Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Apa Itu Blue Ocean Strategy dalam Berbisnis? Pengusaha Harus Paham Ini

Redaksi by Redaksi
Mei 31, 2024 9:56 am
in Bisnis
Blue Ocean Strategy dalam berbisnis. Foto/Freepik

Blue Ocean Strategy dalam berbisnis. Foto/Freepik

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Dunia bisnis yang terus berubah membuat pelaku bisnis perlu mencari ide-ide kreatif dan memenangkan pangsa pasar dengan strategi yang sama.

Untuk memenangkan hal tersebut, pelaku bisnis perlu untuk menerapkan inovasi yang tidak terpikirkan oleh pesaing bisnis. Salah satunya adalah Blue Ocean Strategy.

READ ALSO

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

“Strategi Samudra Biru” mengajak pebisnis untuk berpikir di luar batasan dan menciptakan ruang pasar baru yang belum tersentuh atau belum terlaksana.

Sehingga memungkinkan bisnis untuk berkembang tanpa harus bersaing secara langsung dengan kompetitor.

Baca Juga: Bisnis Tak Lagi Menarik, Produksi Apel di Kabupaten Malang Terus Menurun

Dengan fokus pada inovasi dan penciptaan nilai, strategi ini membuka peluang bagi perusahaan yang berani keluar dari zona nyaman dan mencari cara baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Dalam artikel ini, kami akan mengulas apa itu strategi Blue Ocean? Mari simak pembahasannya!

Mengenal Blue Ocean Strategy

Strategi Blue Ocean adalah pendekatan bisnis yang berfokus pada menciptakan atau memperbarui produk dan layanan untuk menemukan ruang pasar baru yang belum dikuasai oleh pesaing, serta menciptakan permintaan baru.

Dengan kata lain, strategi Blue Ocean ini adalah strategi melepaskan diri dari kondisi Red Ocean. Kondisi Red Ocean adalah kondisi bisnis yang di mana memiliki persaingan yang sangat ketat untuk mendapatkan pasar yang sama dengan pesaing.

Pada kondisi tersebut, dimungkinkan terjadi adanya persaingan yang saling menjatuhkan sehingga bisa disebut sebagai persaingan tidak sehat.

Sedangkan, ada strategi Blue Ocean hampir tidak ada persaingan karena strategi ini dimulai dengan menciptakan pasar baru. Karena memiliki perbedaan dengan para pesaing, maka pasar akan lebih tertarik pada penggunaan strategi ini.

Pasar ini diciptakan dengan memiliki segmen yang khusus dengan memahami kebutuhan ceruk pasar yang belum tersentuh oleh pesaing.

Mengapa disebut Blue Ocean? Penamaan ini menggunakan analogi dari kondisi pasar yang luas dengan potensi yang lebih dalam untuk dieksplorasi seperti halnya laut yang sangat luas dan dalam.

Apa Perbedaan Blue Ocean dan Red Ocean?

Blue Ocean memiliki peluang yang lebih besar dalam menarik perhatian pasar, sedangkan Red Ocean memiliki peluang yang sangat kecil karena memiliki jenis bisnis yang cenderung sama.

Sehingga Red Ocean akan berlomba-lomba untuk memerangi kompetisi menarik pasar karena bersaing dalam pasar yang sudah ada, sedangkan Blue Ocean menjadikan pasar bukan sebagai bagian dari kompetisi karena pada dasarnya strategi ini menciptakan pasar yang belum ada pesaingnya.

Selain itu, strategi pada Blue Ocean yaitu menciptakan dan menerima permintaan baru sedangkan pada strategi Red Ocean yaitu mengeksploitasi permintaan yang ada.

Dengan kata lain, pada Red Ocean akan memulai bisnis dengan pasar yang sudah ada yang pada umumunya digunakan untuk profit oriented.

Four Actions Framework pada Blue Ocean Strategy

Meskipun menciptakan pasar baru pada strategi ini, namun tetap memungkinkan untuk adanya persaingan yang terjadi.

Untuk menghadapi persaingan dengan menerapkan strategi Blue Ocean, ada beberapa tindakan yang perlu dilakukan oleh pebisnis antara lain:

1. Eliminate (Menghapus)

Dalam proses ini, perusahaan mengidentifikasi elemen-elemen atau faktor-faktor yang tidak memberikan nilai kepada masyarakat.

Elemen-elemen ini mungkin sudah usang, tidak relevan, atau tidak memberikan kontribusi yang berarti terhadap kepuasan pelanggan atau keberhasilan produk.

Dengan menghilangkan elemen-elemen tersebut, perusahaan dapat memangkas biaya yang tidak perlu dan menyederhanakan operasi mereka.

Contohnya, sebuah perusahaan penerbangan mungkin menghilangkan fasilitas makan gratis dalam penerbangan jarak pendek, karena banyak penumpang lebih memilih harga tiket yang lebih rendah dibandingkan dengan mendapatkan makanan gratis selama penerbangan.

