Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Basmi Hama, Mahasiswa KKN UM Ubah Limbah Jeruk Jadi Pestisida Alami

Redaksi by Redaksi
April 26, 2021 2:28 pm
in Pendidikan
mahasiswa - Basmi Hama, Mahasiswa KKN UM Ubah Limbah Jeruk Jadi Pestisida Alami

Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Jeruk Menjadi Pestisida Alami untuk Membasmi Hama. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang (UM) yang dibimbing oleh Andika Bagus Nur Rahma Putra SPd MPd, kembali membuat langkah kreatif.

 

READ ALSO

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Kali ini, Nur Laila Indra S selaku penanggung jawab beserta 3 anggota lain yakni Niken Satiti, Saniatuz Zulfa, dan Yasotama Osa Jinendra, melaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah jeruk menjadi pestisida alami untuk membasmi hama, di Balai Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Sabtu lalu (13/04/2021).

 

“Desa Selorejo terkenal dengan agrowisata petik jeruknya. Dengan memperhatikan potensi tersebut, mahasiswa KKN UM menawarkan ide kreatif mereka untuk menyulap limbah kulit jeruk menjadi suatu produk pestisida organik yang jauh lebih bermanfaat,” ujar Andika.

Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Jeruk Menjadi Pestisida Alami untuk Membasmi Hama. Foto: dok

“Selain dapat mengurangi limbah kulit jeruk yang terbuang sia-sia, pestisida organik dari kulit jeruk ini dapat dikatakan alternatif yang ramah lingkungan dan layak dicoba,” imbuhnya.

 

Andika mengatakan, kandungan vitamin C dan pestisida yang ada pada kulit jeruk memiliki tingkat toksisitas rendah, sehingga tidak meracuni mahkluk hidup lainnya namun cukup efektif untuk mengurangi nafsu makan hama serangga.

 

“Bahkan pestisida organik ini dapat diandalkan untuk mengatasi Organisme Perusak Tanaman yang telah kebal pada pestisida kimia. Prinsipnya hampir sama dengan nyamuk yang tidak menyukai aroma citrus, pestisida organikpun bekerja demikian,” jelasnya.

 

Dia menambahkan, keunggulan lain dari pestisida organik ini adalah terletak pada cara pengolahannya yang sederhana dan dengan alat yang mudah ditemui.

 

Awalnya, sosialisasi ini juga dibarengi dengan satu sosialisasi yang bertemakan sama, yakni mengubah kulit jeruk menjadi hand sanitizer kemudian dilanjutkan dengan pestisida.

 

Pemateri tak lain adalah mahasiswa KKN UM Selorejo itu sendiri yang menjadi penanggung jawab program.

 

“Tidak hanya penyampaian materi saja, mahasiswa KKN UM Selorejo juga mendemonstrasikan cara membuat pestisida tersebut. Dari demonstrasi tersebut nantinya para warga dapat mencobanya sendiri di rumah,” tuturnya.

 

“Peserta sosialisasi terlihat cukup antusias berpartisipasi dalam sesi pertanyaan terkait pengolahan, bahan, serta daya tahannya. Mahasiswa KKN UM Selorejo pun juga menyampaikan tips-tips dalam membuat pestisida tersebut, baik tentang jenis jeruk dan jumlahnya, air panas yang digunakan, serta agar untuk berhati-hati dalam membuka pestisida yang sudah jadi untuk meminimalisir kontak dengan gas yang terkandung dalam wadah pestisida tersebut,” sambungnya.

 

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN UM Selorejo berharap agar program ini dapat diimplementasikan oleh warga sekitar. Baik untuk menunjang perawatan tanaman jeruk ataupun tanaman lainnya dari serangan hama.

 

“Kami juga berharap agar produk ini dapat dijadikan sebagai komoditas baru khusus Desa Selorejo yang terkenal dengan jeruknya. Sehingga dapat dikatakan bahwa program ini juga dapat meningkatkan perekonomian warga Desa Selorejo,” inginnya.

 

“Keunggulan lain dari pestisida organik ini adalah terletak pada cara pengolahannya yang sederhana dan dengan alat yang mudah ditemui. Dengan demikian ide kreatif pestisida organik ini sangat membantu Kepala Desa Selorejo dalam memberdayakan warganya dengan lebih produktif dan inovatif,” pungkasnya.(ads)

 

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

 

Tags: hamakknmahasiswa

Related Posts

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam
Advertorial

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam

Sabtu, 17 Okt 2026
Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
Wali Kota Malang akan Tindak Tegas Pelanggar Mudik

Wali Kota Malang akan Tindak Tegas Pelanggar Mudik

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.