untuk bisa terus bertumbuh.

Pemberian Pakan

Bisa kita lakukan 3 kali sehari, pagi, sore dan malam hari. Ukuran dari pakan juga harus kita sesuaikan dengan ukuran lele agar tidak membahayakan lele itu sendiri. Usahakan untuk tidak terlambat dalam pemberian pakan, karena jika kita telat maka beberapa lele akan menjadi makanan dari lele yang lain.

Karena air dalam ember ini diam, maka ketika memberi makan dan masih terlihat sisa makanan yang mengapung, kita wajib untuk mengambilnya. Makanan yang hancur dan tidak termakan akan menjadi sumber penyakit, seperti jamur.

Penggantian Air

Saat lele sudah tumbuh, air akan lebih cepat berbau dan keruh. Saat itulah air bisa kita ganti. Penggantian air tidak perlu hingga habis semuanya, karena itu akan menghambat pertumbuhan lele dan berpotensi untuk membuat lele menjadi stres. Kita bisa menyisakan 10% hingga 30% air lama dan menambahkan air baru hingga ke volume semula.

Bonus

Sayuran yang segar juga bisa kita dapatkan saat melakukan kegiatan Budikdamber. Karena air yang sudah bercampur kotoran lele itu sangat baik untuk pertumbuhan sayuran. Oleh karena itu banyak yang meletakkan gelas yang berisi biji sayuran di atas ember Budikdamber.

Jika semua sudah kita lakukan dengan rutin, maka dalam beberapa bulan ke depan kita sudah bisa menikmati daging lele segar dari peternakan sendiri.

Penulis: Baharudin Yusuf Achamda (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Budidaya IkanBudikdamberIkan Lele

Related Posts

Ilustrasi Pentingnya NIB untuk Mendukung Aktivitas Bisnis UMKM (Foto: Pinterest)
Tips

Kenapa NIB Penting untuk UMKM di Indonesia? Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

Sabtu, 30 Mei 2026
Panci Listrik Samono SW-DG01P. (Foto: Shopee/ Ufo Electronika & Furniture Official Shop)
Tips

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Jumat, 29 Mei 2026
Fotokopi Vian 24 Jam cabang UIN. (Foto: Intagram/ @fotocopyvian24jam)
Tips

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jumat, 29 Mei 2026
Mesin kopi rumahan
Tips

Mesin Kopi Rumahan untuk Pemula, Ini Pilihan yang Hemat Listrik dan Praktis

Kamis, 28 Mei 2026
Perbedaan Plushies dan Boneka
Tips

Perbedaan Plushies dan Boneka, Ternyata Tidak Sama

Selasa, 26 Mei 2026
Tagihan listrik
Tips

Tagihan Listrik Naik Terus? Bisa Jadi karena 5 Kebiasaan Sepele Ini

Selasa, 26 Mei 2026
Next Post
Kejari Kabupaten Malang Musnahkan 29 Ribu Bungkus Rokok Tanpa Pita Cukai

Kejari Kabupaten Malang Musnahkan 29 Ribu Bungkus Rokok Tanpa Pita Cukai

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.