Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Ancaman Deforestasi Kian Nyata di Malang

Redaksi by Redaksi
Juni 5, 2024 5:19 pm
in News
Diskusi ancaman deforestasi di Toko Buku Togamas Malang, Jawa Timur. Foto: SIEJ

Diskusi ancaman deforestasi di Toko Buku Togamas Malang, Jawa Timur. Foto: SIEJ

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Ancaman deforestasi di Malang, Jawa Timur, kian nyata. Mulai dari kawasan lindung Gunung Arjuna, Kelud hingga Malang Selatan tak terkecuali. Dibutuhkan langkah strategis berbagai pihak untuk mencegah kerusakan alam sejak sekarang.

Hal ini terungkap dalam diskusi Diseminasi Laporan Investigasi Hutan Kalimantan bertema “Mengindra Deforestasi di Jawa Timur, Belajar dari Hutan Kalimantan” di Toko buku Togamas Malang, Selasa (5/6/2024) malam.

READ ALSO

Seminar Turots Internasional, Dorong Generasi Muda Kenali Khazanah Ulama Nusantara

Buku Imaji NU Masa Depan Diluncurkan di Tengah Muktamar ke-35

Diskusi diselenggarakan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (The Society of Indonesian Environmental Journalists/SIEJ) Simpul Jawa Timur.

Baca Juga: 7 Tempat Camping di Malang, Mulai Lereng Gunung hingga Pantai

Menghadirkan pemantik jurnalis CNN Indonesia TV Muhammad Miftah Faidl, Direktur Eksekutif WALHI Jawa Timur dan Pakar hukum pidana Universitas Widya Gama Malang, Purnawan D Negara.

Potensi bencana menghantui warga yang bermukim di kawasan hulu sungai Brantas, atas deforestasi di kawasan lindung kaki Gunung Arjuna-Welirang-Kelud. Bencana yang sudah kerap terjadi dan menghantui seperti banjir dan tanah longsor.

Direktur Eksekustif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Timur, Wahyu Eka Setyawan telah mendapati temuan hutan lindung seluas 300 hektare di kawasan hulu Sungai Brantas berubah menjadi kebun sayur.

“Saat musim hujan bisa berpotensi terjadi banjir dan longsor, sedangkan kemarau berpotensi kebakaran,” kata Wahyu.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Gunung Panderman Kota Batu, 30 Hektare Hutan Nyaris Hangus

Data tersebut kata Wahyu diperoleh dari pengindraan satelit menggunakan Google Earth dan Global Foresh Watch. Deforestasi terjadi di kawasan lindung, meliputi Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, hutan lindung dan hutan produksi di wilayah Mojokerto, Batu, Pasuruan dan Malang.

Wahyu mengaku kesulitan mendapat data terbuka dari otoritas yang bertanggung jawab menjaga kelestarian hutan lindung. Bencana, katanya, menjadi penanda kondisi kekritisan hutan.

Banjir bandang telah terjadi menerjang Kota Batu pada November 2021 lalu. Sebanyak tujuh nyawa melayang. Sedangkan tahun lalu, kawasan hutan lindung seluas 4 ribuan hektare di kaki Gunung Arjuna ludes terbakar.

Deforestasi, katanya, diperkirakan lebih luas dari pengindraan menggunakan satelit. Deforestasi, juga megancam pasokan air ke aliran sungai Brantas. Sungai terpanjang di Jawa Timur yang melintasi 14 Kabupaten/Kota.

Sejumlah masyarakat adat dan masyarakat yang mempertahankan hutan untuk kehidupan mereka dikriminalisasi. 3 petani di Pakel, Licin, Banyuwangi dipenjara akibat mempertahankan ruang hidupnya. Mereka bergantung hidup dari hasil hutan, yang menjadi objek sengketa dengan perusahaan swasta.

Deforestasi, katanya, diperkirakan lebih luas dari pengindraan menggunakan satelit. Deforestasi hutan juga terjadi di Lumajang dan Banyuwangi yang beralih fungsi menjadi kawasan tambang. Sementara kebijakan perhutanan sosial, awalnya menjadi berkah bagi masyarakat.

