MALANG, Tugumalang.id – Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Kedungkandang, Kota Malang, melakukan pengamanan pelaksanaan Salat Idulfitri yang digelar oleh warga Muhammadiyah pada Jumat, 20 Maret 2026.
Pengamanan dilakukan di empat titik, yakni Masjid Ki Ageng Gribig, wilayah Kedungkandang, Lesanpuro, dan Bumiayu. Kehadiran Banser di lokasi tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan di Empat Titik Strategis
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kota Malang, Sugiyanto, mengatakan bahwa keterlibatan Banser menjadi bentuk nyata solidaritas antar elemen masyarakat, khususnya dalam menjaga kerukunan antarorganisasi keagamaan.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga kebersamaan dan persaudaraan, terutama dalam momentum hari besar keagamaan,” ujarnya.
Baca juga: Seribu Banser Diterjunkan pada Harlah 1 Abad NU di Kota Malang
Wujud Toleransi dan Sinergi Antarormas
Ia menambahkan, perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama merupakan dinamika yang perlu disikapi dengan sikap saling menghormati dan menghargai.

Untuk diketahui, Muhammadiyah menetapkan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara Nahdlatul Ulama merayakannya pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Baca juga: Ansor Banser Kota Malang Silaturahim dengan BPBD Kota Malang untuk Sinergi Penanganan Bencana
Pengamanan yang dilakukan Banser ini mendapat respons positif dari masyarakat dan menjadi simbol kuatnya toleransi serta sinergi antarorganisasi masyarakat Islam di Kota Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Irham Thoriq
redaktur: jatmiko





























