Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Banyak Bus AKAP di Malang Angkut Penumpang Tanpa Sertifikat Vaksin

Selama PPKM Darurat

Redaksi by Redaksi
Juli 25, 2021 8:35 pm
in Berita
Petugas melakukan operasi Bus AKAP di Terminal Arjosari

Operasi gabungan yang dilakukan Koorsatpel Terminal Arjosari, Hadi Supeno masih menemukan banyak pelanggaran dilakukan penyedia jasa transportasi darat, Minggu (25/7/2021). Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Masih banyak bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) di Malang mengangkut penumpang tanpa sertifikat vaksin. Hal itu terkuak saat Satpel Terminal Arjosari Malang, melakukan operasi di Terimanal, Minggu (25/7/2021).  Seperti diketahui, selama PPKM Darurat, pengetatan perjalanan transportasi darat juga dilakukan.

Namun, dari operasi gabungan yang dilakukan Satpel Terminal Arjosari bersama Dishub Kota Malang itu, petugas menjaring sejumlah bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang mengangkut penumpang di luar terminal.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Petugas melakukan pemeriksaan pada penumpang terkait keterangan sudah pernah vaksin.

Artinya, persyaratan perjalanan yakni mengantongi surat vaksinasi atau hasil tes swab antigen/PCR tidak dibawa oleh penumpang. Ada sejumlah bus AKAP dari 2 Perusahaan Otobus (PO) di Malang yang terjaring.

Koorsatpel Terminal Arjodari, Hadi Supeno bilang, dalam operasi itu menjumpai penumpang yang tidak membawa sejumlah persyaratan perjalanan mulai sertifikat vaksin hingga surat keterangan bebas Covid-19.

”Hasilnya, ada 2 PO Bus yaitu Pahala Kencana dan 27 Trans kami tegur dan kami suruh buat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi,” terang Hadi pada reporter, Minggu (25/7/2021).

Menurut Hadi, sejumlah PO yang ditegur mengaku terpaksa melayani penumpang secara ilegal dengan alasan kebutuhan ekonomi. Menurut dia itu tidak logis karena sebenarnya pihak Terminal masih tetap membolehkan pelayanan dengan persyaratan.

”Mungkin karena sejumlah aturan yang mereka anggap ribet ini makanya mereka ngangkut penumpang dari luar. Sekarang ketauan tapi kita tetap humanis dan hanya memperingatkan mereka,” jelasnya.

Diharapkan dari operasi humanis ini meningkatkan kesadaran masyarkat untuk patuh aturan. Apalagi, aturan ini dibuat di tengah situasi darurat kesehatan. Meski masih ada pelanggaran, kataHadi secara umum masyarakat di Kota Malang relatif masih patuh.

“Operasi ini memang keseluruhan, operasi besar seluruh Indonesia untuk Dirjen Hubdat (Direktorat Jenderal Perhubungan Darat) untuk mengecek perjalanan orang. Dari situ kita menemukan diluar memang seperti itu kondisinya. Kepatuhan memang berkurang, tapi 70 persen masih patuh,” katanya.

”Ini kita memang sifatnya bukan penindakan. Mereka yang ketahuan, kami lakukan pendataan. Nah soal teguran itu dari pusat, karena yang mengeluarkan ijin itu kan dari pusat,” pungkasnya.

Reporter   : Ulul Azmy
Redaktur  : Sujatmiko

Tags: Bus AKAPkota malangSertifikat vaksinasiTerminar Arjosari

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Sandiaga Uno Beri Beasiswa 3 Bocah Yatim Piatu Senilai Rp 25 Juta

Sandiaga Uno Beri Beasiswa 3 Bocah Yatim Piatu Senilai Rp 25 Juta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.