Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Bocah 13 Tahun Rela Menabung Demi Nonton di Kanjuruhan, Nonton Pertama Malah Jadi Korban

Redaksi by Redaksi
Oktober 6, 2022 12:58 pm
in Peristiwa
Foto semasa hidup Anggara, Aremania Wajak. Foto: Irham Thoriq/Tugumalang.id

Foto semasa hidup Anggara, Aremania Wajak. Foto: Irham Thoriq/Tugumalang.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Namanya Anggara Putra Pratama. Aremania licek asal Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Sejak lama, bocah 13 tahun itu ingin sekali nonton pertandingan Arema FC langsung di Stadion Kanjuruhan.

Usaha Anggara untuk nonton langsung di Kanjuruhan ditunjukkan dengan cara menabung. Uang jajan sekitar Rp 5.000 dia sisihkan selama 15 hari. Anggara rela tidak jajan demi bisa memberi dukungan langsung untuk Arema FC saat berlaga melawan Persebaya 1 Oktober 2022.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Wartawan tugumalang.id mewawancarai Sholehatun Romla (33), ibu Angga, di rumah duka Desa Blayu 2, RT 31 RW 09, Wajak, Kabupaten Malang, Rabu sore (5/10). Terlihat, keluarga korban diselimuti kesedihan.

Romla awalnya melarang anaknya untuk menonton langsung pertandingan Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10). Dia khawatir karena laga itu adalah laga besar dan digelar pada malam hari.

Tapi, Romla tidak bisa lagi melarang, terlebih saat Angga bilang bahwa dia menabung selama sekitar 15 hari untuk bisa membeli tiket.

“Saat dilarang, anaknya juga marah-marah, karena katanya sudah menabung,” kata Romla.

Romla mengatakan, Angga menabung dari hasil uang jajan di sekolahnya. Uang tabungannya itu lalu dibelikan tiket ekonomi seharga Rp 65 ribu.

“Anaknya ada uang sisa dua puluh ribu, saya tambahi sepuluh ribu buat uang saku ke Stadion, jadi dia bawa uang saku tiga puluh ribu,” imbuhnya.

Angga menonton Arema FC bersama 3 temannya yang lain, sama-sama dari Desa Blayu. Mereka berangkat bersama-sama. 4 anak tersebut adalah teman ngaji satu kampung.

“Angga baru pertama kali ini nonton Arema di Stadion, diajak teman-teman mengajinya,” cerita Romla.

Selain Angga, yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan ini adalah M Ali Mukhtar,17 tahun. 4 anak dari Blayu tersebut, 2 selamat.

“Yang dua ini yang jaga jenazah Angga dan Ali di RS Wafa Husada,” imbuhnya.

Lukisan Angga, Gelap Setengah Badan. Foto: Irham Thoriq/Tugumalang.id

Gelap Setengah Badan, Lukisan Angga Sebelum Tragedi

Romla mengaku tidak punya firasat buruk apa-apa. Hari Jumat (30/9/2022), Angga berada di rumah. Namun Angga memperlihatkan hal tidak biasa. Angga menggambar dirinya sendiri.

Agak lama Angga mencoret-coret kertas dengan pensil. Hasilnya, gambar Angga dengan separuh badan berwarna gelap.

Gambar Angga tersebut seolah diperlakukan istimewa. Angga memasukkan gambarnya ke pigura. Bukan pigura baru, tapi pigura foto ayahnya dia ganti. Pigura lawas dengan kaca yang agak pecah.

Romla memang merasa aneh, namun dia tidak merasakan firasat buruk. Saat sore hari Angga berangkat, juga sudah berpamitan. Malam harinya pun, Romla sudah tidur.

“Jam tiga saya dan suami dibangunkan guru ngajinya, dikabarkan Angga sudah wafat,” ujar Romla.

Betapa sedihnya sebagai ibu, Romla kehilangan anaknya dalam sebuah tragedi. Begitu juga ibu-ibu lainnya yang anaknya menjadi korban Tragedi Kanjuruhan. Romlah merasakan kesedihan itu.

“Dan jenazah dia seperti lukisannya itu, separuh badannya hitam,” terang Romla.

Tante Angga, Zuliati (51), menyebut kepergian putra pertama Romla itu menjadi pukulan luar bisa buat keluarga. Terutama bagi Romla dan suaminya, Imam Syafi’i (38). Angga kata Zuliati, anak baik yang rajin juga pendiam, dan ingin menjadi santri yang membanggakan.

“Ibunya pingsan terus. Bahkan saat jenazah diberangkatkan (dimakamkan), masih pingsan,” pungkas Zuliati.

 

Reporter: Irham Thoriq

Editor: Fajrus Sidiq

Tags: Arema FCAremaniaAremania Wajaktragedi kanjuruhan

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
SMKN 2 Malang Turut Berduka, 3 Siswanya Jadi Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan

SMKN 2 Malang Turut Berduka, 3 Siswanya Jadi Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.