Tugumalang.id – 3 atlet mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) sukses memborong medali di ajang Porprov IX Jatim 2025. M. Ali Khan Ridlo jadi atlet paling banyak memborong medali yaitu 2 medali emas dan 1 perak dari cabor angkat besi.
Diketahui, M. Ali Khan Ridlo merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Unisma. 3 medali emas ini ia peroleh dari beberapa kategori pada cabor angkat besi kelas 88 kilogram. Namun, perolehan medali ini bukan kali pertama baginya.
Ali sendiri telah dipanggil memperkuat kontingen Kota Malang di ajang Porprov sejak 2019. Prestasi pertama kali ia ukir pada Porprov 2022 di Situbondo. Pada 2023 lalu, ia mengantongi 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Kini, ia kembali mengantongi 3 medali emas.
Baca Juga: BEM FH Unisma Desak Perlindungan Hukum bagi PKL dalam Perda Pajak 10 Persen
Kepada awak media, Ali mengaku sudah menjadi atlet angkat besi sejak 2016. Kedisiplinan berlatih selama bertahun-tahun menjadi kunci suksesnya. Bahkan untuk menghadapi Porprov Jatim 2025, ia sudah berlatih sejak setahun terakhir.
”Namun 3 bulan sebelum mulai, intensitas latihan mulai meningkat. Sehari bisa latihan 2 kali. Libur hanya hari Minggu. Belum lagi harus membagi waktu kuliah,” kisahnya.
Namun semua itu bisa lalui tanpa mengganggu jam kuliah namun tetap dapat menorehkan prestasi. Bahkan mahasiswa angkatan 2023 ini mendapatkan beasiswa di Unisma melalui jalur beasiswa prestasi olahraga.
“Setiap ajang adalah pembuktian dan kesempatan mempersembahkan yang terbaik. Saya menikmati semua prosesnya,” tuturnya.
Baca Juga: Usaha Kuliner Omzet Rp15 Juta Kena Pajak 10 Persen, BEM FH Unisma Minta Kaji Ulang, Terlalu Mencekik
Selain Ali, Muhammad Mahir Qushoyyi, salah satu mahasiswa Fakultas Teknik lainnya juga berhasil meraih medali emas di cabor Hapkido. Ia lega prosesnya selama latihan penuh selama 3 bulan terakhir terbayar tuntas dengan medali emas.
Hal senada diungkapkan Dicka Yoga Pratama Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian yang meraih medali perak di cabang Hoki Outdoor Putra. Ia mengaku bangga atas raihan tersebut meski pada raihan medali kedua kalinya ini ia hanya mendapat perak.
”Sebelumnya, Porprov 2023 itu saya dapat medali emas di Mojokerto. Dulu, saya sempat tidak boleh main hoki lagi sama orang tua gara-gara cedera pernah kena stik, sampai membekas di wajah saya. Tapi saya memilih bertahan karena sudah jadi hobi, plus jadi juara,” ujarnya.
Atas raihan prestasi para mahasiswanya, Rektor Unisma Prof. Junaidi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras mereka. Keberhasilan atlet mahasiswa ini bukan hanya membawa nama harum bagi Unisma dan Kota Malang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda.

”Bahwa prestasi akademik dan non-akademik itu juga bisa berjalan beriringan, asal dijalani dengan komitmen, disiplin, dan semangat juang yang tinggi. Saya ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya bagi mereka,” ungkapnya.
Prof. Junaidi menuturkan dukungan penuh pengembangan potensi mahasiswa baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dia mengatakan bahwa keberhasilan Ali membuktikan kualitas mahasiswa Unisma yang unggul di berbagai lini.
“Unisma terus mendorong mahasiswanya untuk berkembang secara holistik. Termasuk melalui jalur beasiswa prestasi olahraga yang memungkinkan mahasiswa seperti Ali Khan melanjutkan pendidikan tanpa harus mengorbankan karier olahraganya,” ujar Rektor.
Tak hanya atlet, Unisma sendiri juga ditunjuk sebagai penyedia venue resmi penyelenggaraan ajang Porprov IX Jatim 2025 untuk dua cabor sekaligus yakni Sepak Takraw dan Drum Band Seni.
Penunjukan Unisma ini semakin membuktikan peran kampus NU ini sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap pengembangan potensi generasi muda termasuk dalam bidang non-akademik. Artinya, kesiapan fasilitas kampus yang mendukung event bergengsi membuktikan kapabilitas Unisma.
Dengan keikutsertaan sebagai tuan rumah Porprov dan program beasiswa olahraga, Unisma berharap dapat membangun reputasi sebagai kampus yang mendukung pengembangan karakter unggul berbasis sport education.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























