Kota Batu, Tugumalang.id – Nama Joko Muliyono, atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) asal Kota Batu, mencuri perhatian publik pada ajang ASEAN Para Games 2026 yang digelar di Thailand, 20-26 Januari 2026. Meski berstatus debutan di level internasional, Joko langsung menunjukkan kualitasnya dengan memborong tiga medali dari cabang olahraga para athletics.
Penampilan impresif tersebut menjadikan Joko sebagai salah satu atlet yang paling menonjol dalam kontingen Indonesia. Debut perdananya di panggung Asia justru menjadi momentum pembuktian kapasitas, mental juara, dan kesiapan bertanding di level tertinggi.
Baca juga: Malang Paragame Eksebisi Jadi Ajang Pencarian Bakat Atlet Difabel
Debut Internasional yang Langsung Berbuah Medali
Dalam ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara tersebut, Joko sukses mengamankan medali di tiga nomor berbeda, yakni:
Medali Perak nomor Men’s 100 meter
Medali Perak nomor Men’s 400 meter
Medali Perunggu nomor Men’s 200 meter T46
Capaian ini menegaskan konsistensi performa Joko di lintasan serta kematangannya dalam menghadapi tekanan kompetisi internasional, meski baru pertama kali tampil di level Asia.
Atlet Paralympic Kebanggaan Pemerintah Kota Batu
Atas prestasi membanggakan tersebut, Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan rasa bangga yang mendalam terhadap capaian atlet daerahnya. Menurutnya, prestasi ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat Kota Batu dan Indonesia.
“Selamat kepada Joko Muliyono. Ini prestasi yang luar biasa karena Joko baru pertama kali tampil di ajang internasional namun sudah mampu bersaing di level Asia,” ujar Nurochman.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan agar Joko mampu meraih hasil maksimal pada nomor pertandingan yang masih dijalani.
Baca juga: Siap Gali Bibit Atlet Lewat Ajang Malang Paragame Eksebisi
Buah Pembinaan dan Sinergi Pembinaan Olahraga Inklusif
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti pentingnya pembinaan olahraga inklusif yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Dengan pola pembinaan yang tepat, kami optimis akan muncul lebih banyak atlet yang membawa nama Kota Batu ke kancah nasional maupun internasional,” tutur Alfi.
Ketua NPCI Kota Batu, Nenik Arizza, turut menyampaikan rasa haru dan bangga atas capaian tersebut. Ia menilai medali yang diraih Joko merupakan hasil dari disiplin tinggi, kerja keras, serta sinergi kuat antara atlet, pelatih, dan dukungan penuh pemerintah daerah, termasuk DPRD Kota Batu.
“Joko membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mengharumkan nama bangsa. Terima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Wali Kota, DPRD khususnya Komisi C, serta Dinas Pendidikan,” ungkap Nenik.
Prestasi Joko Muliyono di Thailand diharapkan menjadi pemantik semangat bagi generasi muda, khususnya penyandang disabilitas di Kota Batu, untuk berani bermimpi, percaya pada potensi diri, dan mengukir prestasi di bidang olahraga melalui jalur pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko


















