Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Bara Pertempuran Surabaya Pernah Dibawa Bung Tomo ke Malang

Redaksi by Redaksi
November 10, 2022 11:36 am
in Uncategorized
Potret Bung Tomo saat berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Potret Bung Tomo saat berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Foto/Gramedia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Perang Surabaya yang pecah pada 10 November 1945 menjadi cikal bakal penetapan Hari Pahlawan. Orasi ikonik Bung Tomo kala mengobarkan bara semangat rakyat menjadikannya sosok pahlawan yang memiliki peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kala itu, pasukan Inggris memberikan ultimatum agar pihak Indonesia menyerahkan senjata dan menghentikan perlawanan selambat lambatnya pada 10 November 1945 pukul 06.00 WIB. Bahkan Inggris mengancam akan menggempur Surabaya dari darat, laut dan udara jika ultimatum tidak dipenuhi.

READ ALSO

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Melalui siaran radio, orasi Bung Tomo membangkitkan puluhan ribu rakyat yang ada di Surabaya menjadi barisan pasukan tak takut mati. Mereka sama sekali tak gentar dengan persenjataan canggih pasukan sekutu yang ingin menguasai Surabaya.

Pertempuran pun pecah hingga berminggu minggu, ribuan pasukan Inggris tewas dan puluhan alat perang canggih hancur. Ribuan rakyat Surabaya juga gugur dan ratusan ribu warga mengungsi keluar Surabaya karena sekutu mulai menguasai keadaan dan Bung Tomo menjadi buronan sekutu.

Saat itulah Bung Tomo mulai bergeser ke wilayah Malang agar tetap bisa mengobarkan bara perlawanan melalui siaran radio. “Radio sebagai alat perlawanan itu sempat dibawa ke Malang oleh Bung Tomo,” kata Pemerhati Sejarah dan Budaya Kota Malang, Agung Buana.

“Situasi memang tidak memungkinkan. Bahkan sekutu membuat sayembara untuk menangkap Bung Tomo. Makanya beliau sementara bersembunyi di Malang,” imbuhnya.

Meski begitu, Agung mengatakan bahwa Bung Tomo terus melakukan orasi mempertahankan kemerdekaan melalui siaran radio dari beberapa tempat di wilayah Malang. “Mulai di Celaket, Jalan Bandung, Klojen hingga ke Bululawang,” ujarnya.

Agung mengatakan bahwa bara pertempuran Surabaya juga terus dikobarkan Bung Tomo dari Malang. Bahkan menurutnya, Bung Tomo juga pernah melakukan orasi secara langsung di Stadion Gajayana Kota Malang.

Stadion itu menjadi salah satu saksi bisu jejak perjuangan Bung Tomo mempertahankan kemerdekaan dari Kota Malang. Kala itu, ribuan warga Malang berbondong bondong datang ke stadion untuk mendengarkan pidato Bung Tomo.

“Ribuan orang berkumpul di Stadion Gajayana untuk mendengarkan orasi Bung Tomo pada awal 1946 sebagai upaya menggalang kekuatan melanjutkan pertempuran Surabaya,” paparnya.

Semangat mempertahankan kemerdekaan kala itu menjadi kunci pemersatu bangsa tanpa memandang perbedaan. Kemudian, barisan rakyat Malang mulai terpanggil untuk bersiap siaga membantu Surabaya melawan sekutu jika sewaktu waktu dibutuhkan.

Agung mengatakan bahwa terdapat 2 fase rakyat Malang dan Surabaya berada di titik persatuan yang utuh. Yakni jelang dan pasca Perang Surabaya 10 November 1945. Disebutkan, ratusan warga Malang pernah membantu memperkuat pasukan dalam Perang Surabaya. Ratusan warga itu berangkat dari Malang sebelum perang pecah.

Kemudian pasca perang, Bung Tomo juga sempat membuat barisan rakyat Malang bersiaga untuk menghadapi Perang Surabaya.

“Jadi saya lihat ada 2 fase. Pertama sebelum 10 November dan pasca 10 November ketika Bung Tomo menggalang pasukan dari Malang untuk membantu Surabaya,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Bung TomoHari PahlawanmalangPerang Surabaya

Related Posts

PLN UP3 Malang dan Pemkot Malang percepat ekosistem kendaraan listrik. Foto/dok
Uncategorized

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Rabu, 15 Jul 2026
Suasana layanan deposito tabungan emas di Kantor Pegadaian UPC Batu. Foto: Azmy
News

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Kamis, 18 Jun 2026
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Foto: Prokopim KWB
Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Selasa, 9 Jun 2026
introvert - Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Timnas Futsal Indonesia
Olahraga

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Kamis, 9 Apr 2026
Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah
Uncategorized

Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah

Minggu, 15 Mar 2026
Next Post
Karyawan Grand Mercure Malang Mirama mengheningkan cipta di Hari Pahlawan.

Grand Mercure Malang Mirama Ajak Tamu dan Karyawan Mengheningkan Cipta di Hari Pahlawan 

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.