Sabtu, November 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome dalam Program JKN

Redaksi by Redaksi
September 18, 2026 5:04 pm
in Advertorial
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome dalam Program JKN
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Cimahi, Tugumalang.id – BPJS Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung dalam Program JKN melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan, transformasi layanan diperlukan untuk menjawab tantangan peningkatan biaya pelayanan kesehatan sekaligus memastikan pembiayaan JKN memberikan manfaat kesehatan yang optimal bagi peserta.

READ ALSO

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat

Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya

Menurut dia, keberlanjutan Program JKN tidak hanya ditentukan kemampuan membiayai pelayanan kesehatan, tetapi juga memastikan program tersebut menghasilkan outcome kesehatan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia.

“Tantangan peningkatan biaya pelayanan kesehatan terlihat dari tingginya pembiayaan di rumah sakit. Dari data BPJS Kesehatan, total biaya pelayanan kesehatan Program JKN pada 2025 mencapai Rp191,3 triliun, dengan sekitar 87,1 persen realisasi pembiayaan berasal dari pelayanan di rumah sakit,” terang Pujo, Rabu (16/9).

Pujo menambahkan, penyakit jantung menjadi salah satu perhatian dalam Program JKN seiring tingginya utilisasi layanan dan biaya yang dibutuhkan. Pada 2025, penyakit jantung yang dijamin Program JKN tercatat lebih dari 29,7 juta kasus dengan pembiayaan sekitar Rp17,35 triliun.BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome dalam Program JKN

“Tingginya kebutuhan pelayanan jantung dalam ekosistem JKN perlu diantisipasi sejak dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dengan mengendalikan faktor risiko. Banyak kasus penyakit jantung yang merupakan dampak faktor risiko yang tidak terkendali di hulu, untuk itu perlu penguatan pelayanan di tingkat FKTP,” jelasnya.

Baca juga: Akses JKN Semakin Luas, BPJS Kesehatan Dorong Peningkatan Mutu Layanan Faskes

Dalam pendekatan Value-Based Health Care, FKTP diperkuat sebagai fondasi pengendalian kasus jantung melalui upaya promotif dan preventif. Menurut Pujo, penguatan tersebut mencakup pengendalian tekanan darah dan gula darah, pemantauan HbA1C secara rutin, kepatuhan pengobatan, serta pemantauan peserta berisiko tinggi.

“Di rumah sakit, BPJS Kesehatan juga mendorong pelayanan yang berorientasi pada mutu dan outcome. Sejumlah pendekatan yang dikembangkan antara lain pengambilan keputusan terpadu melalui Heart Team, tata laksana klinis sesuai pedoman, pemeriksaan Fractional Flow Reserve (FFR), dan staged revascularization,” tambah Pujo.

Pujo menuturkan, BPJS Kesehatan juga mendorong perubahan indikator monitoring mutu penjaminan pelayanan intervensi jantung dari indikator proses menuju indikator outcome. Indikator yang dipantau mencakup waktu tanggap kritis, keselamatan pascatindakan, akurasi intervensi, kualitas pemulihan, kepatuhan protokol, serta efisiensi sistem rujukan.

“Kita ingin mengubah paradigma dari paying for services menjadi purchasing better outcomes, dari treating events menjadi preventing events, serta dari mengukur utilisasi menjadi mengukur outcome,” kata Pujo.

Mewakili Panglima Komando Daerah Militer III Siliwangi, Pamen Ahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Lingkungan Hidup Tri Adrijanto Santoso mengatakan, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan ketersediaan teknologi. Kemudahan akses, kecepatan layanan, serta kualitas layanan juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Kodam III Siliwangi mendukung program pemerintah dalam upaya promotif dan preventif, termasuk melalui edukasi kepada masyarakat. Dengan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menjadi kontribusi positif dalam peningkatan kualitas kesehatan,” ujar Tri.

Baca juga: BPJS Kesehatan Malang Temukan 46 Ribu Data Warga Tak Valid

Pada kesempatan yang sama, Kepala Rumah Sakit Tingkat II Dustira Muchlas Fahmi mengatakan, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien, termasuk pelayanan penyakit jantung beserta berbagai layanan pendukungnya.

Pihaknya juga berkomitmen memberikan pelayanan yang semakin baik bagi pasien JKN dengan penyakit jantung yang membutuhkan layanan komprehensif dan dukungan berbagai fasilitas pelayanan.

“Pemanfaatan layanan jantung oleh peserta JKN di RS Dustira bisa dikatakan tinggi. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, RS Dustira telah melayani 975 pasien cathlab yang semuanya merupakan peserta JKN,” ungkap Muchlas.

Menurut Muchlas, pelayanan kesehatan merupakan proses yang berkelanjutan sehingga peningkatan kualitas pelayanan perlu dilakukan secara konsisten. Selain memberikan pelayanan cepat dan tepat, pelayanan juga harus aman, bermutu, dan berorientasi pada pasien.

Koordinator BPJS Watch Timbul Siregar mengatakan, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit dengan biaya tinggi yang dijamin Program JKN. Menurutnya, untuk menekan tingginya angka penyakit tersebut diperlukan upaya promotif dan preventif, termasuk penerapan pola hidup sehat.

“Penyakit jantung perlu menjadi perhatian pemerintah karena salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penyakit tersebut berkaitan dengan gaya hidup. Untuk menekan tingginya angka penyakit tersebut, diperlukan upaya promotif dan preventif, termasuk menerapkan pola hidup sehat,” ucap Timbul.

Timbul juga menilai Program JKN perlu terus didorong untuk meningkatkan efisiensi dengan menerapkan pendekatan Value-Based Health Care yang berbasis outcome. Baginya, kesehatan adalah modal utama untuk membangun bangsa.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis BPJS Kesehatan
editor: jatmiko

Tags: bpjs kesehatanBPJS WatchCimahiJKNlayanan jantungpenyakit jantungPrihati PujowaskitoRS DustiraValue-Based Health Care

Related Posts

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat
Advertorial

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat

Sabtu, 7 Nov 2026
Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya
Advertorial

Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026
Pegadaian Gelar Badai Emas, Hadiah Utama Saldo Emas 500 Gram
Advertorial

Pegadaian Gelar Badai Emas, Hadiah Utama Saldo Emas 500 Gram

Sabtu, 7 Nov 2026
Women Conference di UIN Malang, Menteri PPPA Dorong Perempuan Pimpin Transformasi Global
Advertorial

Menteri PPPA Dorong Perempuan Jadi Pemimpin Transformasi Global di UIN Malang

Sabtu, 7 Nov 2026
433 Jemaah Umrah Hari Santri Nasional Chatour Travel Tiba di Juanda
Advertorial

433 Jemaah Umrah Hari Santri Nasional Chatour Travel Tiba di Juanda

Sabtu, 7 Nov 2026
UIN Maliki Malang Hadirkan Teknologi AI untuk Persiapan Kerja Mahasiswa
Advertorial

UIN Maliki Malang Hadirkan Teknologi AI untuk Persiapan Kerja Mahasiswa

Jumat, 6 Nov 2026
Next Post
APBD Kota Batu 2026: Belanja Rp1,058 Triliun, Defisit Rp126,2 Miliar Ditutup SiLPA

APBD Kota Batu 2026: Belanja Rp1,058 Triliun, Defisit Rp126,2 Miliar Ditutup SiLPA

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.