Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Anggota DPRD Kota Malang Kritik Penanganan COVID-19

Redaksi by Redaksi
Juli 29, 2021 9:14 pm
in Politik
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, tengah memimpin rakor pemaparan kerja Satgas COVID-19 Kota Malang secara virtual, pada Kamis (29/7/2021). Foto: Ulul Azmy

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, tengah memimpin rakor pemaparan kerja Satgas COVID-19 Kota Malang secara virtual, pada Kamis (29/7/2021). Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sejumlah fraksi anggota DPRD Kota Malang beramai-ramai mengkritisi penanganan COVID-19 di Kota Malang. Banyak hal yang dikritisi, mulai dari kebijakan, pemanfaatan anggaran, angka kasus isoman meninggal, hingga sosialisasi yang buruk.

Hal ini terungkap dalam Rakor Pemaparan Kerja dari Ketua Satgas COVID-19 Kota Malang, Sutiaji, kepada DPRD Kota Malang yang dipimpin I Made Rian Diana Kartika.. Pertemuan antara eksekutif dan legislatif ini dilakukan secara virtual, pada Kamis (29/7/2021).

READ ALSO

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Anggota Komisi B, Arief Wahyudi, menyayangkan terjadinya lonjakan kasus meninggal pasien isoman di rumah. Bahkan, kasus pasien isoman meninggal itu mencapai 50 persen dari total kasus. Artinya, tegas dia, seharusnya isoman di rumah ini tidak dilakukan. Dalam hal ini, Pemkot harus tegas melarang itu. Solusinya, dengan memperbanyak tempat-tempat isolasi terpadu (isoter).

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, tengah memimpin rakor pemaparan kerja Satgas COVID-19 Kota Malang secara virtual, pada Kamis (29/7/2021). Foto: Ulul Azmy

”Tapi saya lihat progresnya pasti selalu lama dan bertele-tele. Pasien isoman ini seolah dilepas gitu aja tanpa pendampingan dari nakes yang ahli. Saya sangat tidak sepakat dengan isoman,” tegasnya.

Anggota dari fraksi PKB ini menambahkan, masih banyak aset bangunan milik Pemkot Malang yang bisa dialihfungsikan jadi isoter.

”Saya harap ada unsur paksaan di situasi darurat ini. Kita gunakan kekuasaan untuk kebaikan, benar-benar. Saya harap bisa segera ambil langkah cepat dan tepat guna untuk meredam dampak pandemi,” harapnya.

Selain itu, Arif juga menyoroti metode sosialisasi protokol kesehatan (prokes) yang kurang membumi. Banyak dari warga masih belum sadar akan pentingnya prokes.

Anggota Dapil Klojen ini masih banyak menjumpai warga yang takut dengan tes swab PCR, yang padahal penting dalam pemaksimalan 3T (Tracing, Tracking dan Treatment).

Dia berharap, Pemkot Malang bisa lebih kreatif dalam melakukan sosialisasi. ”Gunanya agar mudah dimengerti. Contohnya di kalangan ibu-ibu, kan bisa didukung gambar foto Andin dan Aldebaran misalnya,” contohnya.

Kritik atas penanganan COVID-19 oleh Satgas COVID-19 Kota Malang ini juga dilancarkan Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Harvard Kurniawan. Hingga saat ini, Kota Malang seolah tidak pernah memiliki target yang jelas dan terukur.

”Kapan target vaksinasi tercapai? Kapan Kota Malang bisa mencapai zona kuning, zona hijau? Semua itu tidak pernah tahu. Padahal, sebagai kepala daerah itu mininal pasti harus punya target,” tegasnya.

Harvard juga sependapat dengan Arif Wahyudi, dimana isoman seharusnya dilarang.

Selain itu, dia menduga sumber penyebaran virus ini lebih masif berasal dari limbah sampah para pasien isoman di rumah. ”Di kampung, saya tanya petugas sampah itu gimana caranya ngambil sampah pasien isoman? Kata mereka ya cukup diambil dan dibuang ke TPS. Bayangkan kalau sampah itu terkumpul di 1 tempat,” bebernya.

Di lain hal, Harvard ingin Pemkot Malang tidak ragu dalam mengeluarkan kebijakan diskresi, selama itu semua untuk kebutuhan penanganan COVID-19. Seperti percepatan gedung tempat isolasi hingga pengadaan mobil ambulans di tiap kampung.

”Contoh misal keluarkan anggaran untuk ambulans di tiap kampung, anggaplah beli 57 ambulans untuk di tiap kampung itukan gak rugi. Nanti-nanti juga bermanfaat buat kampung,” contohnya.

Terpisah, mendengar aspirasi dari para wakil rakyat ini, Sutiaji berjanji akan segera melakukan tindakan atas segala permasalahan yang muncul selama pandemi. Dalam beberapa hal, dia juga sepakat bahwa sosialisasi kepada masyarakat adalah kunci.

”Bagaimana nanti sosialisasi terkait prokes ini akan lebih kita masifkan lagi nanti. Intinya bagaimana membangun kesadaran masyarakat lebih disiplin. Semua catatan dari dewan akan segera kita action (lakukan) sepanjang sesuai dengan regulasi,” janjinya.

Lebih lanjut, permasalahan paling krusial di tengah lonjakan kasus saat ini adalah keterbatasan tenaga kesehatan (nakes). Jadi, sebanyak apapun tempat isoter atau safe house, tidak akan jalan jika tak ada nakes.

”Bagaimanapun, kita terus mengusut masalah ini. Satu hal yang sudah kita lakukan adalah nambah bed dan sentra ICU di RSSA Malang. Termasuk pembiayaan anggaran sudah kita koordinasikan ke pusat,” ungkapnya.

”Termasuk nakesnya. Baru saja dari Kemenkes sudah boleh merekrut nakes dari dokter atau perawat yang masih pendidikan,” imbuhnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo (kiri) dan Ketua Panitia Kurban DPC Partai Gerindra Kota Malang, Abu Bakar (kanan) menunjukkan daging kurban Gerindra Kota Malang di RPH Perumda Tunas Kota Malang untuk dibagikan ke masyarakat (M Sholeh)
Politik

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Kamis, 28 Mei 2026
Pelantikan PAC PDIP Kota Batu. Foto: Dok.
Politik

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Senin, 25 Mei 2026
PSI
Politik

Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

Minggu, 24 Mei 2026
PKB Kota Malang
Politik

Hari Fraksi, PKB Kota Malang Buka Posko Penyampaian Aspirasi Setiap Hari Jumat

Sabtu, 2 Mei 2026
PDI Perjuangan Kota Malang
Politik

PDI Perjuangan Kota Malang Libatkan Anak Muda, Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

Minggu, 26 Apr 2026
Nasdem
Politik

Kader Nasdem Malang Raya Desak Tempo Minta Maaf dan Klarifikasi Soal Isu Merger Partai

Rabu, 15 Apr 2026
Next Post
Membanggakan, Dua Media Milik Tugu Media Group Lolos Verifikasi Dewan Pers

Membanggakan, Dua Media Milik Tugu Media Group Lolos Verifikasi Dewan Pers

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.