Kota Batu, Tugumalang.id – Batu Greenation Fest 2025 menjadi momentum istimewa bagi Kota Batu dalam mengangkat isu perubahan iklim melalui medium seni visual. Untuk pertama kalinya, pameran fotografi bertema lingkungan digelar di ruang publik, tepatnya di Alun-alun Kota Batu, dan akan berlangsung hingga 20 Juni 2025. Pameran ini menjadi ruang edukasi sekaligus refleksi bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian bumi.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Iklimku.org, sebuah NGO yang fokus pada isu perubahan iklim, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Mengusung tema “Think Green, Think Clean”, pameran ini menjadi wadah kolaboratif yang menggabungkan seni dan aksi nyata untuk mendorong kesadaran lingkungan di tengah masyarakat.
Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni Kurniawan, menjelaskan bahwa pameran ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang lebih bersifat seremonial, tahun ini peringatan tersebut dikemas secara kreatif dan edukatif dengan memanfaatkan pendekatan seni sebagai media kampanye lingkungan.
Baca juga: PFI Malang Gelar Pameran Foto Jurnalistik Tanah Air di Kota Malang
Salah satu agenda utama dalam festival ini adalah Pameran Foto Dokumenter Perubahan Iklim, yang menampilkan karya-karya fotografi dari para fotografer profesional Indonesia. Melalui lensa mereka, berbagai persoalan lingkungan seperti sampah plastik, kekeringan ekstrem, banjir, deforestasi, hingga krisis pertanian tergambar nyata dan menyentuh.
Pameran ini menjadi tonggak penting karena merupakan yang pertama kali digelar di Kota Batu, bahkan di Jawa Timur, dengan fokus khusus pada dampak perubahan iklim. Melalui karya visual yang kuat, masyarakat diajak untuk lebih memahami urgensi isu iklim dan tergerak untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
Mulai dari isu sampah, kekeringan ekstrim, banjir, hutan adat, hingga krisis pertanian yang melanda petani-petani lokal semua tergambar jelas dalam bingkai visual yang menggugah kesadaran. Ini adalah kesempatan langka bagi masyarakat untuk melihat langsung dampak perubahan iklim melalui karya visual yang kuat dan menyentuh.
”Kami percaya, pelajar, komunitas, maupun masyarakat umum dapat menjadi agen perubahan. Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin memberi ruang bagi suara-suara yang peduli lingkungan untuk didengar,” ungkapnya.
Tak hanya menjadi ajang apresiasi karya, pameran ini juga dirancang untuk melakukan roadshow ke berbagai daerah di Indonesia, membawa pesan bahwa krisis iklim adalah nyata dan mendesak untuk ditanggulangi bersama.
Melalui slogan “Think Green, Think Clean”, DLH Kota Batu mengajak seluruh elemen masyarakat mengubah cara pandang terhadap lingkungan dan mengambil langkah konkret demi masa depan bumi yang lebih hijau dan bersih.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























