Jakarta, Tugumalang.id – Kualitas tata suara menjadi aspek penting dalam menghadirkan pengalaman ibadah yang nyaman dan khusyuk di masjid. Di tengah jumlah masjid dan musala di Indonesia yang telah mencapai lebih dari 800 ribu, pengelolaan sistem audio yang belum berstandar masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Menjawab kebutuhan tersebut, Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyelenggarakan Program Penataan Akustik Masjid sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelola masjid melalui pelatihan tata suara yang terstruktur dan berkelanjutan.
Program ini mendapat dukungan dari ParagonCorp sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, dan ruang pelayanan keagamaan yang nyaman.
Kegiatan pembukaan program dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026, di Paragon Community Hub, Jakarta, dan diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari pengelola serta perwakilan masjid.
Baca juga: ParagonCorp Raih Penghargaan ‘Mitra Terbaik Pendukung Talenta Kewirausahaan’ dari Kemendiktisaintek
Program Nasional Penataan Akustik Masjid
Pada tahun 2026, Program Penataan Akustik Masjid direncanakan akan dilaksanakan di 10 kota besar di Indonesia dengan melibatkan sekitar 100 masjid di setiap kota. Program ini dirancang dengan penyesuaian konsep dan pendekatan pelatihan agar semakin relevan dengan kebutuhan masjid, khususnya dalam aspek kejelasan suara, kenyamanan jamaah, serta pengelolaan sistem audio yang berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun standar tata suara masjid yang lebih profesional, terarah, dan berorientasi pada kualitas pelayanan ibadah.

Komitmen DMI dan ParagonCorp Perkuat Peran Masjid
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, menegaskan bahwa penataan akustik masjid merupakan bagian penting dari peningkatan kualitas pelayanan ibadah kepada jamaah.
“Masjid harus menjadi tempat yang menenangkan dan memudahkan jamaah dalam beribadah. Tata suara yang baik dan jelas akan membantu penyampaian pesan keagamaan secara lebih efektif serta mendukung kekhusyukan ibadah,” ujar Jusuf Kalla.
Acara pembukaan program ini turut dihadiri oleh Salman Subakat, Co-Founder ParagonCorp, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan peran masjid melalui pendekatan yang berkelanjutan dan berbasis peningkatan kapasitas.
“Masjid memiliki peran strategis dalam membangun kualitas umat. Dukungan ParagonCorp terhadap program penataan akustik masjid ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan lingkungan ibadah yang lebih nyaman, tertib, dan mendukung kekhusyukan jamaah,” ujar Salman Subakat.
Pelatihan Teknis dan Penguatan Kompetensi Pengelola Masjid
Sementara itu, A. Miftahuddin Amin, EVP & Chief of People and Business Ecosystem Development ParagonCorp sekaligus Ketua Penataan Akustik DMI, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengelola masjid sebagai kunci keberlanjutan program.
“Pengelolaan tata suara masjid membutuhkan standar dan kompetensi yang memadai, tidak hanya dari sisi perangkat, tetapi juga dari sumber daya manusianya. Melalui program ini, kami mendorong lahirnya pengelola masjid yang lebih profesional sehingga sistem audio masjid dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Miftahuddin.
Pelatihan dalam Program Penataan Akustik Masjid difasilitasi oleh Eep S. Maqdir, praktisi audio visual dengan pengalaman lebih dari 35 tahun di bidang tata suara dan sistem audio masjid. Peserta dibekali pemahaman teknis dan praktis terkait prinsip dasar akustik masjid, standar tata suara ideal, serta pengelolaan perangkat audio secara tepat guna.
Berdasarkan data Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama, hingga 2024 tercatat lebih dari 800 ribu masjid dan musala di Indonesia. Namun, di banyak masjid, kualitas tata suara masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek kejelasan, kenyamanan, dan kesesuaian dengan fungsi ibadah.
Studi The Perception of Sound Quality in Mosque (Sudarsono dkk., 2019) menunjukkan bahwa sistem akustik yang tidak ideal dapat memengaruhi kenyamanan jamaah serta efektivitas penyampaian pesan keagamaan.
Melalui Program Penataan Akustik Masjid, DMI bersama para pemangku kepentingan, dengan dukungan ParagonCorp, berupaya mendorong terwujudnya masjid yang lebih nyaman, inklusif, dan profesional dalam pengelolaan tata suara, sekaligus menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi umat di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