2. Reduce (Mengurangi)

Pada tahap ini, perusahaan mengevaluasi elemen-elemen yang selama ini dianggap penting dan mempertimbangkan untuk menguranginya ke tingkat yang lebih rendah dari standar.

Elemen-elemen ini mungkin masih relevan, tetapi tidak memberikan nilai yang cukup signifikan untuk tetap dipertahankan.

Dengan mengurangi elemen-elemen ini, perusahaan dapat mengurangi biaya dan kompleksitas tanpa mengorbankan nilai inti bagi pelanggan.

Contohnya, sebuah produsen mobil mungkin mengurangi jumlah fitur-fitur elektronik canggih yang hanya digunakan oleh sebagian kecil pelanggan, sehingga dapat menawarkan model dengan harga lebih terjangkau bagi pasar yang lebih luas.

3. Raise (Meningkatkan)

Di sini, perusahaan mengidentifikasi elemen-elemen yang selama ini dianggap penting dan berupaya meningkatkan kualitas atau kuantitasnya.

Tujuannya adalah untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar, meningkatkan kepuasan, dan membedakan diri dari kompetitor.

Peningkatan ini harus relevan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan, sehingga mereka merasa mendapatkan lebih dari yang diharapkan.

Contohnya, sebuah hotel mungkin meningkatkan kualitas layanan pelanggannya dengan menyediakan layanan concierge 24 jam, fasilitas kamar yang lebih mewah, dan pengalaman menginap yang lebih personal dibandingkan dengan hotel-hotel biasa.

4. Create (Menciptakan)

Langkah ini melibatkan penciptaan elemen-elemen baru yang belum pernah ditawarkan. Elemen-elemen ini dirancang untuk menciptakan sumber nilai baru dan permintaan baru di pasar, sehingga perusahaan dapat menarik pelanggan yang sebelumnya belum dilayani.

Dengan menciptakan elemen-elemen inovatif ini, perusahaan dapat membuka ruang pasar baru dan menghindari persaingan langsung dengan kompetitor.

Kelebihan dan Kekurangan Blue Ocean Strategy

Kelebihan Blue Ocean Strategy:

– Keluar dari zona nyaman yang sudah ramai dan menciptakan pasar baru
– Peluang untuk mendapatkan profit lebih besar
– Lebih menarik perhatian pasar
– Memiliki kesempatan atau peluang untuk sukses dan melekat di hati pelanggan

Kekurangan Blue Ocean Strategy:

– Membutuhkan modal dan investasi yang cukup besar
– Belum terbentuknya customer base
– Perlu memberikan edukasi pada pelanggan untuk meminimalisir resiko kesalahpahaman mengenai produk atau layanan yang dipasarkan

Tips Menerapkan Blue Ocean Strategy

1. Fokus Pada Niche Market

Pelaku bisnis perlu menciptakan ceruk pasar atau niche market baru yang kreatif nyaris tidak pernah terpikirkan oleh pesaing.

Seperti contohnya, dengan mengangkat tema industri permainan yang secara tradisional didominasi oleh laki-laki.

Namun, pandemi telah mengubah hal tersebut dengan adanya ceruk pelanggan yang sebenarnya dalam menggali sub-ceruk yang ada, yaitu perempuan.

2. Menciptakan Inovasi

Dengan menerapkan starategi Blue Ocean, maka pebisnis diharuskan untuk menciptakan produk atau layanan yang inovatif.

Produk yang memiliki keunikan akan memberikan value tersendiri yang belum dimiliki oleh pesaing lainnya.

3. Membuat Slogan yang Unik

Slogan dapat memberikan gambaran terhadap identitas bisnis. Identitas tersebut yang akan membantu untuk membangun kesadaran merek pada pelanggan tentang hal-hal yang ditawarkan oleh sebuah bisnis.

Pada dunia bisnis, kemampuan untuk berinovasi dan menemukan cara baru untuk memenangkan pasar menjadi kunci kesuksesan. Di sinilah strategi Blue Ocean memainkan peran penting.

Dengan memahami prinsip-prinsip dasarnya dan menerapkannya dengan tepat, sebuah bisnis dapat menciptakan ruang pasar baru, menghindari persaingan yang sengit, dan mencapai pertumbuhan yang signifikan.

Namun, strategi Blue Ocean bukanlah sekadar tentang menciptakan produk atau layanan baru, ini tentang berpikir di luar batasan dan menemukan cara-cara inovatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang belum terpenuhi.

Selain itu strategi ini juga tentang menggabungkan kreativitas dengan pemahaman yang mendalam tentang pasar dan pelanggan.

Dengan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar, sebuah bisnis dapat membangun keunggulan kompetitif dan memimpin jalan menuju masa depan yang lebih cerah dalam dunia bisnis yang terus berubah.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Malicha Allena (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Blue ocean strategyInovasi BisnisStrategi bisnistips bisnisWirausahawan

Related Posts

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Sanusi saat mendaftar sebagai Bacabup Malang di Kantor DPC PDI Perjuangan beberapa waktu lalu. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Sanusi Terima Rekom PDI Perjuangan sebagai Bakal Calon Bupati Malang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.