Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Bara Pertempuran Surabaya Pernah Dibawa Bung Tomo ke Malang

Redaksi by Redaksi
November 10, 2022 11:36 am
in Uncategorized
Potret Bung Tomo saat berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Potret Bung Tomo saat berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Foto/Gramedia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Perang Surabaya yang pecah pada 10 November 1945 menjadi cikal bakal penetapan Hari Pahlawan. Orasi ikonik Bung Tomo kala mengobarkan bara semangat rakyat menjadikannya sosok pahlawan yang memiliki peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kala itu, pasukan Inggris memberikan ultimatum agar pihak Indonesia menyerahkan senjata dan menghentikan perlawanan selambat lambatnya pada 10 November 1945 pukul 06.00 WIB. Bahkan Inggris mengancam akan menggempur Surabaya dari darat, laut dan udara jika ultimatum tidak dipenuhi.

READ ALSO

UIN Malang Naik ke Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026

5 Kuliner Khas Jepang Selain Sushi dan Ramen yang Wajib Dicoba

Melalui siaran radio, orasi Bung Tomo membangkitkan puluhan ribu rakyat yang ada di Surabaya menjadi barisan pasukan tak takut mati. Mereka sama sekali tak gentar dengan persenjataan canggih pasukan sekutu yang ingin menguasai Surabaya.

Pertempuran pun pecah hingga berminggu minggu, ribuan pasukan Inggris tewas dan puluhan alat perang canggih hancur. Ribuan rakyat Surabaya juga gugur dan ratusan ribu warga mengungsi keluar Surabaya karena sekutu mulai menguasai keadaan dan Bung Tomo menjadi buronan sekutu.

Saat itulah Bung Tomo mulai bergeser ke wilayah Malang agar tetap bisa mengobarkan bara perlawanan melalui siaran radio. “Radio sebagai alat perlawanan itu sempat dibawa ke Malang oleh Bung Tomo,” kata Pemerhati Sejarah dan Budaya Kota Malang, Agung Buana.

“Situasi memang tidak memungkinkan. Bahkan sekutu membuat sayembara untuk menangkap Bung Tomo. Makanya beliau sementara bersembunyi di Malang,” imbuhnya.

Meski begitu, Agung mengatakan bahwa Bung Tomo terus melakukan orasi mempertahankan kemerdekaan melalui siaran radio dari beberapa tempat di wilayah Malang. “Mulai di Celaket, Jalan Bandung, Klojen hingga ke Bululawang,” ujarnya.

Agung mengatakan bahwa bara pertempuran Surabaya juga terus dikobarkan Bung Tomo dari Malang. Bahkan menurutnya, Bung Tomo juga pernah melakukan orasi secara langsung di Stadion Gajayana Kota Malang.

Stadion itu menjadi salah satu saksi bisu jejak perjuangan Bung Tomo mempertahankan kemerdekaan dari Kota Malang. Kala itu, ribuan warga Malang berbondong bondong datang ke stadion untuk mendengarkan pidato Bung Tomo.

“Ribuan orang berkumpul di Stadion Gajayana untuk mendengarkan orasi Bung Tomo pada awal 1946 sebagai upaya menggalang kekuatan melanjutkan pertempuran Surabaya,” paparnya.

Semangat mempertahankan kemerdekaan kala itu menjadi kunci pemersatu bangsa tanpa memandang perbedaan. Kemudian, barisan rakyat Malang mulai terpanggil untuk bersiap siaga membantu Surabaya melawan sekutu jika sewaktu waktu dibutuhkan.

Agung mengatakan bahwa terdapat 2 fase rakyat Malang dan Surabaya berada di titik persatuan yang utuh. Yakni jelang dan pasca Perang Surabaya 10 November 1945. Disebutkan, ratusan warga Malang pernah membantu memperkuat pasukan dalam Perang Surabaya. Ratusan warga itu berangkat dari Malang sebelum perang pecah.

Kemudian pasca perang, Bung Tomo juga sempat membuat barisan rakyat Malang bersiaga untuk menghadapi Perang Surabaya.

“Jadi saya lihat ada 2 fase. Pertama sebelum 10 November dan pasca 10 November ketika Bung Tomo menggalang pasukan dari Malang untuk membantu Surabaya,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Bung TomoHari PahlawanmalangPerang Surabaya

Related Posts

UIN Malang Naik ke Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026
Uncategorized

UIN Malang Naik ke Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026

Sabtu, 3 Okt 2026
5 Kuliner Khas Jepang Selain Sushi dan Ramen yang Wajib Dicoba
Uncategorized

5 Kuliner Khas Jepang Selain Sushi dan Ramen yang Wajib Dicoba

Sabtu, 19 Sep 2026
PLN UP3 Malang dan Pemkot Malang percepat ekosistem kendaraan listrik. Foto/dok
Uncategorized

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Rabu, 15 Jul 2026
Suasana layanan deposito tabungan emas di Kantor Pegadaian UPC Batu. Foto: Azmy
News

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Kamis, 18 Jun 2026
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Foto: Prokopim KWB
Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Selasa, 9 Jun 2026
introvert - Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Next Post
Karyawan Grand Mercure Malang Mirama mengheningkan cipta di Hari Pahlawan.

Grand Mercure Malang Mirama Ajak Tamu dan Karyawan Mengheningkan Cipta di Hari Pahlawan 

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.