“Awal pengelolaan kawasan hutan, tapi bisa berubah menjadi praktik deforestasi,” katanya.

Namun, perlu pendampingan dan pengawasan. Jika tidak diawasi, dikhawatirkan akan bernasib sama dengan hutan lain yang mengalami deforestasi. Apalagi, petani memiliki relasi bisnis dengan cukong atau bandar.

Untuk itu, semua elemen harus melakukan refleksi dan melihat kondisi hutan di Jawa Timur yang lalu dibuatkan kebijakan sesuai kawasan dan tata kelola kehutanan. Pasalnya, deforestasi di Kalimantan juga erat kaitannya dengan kondisi di Jawa dan beberapa daerah lain. Seperti fenomena krisis iklim yang terjadi beberapa tahun belakangan ini.

Pakar hukum lingkungan Universitas Widya Gama Malang, Purnawan D. Negara menilai deforestasi hutan lindung di kaki Gunung Semeru berkontribusi terhadap menyusutnya sumber mata air. Bahkan, sejumlah mata air di Batu mati. “Jawa mengalami ekologi kritis, setop deforestasi untuk alasan apapun,” katanya.

Ancaman deforestasi juga terjadi di Malang selatan. Hutan lindung bebah menjadi kebun tebu dan perkebunan sawit. Padahal, sawit rakus air yang mengancam kawasan kars di Malang Selatan. Sebelumnya, Bupati Malang Muhammad Sanusi menyiapkan lahan seluas 60 ribu hektare untuk kebun sawit.

Sehingga dibutuhkan gerakan dan laporan jurnalistik yang mendalam, untuk mencegah kerusakan. Seperti yang dilakukan M. Miftah Faridl dalam menurunkan laporan investigasi deforestasi hutan kalimanta berjudul “Melawan Penjagal Hutan Kalimantan”.

“Jurnalis seperti mas Faridl merupakan wali lingkungan hidup, menyuarakan yang tidak bisa bersuara,” kata Purnawan.

Faridl menjelaskan sekitar 33 ribu hektare hutan di Kalimantan dibabat berubah menjadi tanaman sejenis berupa sawit dan akasia untuk bahan bubur kertas. Dampaknya, masyarakat adat kehilangan ruang hidupnya dan orang utan kehilangan habitatnya. “Mereka bergantung dari hutan, beberapa ritus tak bisa dilakukan jika hutan hilang,” katanya.

Sebelumnya, kata Faridl, masyarakat bercocok tanam dan mencari ikan dan berburu di hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selain itu, mereka juga bisa menggarap sawah dan menabung untuk pendidikan anak-anaknya. Namun, kini hutan habis dan hidup mereka bakal terancam.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangDeforestasiHutan Rusak di Malangmalang

Related Posts

Seminar Turots Internasional, Dorong Generasi Muda Kenali Khazanah Ulama Nusantara
News

Seminar Turots Internasional, Dorong Generasi Muda Kenali Khazanah Ulama Nusantara

Minggu, 30 Agu 2026
Buku Imaji NU Masa Depan Diluncurkan di Tengah Muktamar ke-35
News

Buku Imaji NU Masa Depan Diluncurkan di Tengah Muktamar ke-35

Minggu, 30 Agu 2026
Daftar Rais Aam PBNU dari Masa ke Masa dan Pondok Pesantrennya
News

Daftar Rais Aam PBNU dari Masa ke Masa dan Pondok Pesantrennya

Minggu, 30 Agu 2026
Muktamar Ke-35 NU Pilih Mekanisme Baru Pemilihan Ketum PBNU
News

Muktamar Ke-35 NU Pilih Mekanisme Baru Pemilihan Ketum PBNU

Minggu, 30 Agu 2026
Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen
News

Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen

Sabtu, 29 Agu 2026
Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?
News

Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?

Sabtu, 29 Agu 2026
Next Post
Truk bermuatan tepung tapioka terguling di Lawang. Foto: Polres Malang

Truk Bermuatan Tepung Tapioka Terguling di Lawang, Sopir Diduga Mengantuk

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.