Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Aremania Anggap Macetnya Jalanan, Simbol Lambatnya Proses Hukum Tragedi Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
November 27, 2022 8:55 pm
in Peristiwa
Aremania turun ke jalan.

Gelombang aksi Aremania menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan di Jalan Besar Ijen, Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Ratusan Aremania kembali melakukan aksi menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan pada Minggu (27/11/2022). Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Kota Malang mengalami kemacetan. Namun Aremania menganggap kemacetan itu sebagai simbol lambatnya proses hukum peristiwa yang menewaskan 135 jiwa.

Salah satu aksi Aremania terpantau berpusat di simpang 4 Jalan Besar Ijen, Kota Malang. Orasi, pembentangan spanduk, membopong keranda hingga teatrikal penembakan gas air mata layaknya Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu. Mereka menilai peristiwa yang telah berlalu hampir 2 bulan ini belum menampakkan keadilan bagi para korban.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

foto/M Sholeh

“Macetnya jalanan ini, ya karena hukumnya kan macet. Apalagi sudah dua bulan ini proses hukum berhenti begitu saja tak ada kejelasan sama sekali,” kata Indra Bogel, salah satu Aremania dalam aksi itu.

Indra mengatakan bahwa sejumlah tuntutan yang diaspirasikan tetap sama. Pasalnya, tuntutan mereka dalam aksi aksi sebelumnya juga belum terealisasikan. Mulai rekonstruksi ulang sesuai fakta, penambahan tersangka, penambahan pasal pembunuhan berencana hingga pemenuhan hak hak korban.

“Kemudian jalankan rekomendasi TGIPF. Karena selama ini penanganannya belum jelas arahnya,” ucapnya.

Dia menyebutkan bahwa jika keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan tak terwujud, maka Aremania akan terus melakukan aksi turun ke jalan. “Kalau semakin rumit, kami akan semakin berlipat ganda,” tegasnya.

Aremania mengusung keranda mayat. foto/M Sholeh

Dalam aksi itu, tampak Aremania melakukan teatrikal penembakan gas air mata. Gerakan itu dimulai dengan pemasangan police line membentuk persegi. Flare sebagai simbol gas air mata dinyalakan dalam teatrikal itu. Asap flare mengepul diantara teriakan orasi.

Teatrikal itu juga meletuskan balon berisi cat warna merah sebagai simbol darah yang tumpah dalam Tragedi Kanjuruhan. Poster “Malang Kucekwara” yang berarti Tuhan akan menghancurkan kebatilan dan akan menegakkan keadilan, terbentang dalam teatrikal itu.

“Ini seperti tuntutan kami semua, yakni yang paling bertanggungjawab dan para penembak gas air mata harus diadili,” kata Gotawa, salah satu Aremania lain.

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: AremaniaAremania Tuntut keadilanTGIPFtragedi kanjuruhan

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Kapolres Malang

Kapolres Malang Fasilitasi 6 Perwakilan Aremania untuk Berdialog Langsung dengan Direskrimum Polda Jatim

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.