Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Akademisi di Malang Kritisi Rendahnya Keteladanan Moral Pemimpin Era Jokowi

Redaksi by Redaksi
Februari 5, 2024 5:59 pm
in Peristiwa
Sejumlah akademisi dan masyarakat sipil Malang Raya melakukan aksi di Alun Alun Tugu Kota Malang (M Sholeh)

Sejumlah akademisi dan masyarakat sipil Malang Raya melakukan aksi di Alun Alun Tugu Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 

Malang – Sejumlah akademisi dan masyarakat sipil di Malang Raya melakukan aksi Seruan Luhur di Alun Alun Tugu, Kota Malang pada Senin (5/2/2024). Mereka mengkritisi atas rendahnya keteladanan moral dan etika pemimpin negeri di era Jokowi.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Sejumlah dosen dari berbagai perguruan tinggi di Malang hingga masyarakat sipil tampak melakukan orasi dalam aksi bertajuk ‘Indonesia Krisis Kepemimpinan dan Keteladanan Bangsa’ tersebut.

Perwakilan akademisi Malang Raya, Purnawan Dwikora Negara mengajak masyarakat untuk mengais sisa sisa nilai etika dan tetap menerapkannya di lingkungan keluarga. Hal ini untuk menyikapi kondisi Indonesia saat ini. Baginya, hukum maupun demokrasi yang baik, didasari oleh perilaku yang luhur.

“Sebetulnya penguat utama (nilai etika) adalah keteladanan moral dari pemimpin bangsa. Kalau pemimpinnya memberikan teladan teladan yang negatif, etika yang ada di masyarakat lama lama juga akan ikut tergerus,” ucapnya.

Dia juga mencontohkan cara menerapkan etika yang baik dalam lingkungan keluarga. Salah satunya dengan memberikan contoh cara mengatre yang baik hingga cara menghargai orang yang lebih tua.Akademisi di Malang

“Jangan ajarkan anak dengan hal hal yang normatif. Tapi ajarkan anak kita cara antre yang baik, menghargai orang tua dan ajarkan kejujuran. Karena kita sedang mengalami degradasi atau erosi moral dan rendahnya keteladanan moral pemimpin bangsa,” tuturnya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, Kementan RI Godok Regulasi Standarisasi Hasil Pertanian

Lebih lanjut, dia juga menyoroti rendahnya etika yang juga tampak pada debat capres yang ditonton seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Dia menyayangkan ketidaksantunan salah satu cawapres muda kepada cawapres yang lebih tua yang bahkan juga seorang profesor.

“Contoh paling sedih lagi, Ketua KPK yang harusnya meneladankan untuk tidak korupsi. Tapi apa yang terjadi saat ini justru menjatuhkan keteladanan pemimpin,” ujarnya.

Selain itu, dia juga memandang masih banyak pimpinan partai partai saling sindir bahkan menunjukkan praktek bagi bagi kekuasaaan. Hal hal itu menurutnya sangat memprihatinkan.

“Tidaklah terjadi kerusakan rakyat kecuali dengan kerusakan penguasa. Tidaklah rusak penguasa kecuali kerusakan ulama,” ucapnya mengutip tokoh Islam Al Gazali.

Baca Juga: Angka Pernikahan Dini Tinggi di Kabupaten Malang, Akademisi UM Kembangkan Media “Unsolved Sexual and Reproductive Health Case”

“Kalau ulama diam saja, maka semuanya akan seperti itu. Kami juga prihatin beberapa ulama juga berpolitik. Kami merindukan keteladanan moral pemimpin dan tokoh bangsa,” lanjutnya.

Adapun dalam aksi Seruan Luhur itu, para akademisi dan masyarakat sipil Malang Raya menyuarakan 6 poin.

1. Mendesak Pemimpin Negara, Pemimpin Bangsa, dan Pemimpin Masyarakat untuk memberikan keteladanan etika/moral dan praktik kenegarawanan dalam kehidupan berbangsa bernegara.

2. Menuntut para Pemimpin Partai Politik, Para Capres Cawapres, para Calon Legislatif untuk berpolitik secara santun mengedepan etika dan budaya malu.

3. Menuntut Presiden beserta semua aparatur pemerintahan untuk berhenti menyalahgunakan kekuasaan dengan tidak mengerahkan dan tidak memanfaatkan sumber daya negara untuk kepentingan politik praktis.

4. Menyeru DPR dan DPRD untuk tidak diam membisu agar selalu aktif mengkoreksi sebagai fungsi jalannya demokrasi dan justru tidak menyanderanya untuk kepentingan partainya, golongannya atau pribadinya.

5. Mengajak masyarakat Indonesia untuk terlibat pemilu yang JURDIL dan berani mengawasinya guna memperolah pemerintahan dengan legitimasi kuat berbasis penghormatan suara rakyat.

6. Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mempertahankan dan mencari sisa sisa nilai etika kehidupan berbangsa pada diri masing masing. Hal ini guna kemartabatan bangsa Indonesia di tengah rendahnya martabat dan keteladanan para Pemimpin Negara, Pemimpin Bangsa dan Pemimpin Masyarakat.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: akademisiAkademisi MalangMoral Demokrasi Presiden JokowiPresiden Jokowi

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
PJ Wali Kota Malang

Lewat Budidaya Ikan di Kolam Terpal, Pj Wali Kota Malang: Sekali Pukul Tangani Kemiskinan, Inflasi, dan Stunting

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UIN Malang Gelar Buka Puasa Bersama Media, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.