Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Aremania : Jangan Biarkan Kawan Kami Meninggal Tanpa Kejelasan

Redaksi by Redaksi
Oktober 3, 2022 6:32 pm
in Peristiwa
Salah satu pentolan Aremania Korwil Bantur, Slamet Sanjoko (kiri) saat bercerita soal situasi di Stadion Kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022. Foto: Ulul Azmy/ Tugumalang.id

Salah satu pentolan Aremania Korwil Bantur, Slamet Sanjoko (kiri) saat bercerita soal situasi di Stadion Kanjuruhan Malang 1 Oktober 2022. Foto: Ulul Azmy/ Tugumalang.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC versus Persebaya di Malang menyisakan duka mendalam bagi Slamet Sanjoko, salah satu Aremania Korwil Bantur. Slamet menjadi saksi hidup para suporter Arema yang terjebak dalam kepulan asap gas air mata beracun pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam itu.

”Rasanya kami kayak dibantai di sebuah kurungan. Kami ditembak (gas air mata), lari keluar, pintu desek-desekan. Ada yang ditutup, ada yang dibuka. Kami di tribun salah apa kok ditembaki?,” kata Slamet dengan nada geram, kepada tugumalang.id, Senin (3/10/2022).

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Kembali dia mengingat malam itu, supporter yang juga terdiri dari banyak perempuan dan anak kecil kalut mencari jalan keluar. Namun, di pintu sektor selatan sudah dipenuhi manusia yang mengalami gejala yang sama. Mata perih, sulit bernafas dan berdesak-desakan.

”Waktu itu juga lampu sudah mati. Kami terjebak. Ada banyak perempuan, masih muda juga anak-anak. Kami kacau, karena gas air mata,” terangnya.

Slamet dengan tegas mempertanyan kenapa pihak Panpel maupun aparat menembaki gas air mata ke arah tribun. Padahal, supporter di tribun tidak berbuat tindak anarkis. Lalu, lanjut dia, kenapa pihak Panpel tak melarang aparat membawa senjata gas air mata.

”Yang saya tahu, para supporter hanya ingin turun buat foto-foto sama pemain. Selebihnya mungkin hanya ingin meluapkan kekecewaan. Lalu kenapa kami ditembaki? Kami salah apa?,” ujarnya.

”Gas air mata ditembakkan ke tribun itu sudah jelas pelanggaran berat. Iya kalau semua supporter terlibat adu pukul, tapi apa perempuan dan anak-anak ikut adu fisik? Sudah pasti mereka korban gas air mata,” sambungnya.

Slamet meminta semua pihak bertanggung jawab untuk menyelesaikan tragedi ini secara terang-benderang. Bagaimanapun kata dia, supporter adalah elemen penting dari tim.

”Gak cukup hanya dengan kata maaf. Kejadiam kayak gini jangan sampai terulang. Soal ini harus diusut tuntas. Jangan biarkan kawan-kawan kami meninggal tanpa ada klarifikasi yang jelas. Keadilan sudah menjadi hak mereka,” tegasnya.

 

Reporter : Ulul Azmy

Editor : Fajrus Sidiq

Tags: 125 Korban Jiwa Tragedi KanjuruhanAremania

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Kapolres Malang Dinonaktifkan Buntut Tragedi Kanjuruhan

Kapolres Malang Dinonaktifkan Buntut Tragedi Kanjuruhan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.