Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Aremania Anggap Macetnya Jalanan, Simbol Lambatnya Proses Hukum Tragedi Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
November 27, 2022 8:55 pm
in Peristiwa
Aremania turun ke jalan.

Gelombang aksi Aremania menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan di Jalan Besar Ijen, Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Ratusan Aremania kembali melakukan aksi menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan pada Minggu (27/11/2022). Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Kota Malang mengalami kemacetan. Namun Aremania menganggap kemacetan itu sebagai simbol lambatnya proses hukum peristiwa yang menewaskan 135 jiwa.

Salah satu aksi Aremania terpantau berpusat di simpang 4 Jalan Besar Ijen, Kota Malang. Orasi, pembentangan spanduk, membopong keranda hingga teatrikal penembakan gas air mata layaknya Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu. Mereka menilai peristiwa yang telah berlalu hampir 2 bulan ini belum menampakkan keadilan bagi para korban.

READ ALSO

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

foto/M Sholeh

“Macetnya jalanan ini, ya karena hukumnya kan macet. Apalagi sudah dua bulan ini proses hukum berhenti begitu saja tak ada kejelasan sama sekali,” kata Indra Bogel, salah satu Aremania dalam aksi itu.

Indra mengatakan bahwa sejumlah tuntutan yang diaspirasikan tetap sama. Pasalnya, tuntutan mereka dalam aksi aksi sebelumnya juga belum terealisasikan. Mulai rekonstruksi ulang sesuai fakta, penambahan tersangka, penambahan pasal pembunuhan berencana hingga pemenuhan hak hak korban.

“Kemudian jalankan rekomendasi TGIPF. Karena selama ini penanganannya belum jelas arahnya,” ucapnya.

Dia menyebutkan bahwa jika keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan tak terwujud, maka Aremania akan terus melakukan aksi turun ke jalan. “Kalau semakin rumit, kami akan semakin berlipat ganda,” tegasnya.

Aremania mengusung keranda mayat. foto/M Sholeh

Dalam aksi itu, tampak Aremania melakukan teatrikal penembakan gas air mata. Gerakan itu dimulai dengan pemasangan police line membentuk persegi. Flare sebagai simbol gas air mata dinyalakan dalam teatrikal itu. Asap flare mengepul diantara teriakan orasi.

Teatrikal itu juga meletuskan balon berisi cat warna merah sebagai simbol darah yang tumpah dalam Tragedi Kanjuruhan. Poster “Malang Kucekwara” yang berarti Tuhan akan menghancurkan kebatilan dan akan menegakkan keadilan, terbentang dalam teatrikal itu.

“Ini seperti tuntutan kami semua, yakni yang paling bertanggungjawab dan para penembak gas air mata harus diadili,” kata Gotawa, salah satu Aremania lain.

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: AremaniaAremania Tuntut keadilanTGIPFtragedi kanjuruhan

Related Posts

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi
Peristiwa

Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi

Rabu, 30 Sep 2026
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Ditangkap Gara-gara Narkoba, Gerindra: Belum Terima Konfirmasi Resmi
Peristiwa

Gerindra Buka Suara Soal Dugaan DPRD Kabupaten Malang Ditangkap Terkait Narkoba bersama Perempuan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Kapolres Malang

Kapolres Malang Fasilitasi 6 Perwakilan Aremania untuk Berdialog Langsung dengan Direskrimum Polda Jatim

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.