Sabtu, Agustus 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Begini Pandangan Sekjen PKB Soal Anggapan Ekploitasi Santri dalam Pembangunan Gedung Pesantren

Redaksi by Redaksi
Oktober 13, 2025 6:35 pm
in News
Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid

Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid alias Cak Udin memberikan pandangan soal anggapan eksploitasi santri (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Sebagian orang menganggap pemandangan santri yang berbondong bondong ikut dalam proses pembangunan gedung pondok pesantren, sebagai ekploitasi santri. Hal ini menyeruak pasca tragedi ambruknya gedung di Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Begini pandangan Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid soal anggapan eksploitasi santri itu.

Hasanuddin Wahid yang akrab disapa Cak Udin menekankan pondok pesantren sudah ada sebelum lembaga pendidikan di Indonesia berdiri. Di tempat ini, santri diajarkan moral dan adab sebagai bangsa Indonesia.

READ ALSO

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

“Santri itu belajarnya nilai, moral, adab dan sebagainya. Ini bisa ditanyakan ke santri seluruh Indonesia, yang diajarkan kiai itu adalah nilai nilai keagungan yang tinggi. Jadi tidak ada yang namanya perbudakan santri,” ucapnya usai mengisi sosialisasi pilar kebangsaan di kampus STAIMA Al-Hikam, Kota Malang, Senin (13/10/2025).

Baca juga: Hasanuddin Wahid Ajak Santri Perkuat Karakter Kebangsaan di Era Digital

Ia tak memungkiri adanya budaya santri yang ikut membantu membangun pesantren. Namun dia juga menekankan bahwa tidak ada pesantren yang meminta santri bekerja keras ikut membangun gedung. Apalagi dengan perintah atas nama kiai.

“Tidak ada santri disuruh kerja keras atas nama kekiaian, itu semua berbasis nilai, tarbiyah dan pendidikan,” imbuhnya.

Untuk itu, Cak Udin menyayangkan munculnya anggapan sebagian masyarakat bahwa ada ekploitasi santri dalam tragedi ambruknya gedung Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo beberapa waktu lalu.

“Beberapa orang gara gara kejadian di Al Khoziny kemarin menganggap santri dieksploitasi,” ujarnya.

Dia meyakini, tak ada praktik eksploitasi santri di lingkungan pesantren. Ia kemudian menunjukkan aktivitas sehat di lingkungan pesantren, terutama di bidang pendidikan.

“STAIMA Al-Hikam Malang bukti nyata bahwa santri sekaligus mahasiswanya tidak ada yang dieksploitasi. Justru mereka belajar keagungan akhlak. Hampir semua pesantren juga begitu,” tegasnya.

Menurutnya, pesantren merupakan pilar pendidikan bangsa yang didirikan para kiai sebagai kontribusi pada pendidikan Indonesia tanpa bantuan anggaran APBD maupun APBN. Dengan vitalnya kontribusi pesantren, ia miris ada pihak pihak yang menginginkan pesantren ditutup pasca tragedi ambruknya Ponpes Al Khoziny.

Baca juga: Sekjen DPP PKB Cak Udin: Kader Jadi Pemimpin Bukan Followers

“Pesantren sudah ada sebelum Republik ini ada. Jangan sampai pilar pendidikan bangsa ini ditutup oleh orang orang yang gak tau sejarah pesantren,” tegasnya.

Dalam insiden ambruknya Ponpes Al Khoziny, Cak Udin mempersilahkan jika pihak kepolisian hendak menegakkan hukum. Namun ia meminta proses penegakan hukumnya harus menjunjung asas keadilan.

“Yang salah silahkan ditindak berdasarkan perundang undangan. Silahkan proses hukum ditegakkan dengan fair dan adil. Banyak kok rumah rumah mewah, bagunan bangunan besar gak ada IMB nya. Tragedi Kanjuruhan dengan korban 135 jiwa juga gak ada yang mau menutup. Jadi kalau mau menutup pesantren berarti dia gak tau sejarah bangsa ini dan itu pola pikir yang salah,” tututnya.

Di sisi lain, Cak Udin yang juga merupakan Anggota DPR RI itu juga merespon wacana pembangunan Ponpes Al Khoziny menggunakan anggaran APBN. Baginya hal itu sah sah saja.

“Memang pesantren selama ini negara memberikan perhatian khusus pada pesantren. Jadi kalau ada rencana dibangun pakai APBN wajar saja. Yang penting proporsional, ada anggarannya dan melalui mekanisme yang sah,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: budaya santriCak Udineksploitasi santripembangunan pedantren pakai APBN.penegakan hukum tragedi Ponpes Al Khozinypenutupan pesantrenPonpes Al Khozinysantri bangun pesantrenSekjen PKB

Related Posts

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya
News

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Jumat, 28 Agu 2026
Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang
News

Unisma dan Wali Kota Malang Lepas 60 Biker NU ke Muktamar di Jombang

Jumat, 28 Agu 2026
Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut
News

Pelawak Topan Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Keluhkan Sakit Perut

Jumat, 28 Agu 2026
Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan
News

Savic Ali Dorong Pemimpin NU Visioner dan Responsif terhadap Perubahan

Jumat, 28 Agu 2026
Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU
News

Muktamar NU Mulai Bahas Tata Tertib Pemilihan Ketum PBNU

Jumat, 28 Agu 2026
Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran
News

Fakta Menarik Muktamar NU ke-35 di Jombang, Kembali ke Tanah Kelahiran

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Pemkot Batu

Pemkot Batu Siap Hadapi Transformasi Fiskal 2026, Wali Kota Nurochman Tekankan Kemandirian Daerah

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.